
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Pagi hari.
Suara spatula beradu dengan peralatan masak yang lain terdengar nyaring.
Harum semerbak tercium,Lei tengah membuat dua porsi nasi goreng ayam dan juga sosis,menu makanan favorit Rosse.
“wah,kau masak apa hari ini Lei?.”sapa Rahardian,begitu Lei duduk di meja makan.
“rosse sedang sakit,aku membuat nasi goreng untuk nya, supaya dia cepat sembuh.”jawab Lei.
Ah,hati wanita mana yang tidak meleleh mendapat kan perhatian super dari suami nya.
Terutama sikap Lei, yang begitu perhatian dan penyayang.
“hatcih, aku sudah lebih baik.”
Ujar rosse yang baru datang,di rangkul oleh Rossi yang membantu nya berjalan.
“duduk lah!makan lalu minum obat mu.jangan menghindar dengan alasan kau sudah lebih baik.”sambar Lei.
Rosse yang hendak membuka mulut nya untuk menyanggah pun terdiam.lei benar-benar tau kebiasaan tentang nya.
“iya,maaf.”jawab rosse singkat.
“kak rosse,apa kau baik-baik saja?.”tanya virgin.
“kau tidak lihat,aku minum obat? basa-basi mu terlalu basi,nona Virgin Gerald.”ketus rosse.
“selera makan ku hilang!!!.”
Setelah berkata seperti itu,rosse langsung membanting sendok milik nya.berlalu pergi dari sana, dengan menahan kesal.
“virgin seharus nya kau tidak perlu sok akrab pada putri ku.kau tau kan?sejak kau bernafas di dunia ini,rosse sudah tidak menyukai mu.”rahardian bersuara.
“aku hanya ingin dekat dengan nya uncle.”lirih virgin.
“dekat?sejak kau datang ke keluarga ini,kau lah yang membuat lubang besar antara rosse dan keluarga ini!.”sahut Rahardian.
“aku permisi.”
Lei bangkit,mengambil nampan lalu meletakan nasi goreng milik rosse dan juga obat.
Mata Lei terus mengedar mencari gadis dengan rambut palsu berwarna pink itu.
Dan akhir nya,Lei mendapat kan nya.netra nya menangkap punggung sang istri yang tengah duduk seorang diri di taman.
“rosse,makan lah!.”
Rosse tidak bergeming,masih memandang lurus ke arah depan.
“kau harus minum obat,jangan memperlambat rosse.aku masih harus bekerja setelah ini,kau tau kan aku hanya seorang pegawai biasa.aku tidak bisa ongkang-ongkang kaki seperti mu.”mohon Lei.
“tidak perlu peduli pada ku,kau memarahi ku kan kemarin?.”rosse masih dendam.
“oke,aku minta maaf,tapi sekarang makan lah lalu minum obat.jangan menolak rosse,aku lelah kau membuat ku tidak tidur semalaman.apa nanti kau akan mengulangi nya lagi?sampai benar-benar membuat ku tidak bisa tidur?.”omel Lei.
Begini ya rasa nya di omeli suami.
Rosse mengulas senyum sangat tipis,lalu membuka mulut nya lebar-lebar.
“suapi aku!.”rengek rosse.
“astaga,aku seperti memiliki baby.”kekeh Lei,menyuapi rosse secara perlahan.
“ya baby rosse,yang lucu dan menggemaskan.”jawab Rosse.
Secara refleks rosse menduselkan kepala nya di lengan kekar Lei,yang langsung di hadiahi kecupan singkat di dahi nya.
“suapi lagi.”rengek Rosse.
“kau ini,manja sekali.”ejek Lei.
“aku tidak manja,itu adalah kebiasaan.sedari kecil aku selalu di suapi, terutama saat sakit.”balas Rosse sengit.
rosse terkekeh kencang mendengar pertanyaan yang di keluarkan oleh lei.mereka benar-benar seperti orang asing, yang tidak saling tau kehidupan masing-masing.
mommy? menyuapi ku,cih candaan macam apa ini.mommy saja tidak tau kapan pertama kali nya aku terkena menstruasi.
saat tawa nya mulai mereda, rosse membuka mulut nya untuk menjawab pertanyaan Lei.
