Pernikahan Bayaran

Pernikahan Bayaran
39


FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


”darah....”


Rosse terpekik begitu menyadari tangan Lei berdarah.


“tuan!anda kebiasaan!. bagaimana bisa anda pergi-pergi,tanpa memberitahu saya!.”ujar asisten pribadi lei kesal.


Di sebelah asisten pribadi lei, seorang dokter berdiri sembari membawa tiang infus.


“pasti sakit.”


Rosse meringis melihat jarum infus menusuk secara perlahan ke dalam kulit lei.


“aku sudah baik-baik saja.ayah! bagaimana keadaan nya?kita harus terbang kembali sekarang?!!!.”


Tiba-tiba Lei berubah menjadi panik, mengingat satu-satunya orang tua nya dalam keadaan tidak baik-baik saja.


“saya sudah mengatur nya,kita akan kembali ke Turki dengan pengawalan dari dokter.”jawab asisten pribadi lei sopan.


Turki? sekarang?.Lei mau meninggalkan ku sendiri?.


Rosse menatap gamang ke arah genggaman tangan mereka.


“aku harus pergi sekarang.”pamit Lei.


“bagaimana dengan ku?.”tanya rosse sedih.


“kondisi mu sedang tidak baik-baik saja,kau tidak boleh ikut.”tolak Lei mentah-mentah.


“lei aku baik baik saja.”sanggah rosse.


“dokter tidak akan mengizinkan nya,dan berhenti lah mengajak ku berdebat rosse.ada orang yang lebih membutuhkan ku sekarang!.”


Lei berlalu pergi sekarang, ayah.dia harus segera mengechek keadaan ayah nya.


“mengerti lah princess,ayah Lei juga sedang sakit sekarang.lei juga sedang sakit,kau harus faham.”rahardian mendekat memberi pengertian.


“hem,tentu saja ayah.”jawab rosse tersenyum sangat lebar.


***


Turki.


Keesokan hari nya.


Lei menapaki rumah sakit tempat ayah nya di rawat tepat pukul 09.00 pagi.


“ayah.”


Tuan Austin yang sedang terbaring di ranjang menoleh, mengulur kan tangan nya pada Lei.


“ayah baik-baik saja,kenapa kau buru-buru pulang Hem?.”tanya tuan Austin lemah.


“ayah tidak baik-baik saja.berhenti berbohong,ayah tidak tau aku begitu khawatir kan?.”kesal Lei dengan mata berkaca-kaca.


Lei mengalihkan pandangan nya ke arah lain,sebuah nampan berisi makanan khas rumah sakit,yang bisa di pasti kan tidak enak.


“itu tidak enak Lei,rasa nya hambar ayah tidak suka.”sungut tuan Austin kesal, menatap tajam ke arah nampan.


“biar aku yang memasak.”


Lei berujar,sembari menggulung lengan kemeja nya.lalu mendekat ke mini dapur yang ada di ruang VVIP,dengan fasilitas lengkap.


Ayah beruntung memiliki mu dalam hidup Ayah.


Tuan Austin memandang penuh haru ke arah punggung kekar sang anak yang sibuk memasak.


Lima belas menit kemudian,semua nya sudah siap.


“wah kau memang hebat,lihat lah.aroma masakan mu,membuat ayah tiba-tiba lapar.”puji tuan Austin.


Lei mengulas senyum tipis,mulai menyuapi sang ayah.


Di suapan terakhir, tiba-tiba pintu ruang rawat tuan Austin terbuka.refleks tanpa di komando,Lei langsung menoleh.


Rosse?.


Lei tersentak melihat kehadiran sang istri.


“l-lei.”lirih rosse.


Rosse terjungkal begitu berusaha turun dari kursi roda.untung Lei dengan sigap mengangkat tubuh nya.


“kau baik-baik saja?.”tanya Lei.


Menduduk kan tubuh rosse di sofa,Lei langsung berjongkok di hadapan rosse.memeriksa kondisi sang istri.


