
🌹 Happy Reading Gengs 🌹
Sudah delapan bulan berlalu, dan kini Vita dan Brio terlihat sudah semakin mesra.
Ke duanya sama sekali tidak berniat untuk memberitahukan kepada orang tua mereka tentang pernikahaan ulang mereka.
Bagi Brio dan Vita tetap begini saja yang penting mereka bisa Happy.
***
Pagi hari ini, Vita terlihat bangun lebih dulu dari pada Brio. Karena hari ini adalah hari sabtu, dan seperti biasa Brio tidak bekerja di hari sabtu.
Sudah semingguan ini Vita merasa kurang enak badan, apa lagi dia akan merasa mual di pagi hari, membuat dirinya merasa curiga untuk melakukkan tes pagi ini.
Dengan perasaan yang sebenarnya masih ngantuk, Vita menampung air urinenya di tempat yang memang sudah dia sediakan.
Lalu satu persatu dia mencelupkan alat testpack yang sudah dia beli kemarin tanpa sepengetahuan dari Brio.
Sambil menunggu hasil testnya yang katanya 5 menit. Vita memilih untuk menggosok giginya terlebih dahulu, sembari melihat lagi petunjuk pemakaian di kotak.
Vita menggosok giginya sembari melihat dirinya di cermin, lalu kembali melihat 4 alat testpack yang menampilkan hasilnya.
Ke dua mata Vita mengerjap pelan, “ha?” Vita bergumam, lalu segera menyelesaikan cepat gosok giginya. Dan kembali melihat hasil itu dengan teliti.
Vita tersenyum penuh rasa syukur, ketika melihat dua garis biru yang ada di 4 hasil testpack itu.
“Ya ampun, terima kasih Tuhan, terima kasih karena Engkau masih memberikan kepercayaan lagi kepadaku.” Ucap Vita tidak henti - hentinya mengungkapkan rasa syukurnya.
Tetapi dia belum mau memberitahukan Brio dengan cara yang biasa. Dia mencari cara agar suaminya itu mengetahui hal ini dengan cara yang baik.
Dan karena sudah berkesepkatan bahwa Vita boleh bebas melakukkan apa saja. Jadi selama 8 bulan ini Vita mengganti mata pencariannya sebagai Youtuber.
Dan Puji Tuhan sekali, fansnya yang masih setia tetap mendukungnya dan bahkan meramaikan akun youtubenya.
Brio juga sama sekali tidak keberataan jika Vita akan merekam keseharian mereka dan membagikannya ke Public. Yang penting Brio mengatakan masih dibatas kewajaraan.
Vita bingung sekali, bagaimana caranya dia memberikan surprise kepada suaminya. Hingga akhirnya dia membangunkan suaminya terlebih dahulu.
“Beb,” panggilnya membangukan Brio yang masih setia dalam tidurnya.
“Huwaaaa,” Brio terbangun, dan melihat istrinya sudah berganti baju santai, dan sudah tidak lagi menggunakan baju tidur.
“Sayang, aku boleh minta tolong tidak?” Tanya Vita pada Brio.
Dengan sedikit mengerjap - ngerjapkan matanya, Brio menganggukan kepalanya pelan. “Boleh sayang, kamu mau apa?” Tanya Brio dengan lembut, lalu bangkit dari tidurnya untuk mengambil posisi duduk.
“Aku pengen makan Noodles prawns, bisakah kamu mendapatkannya untukku?” Pintanya pada Brio.
“Tentu saja sayang, aku akan bersih - bersih dan lalu pergi membelikanmu Breakfast.” Brio berucap, lalu mengecup singkat kening Vita sebelum dia bangkit dari tempat tidur untuk menuju kamar mandi.
“Makasih ya.” Ucap Vita dengan rasa senang.
Di dalam kamar mandi tadi, Vita memang sudah lebih dulu menyembunyikan sampah - sampah kotak bekas testpack tadi, agar Brio tidak mengacaukan rencananya.
Selama Brio di dalam kamar mandi, Vita mengambil langkah seribu untuk menyembunyikan kamera, agar bisa merekam kegiatan mereka yang sudah menyuruh Brio untuk pergi dulu.
“Oke, aman,” ucapnya di depan kamera, lalu menutupinya dan menunggu Brio keluar dari kamar mandi.
“Kamu tidak mau ikut?” Tanya Brio pada Vita.
“Tidak aku tunggu di rumah saja ya.” Jawab Vita, sambil membantu suaminya itu berkemas.
“Baiklah, aku pergi ya.” Pamit Brio.
“Iya, bye - bye.” Vita mengantar suaminya terlebih dahulu keluar. Lalu dia kembali masuk ke dalam kamar dan membuka penutup kamera yang tadi dia pakai untuk menyembunyikannya.