Terpatri jelas di ingatan rosse bagaimana panik nya Rahardian saat ia terkena menstruasi.rahardian bahkan sampai memanggil dokter, karena saat itu Chika sedang menjalankan praktek lapangan.
“bukan mommy,ayah yang menyuapi ku.kau benar-benar lucu Lei, jangankan menyuapi,mommy saja tidak tau kapan pertama kali aku menstruasi.”jawab rosse vulgar.
“ayah?.”
“kenapa kau sangat dekat dengan ayah dari pada Daddy dan mommy?.ayah Rahardian kan hanya ayah angkat mu.”tanya Lei lagi.
Lei tidak tau,rosse lebih banyak menghabiskan umur nya bersama dengan Rahardian,di bandingkan keluarga ini.
“kau tau aku lahir dari one night stand kan?.ayah adalah laki-laki pertama yang melantunkan adzan di telinga ku.dia adalah saksi bagaimana kata yang terucap pertama kali adalah ayah.aku hanya tinggal di sini sejak umur empat tahun sampai sembilan tahun, hubungan ku dengan keluarga ini tidak dekat.”jawab Rosse.
“pantas saja kau terlihat menjaga jarak dengan keluarga mu.”ujar Lei.
“aku baru kembali sehari sebelum pertemuan pertama kita,aku kuliah di Amerika,tapi setiap liburan aku tidak pernah kembali ke inggris.”
“kenapa?ini rumah mu ini juga keluarga mu?.”tanya lei beruntun.
“sejak kecil aku memutuskan pergi dari rumah ini.aku iri pada virgin,tidak aku bukan hanya iri tapi aku juga membenci virgin.saat itu aku masih kecil Lei,sejak kehadiran virgin mommy hanya terfokus pada nya.”
Jeda sebentar.
“aku tau, walaupun aku masih kecil aku faham.mommy hanya butuh sebuah penghiburan karena kehilangan Xavier, tapi aku dan Rossi tidak salah apa-apa sampai pantas di abai kan.karena itu aku egois,membenci virgin dan pergi dari rumah.karna bersama ayah dan bunda Chika,aku merasa di cintai walaupun mereka juga memiliki anak.”ujar rosse.
“aku benci pada Virgin,dia merenggut segala nya dari ku.”lirih rosse.
“maaf,andai aku tau.aku pasti tidak akan berkata kasar pada mu, sekali lagi maaf kan aku.”sesal Lei.
“karena itu jangan heran kalau aku membeci mereka,mereka yang tidak pernah menganggap aku ada.”jawab Rosse, menggenggam tangan Lei.
“jangan membuat ku juga menjaga jarak dengan mu.”pinta rosse lirih.
Lei membalas genggaman tangan Rosse tidak kalah erat.tatapan mata nya terus terkunci pada manik biru sendu sang istri.
“bersandar lah.”titah Lei.
Tanpa menolak,rosse langsung bersangkutan di bahu sang suami.bahu lebar yang selalu ada untuk nya selama ini.
Tempat ternyaman ketiga setelah dekapan Rahardian dan Rossi sang saudara.
Daddy William?,rosse tidak pernah sedekat ini dengan ayah kandung nya.
“aku benci di abai kan Lei, karena itu jangan pernah mengabaikan ku apa-pun yang terjadi.”pinta rosse sendu.
“aku janji, sekarang ayo makan bayi besar ku.”ejek Lei.
“aaa,suapi baby rosse mau makan.”
rosse langsung membuka mulut nya,menerima suapan nasi goreng dari Lei.
“bagaimana apa enak?.”tanya Lei,sembari menyuapi Rosse.
“kapan masakan mu tidak enak?ini semua enak lei.aku suka, terima kasih banyak.”
jawab rosse, tersenyum sangat lebar.
“karena itu cepat lah sembuh.”ujar Lei.
astaga,jantung ku loncat-loncat ku mohon bekerja sama lah wahai jantung.
batin Rosse meleleh.
tanpa mereka sadari seseorang menatap dari atas sana.
“kalian lihat?apa kalian masih mau memisahkan mereka?.”
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.