Wajah cantik rosse benar-benar berubah,dia bagaikan mayat hidup.dengan wajah pucat,dan mata sayu.


“kenapa menyusul? kondisi mu sedang tidak baik-baik saja sekarang.”tanya Lei khawatir.


“semua orang ikut dengan ku.”jawab rosse antusias,menunjuk ke arah orang-orang yang baru datang.


Lei menoleh.


Chika, Rahardian,Rossi,Daddy William,Alderad,mommy biru dan juga sekertaris Steven datang secara bersamaan.


“selamat malam tuan Austin, perkenalkan saya William Alexander Efron Smith.ayah dari rosse sekaligus mertua putra anda.”sapa Daddy William sopan.


“smith?.Lei mereka mertua mu?.”tanya tuan Austin pada Lei.


“iya ayah.”jawab Lei pasrah.


“senang bertemu dengan kalian semua, perkenalkan saya Austin.”sapa tuan Austin antusias.


“pantas saja kau rela di bayar Lei,ternyata istri mu sangat cantik.apa kabar menantu?ayah sangat senang bertemu dengan mu di sini.”


Rosse mengulas senyum lebar,seakan menjawab dia baik-baik saja.


Astagfirullah,dada ku.


rosse mencengkram ujung sofa.menyalur kan rasa sakit, karena mendadak dada nya terasa di timpa beban besar.


manfaatkan sisa umur mu untuk berbuat baik Rosse.


dengan penuh keyakinan Rosse menoleh ke arah Lei.


“shh.”


Rossi mendesis, hubungan persaudaraan yang sangat kuat.rosse yang kesakitan dan Rossi juga dapat merasakan nya.


“rossi ada apa sayang?.”tanya Chika khawatir.


“dada ku sedikit sesak Bun,its oke bukan masalah besar.”jawab Rossi yakin.


”l-lei.”panggil rosse pelan,meremas lengan kekar di sebelah nya.


“kenapa Hem?.”tanya Lei.


“sakit.”


runtuh pertahanan yang di bangun oleh rosse.niat nya tadi untuk menutupi rasa sakit,tapi ternyata sakit yang menghantam tidak main-main.


“lei!!!cepat bawa istri mu ke dokter!.”titah tuan Austin tidak kalah panik.


Lei mengangguk, menggendong tubuh rosse.


karena tuan Austin pemilik saham di rumah sakit ini,tidak membutuh kan waktu lama.rosee sudah mendapat penanganan medis.


ruang rawat tuan Austin.


“ada apa sebenar nya dengan putri anda tuan William?.”tanya tuan Austin penasaran.


“jantung nya lemah,kami sedang mencari pendonor sekarang.”jawab Daddy William sedih.


apa itu alasan Lei terlihat sedih saat menjenguk ku tadi?. mereka saling mencintai.ya aku yakin itu.


batin tuan Austin.


“saya tau perasaan anda seperti apa sekarang.maaf karena saya,kalian semua harus repot-repot sampai datang kemari,pada hal kondisi rosse sedang drop.”sesal tuan Austin.


“tidak masalah tuan Austin,putri saya itu keras kepala.sekali dia menginginkan apa dia akan berusaha mendapatkan nya.”jawab Daddy William.


“saya justru berterima kasih pada anda,anda memiliki anak yang mampu menjadi lentera dalam hidup rosse.selama ini rosse jauh dari kami keluarga kandung nya,dia memutuskan tinggal di Indonesia bersama orang tua angkat nya.karena itu dia lepas dari pantauan saya sampai-sampai melakukan hal ekstrem hanya karena iri,iri pada putri angkat mommy nya.dia sampai membayar laki-laki tidak di kenal, hanya karena rasa iri.”papar Daddy William.


“ini sudah suratan takdir Allah tuan william.saya percaya tidak ada sesuatu yang kebetulan,daun jatuh saja atas seizin-Nya,apa lagi ini pertemuan antara dua insan.allah sudah mentakdirkan kedua nya bersama.”jawab tuan Austin sangat bijak.


“terima kasih sudah menerima rosse.”


# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.