“Hallo Gengs, kembali lagi dengan Alvita di chanel youtube aku” Vita berucap dengan suara yang pelan, takut Brio kembali dan mendengarnya.
“Jadi teman - teman, hari ini aku ada berita yang gembira sekali, mau tau gak beritanya?” Tanyanya pada seluruh Subscribersnya.
Tak lama kemudian, Vita menahan air matanya yang sempat menetes keluar, mencurahkan rasa harunya. “Ini adalah kehamilan ke duaku teman - teman, setelah dulu sempat keguguran dan juga menjalani operasi Kista.”
“Aku selalu bersyukur kepada Tuhan, karena kembali memberikan kepercayaan kepada saya dan suami, agar bisa mempunyai Anak.”
“Nah, aku tuh baru melakukkan test ini tuh pagi - pagi gengs, dan suami aku belum tahu, karena barusan aku lagi nyuruh suamiku pergi beli Breakfast, aku alasannya lagi pengen makan Noodles prawns gengs, eh bukan alasan sih, tapi emang lagi pengen heheheh.”
“Jadi sekarang, sambil nungguin suamiku pulang, aku mau buat surprise untuk dia gengs, penasaraan banget sih sama reaksinya. Jadi ikutin terus keseruaannya ya.” Ucap Vita lagi di kamera.
“Aku akan memasukan hasil tespack ini ke dalam kotak ini gengs.” Tunjuknya pada kotak bekas kaca mata.
Lalu Vita memasukkann hasil testpacknya tadi ke dalamnya.
Tidak lama kemudian terdengar suara Brio yang sudah datang dan memanggil Vita. “Sayang, ini ayo keluar, aku sudah membelikan breakfast.” Panggil Brio pada Vita.
“Gengs dia sudah datang tuh.” Ucapnya lagi, dan langsung segera duduk di atas tempat tidur memanggil suaminya.
“Sayanggg, beb,, bisa bantu dulu tidak? Aku lagi mau buat story instagram,” panggil Vita pada Brio.
“Oke,” sahut Brio, dan tak lama kemudian Brio masuk ke dalam kamar dan melihat sebuah kotak sedang di pegang istrinya.
“Apa isinya ini?” Tanya Brio pada Vita.
“Bukalah,” pinta Vita, dengan bersiap memvidio suaminya menggunakan ponsel pribadinya.
Dengan perlahan Brio membuka tutup kotak itu. Namun sepertinya Brio masih belum ngeh ketika melihat isi di dalam kotak.
“Ini Testpack? Positif punya siapa?” Tanya Brio dengan ekpresi penuh keterkejutan.
Namun Vita yang di tanya hanya tertawa saja, “heheheheheheh,” membuat Brio semakin bingung dibuatnya.
“Ini testpack punya siapa? Punya kamu?” Tanya Brio lagi, tapi terus Vita hanya tertawa saja.
Brio melirik ke arah Kamera yang sedang menyorot dirinya dan juga Vita. “Sayang, ini Prank atau ini jujur sayang?” Tanya Brio lagi, namun Vita malah tertawa sambil menangis. Membuat Brio langsung memeluk Tubuh Vita, yang semakin kencang menangis di pelukannya.
“Kamu hamil? Ha? Ini kamu beneran hamil?” Tanya Brio lagi, dan akhirnya Vita menjawab dengan anggukan kepalanya pelan.
“Kamu benera hamil?” Lagi dan lagi Brio kembali menanyakan hal yang sama. Dan hanya di jawab dengan tangisan Vita yang sudah pasti bisa menjawab semuanya.
Entah kenapa Brio juga ikut merasa terharu, pernikahaan mereka 8 bulan ini, akhirnya kembali dipercayakan oleh Tuhan untuk kembali memiliki buah hati.
“Kamu nangis?!” Ejek Vita, ketika melihat ke dua mata suaminya memerah dan berair.
“Tidak aku tidak menangis,” elak Brio, membuat Vita tertawa dalam tangisnya.
“Kamu nangis, iya kamu nangis itu.” Ujar Vita lagi, namun lagi - lagi Brio menggelengkan kepalanya, tidak mau di sangka cengeng oleh istrinya.
Sedangkan Vita sudah menangis dengan kencang di dalam pelukan Brio.
Sungguh dia merasa sangat senang sekali, awal perbaikan pernikahaanya, suaminya sudah berubah dan makin kelamaan suaminya itu sudah memperlihatkan sikap kelembutaannya. Membuat Vita semakin jatuh cinta berkali - kali pada Brio.
Dan sekarang mereka kembali diberikan sebuah kepercayaan untuk memiliki anak di tengah - tengah keluarga sempurna mereka.
*To Be Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*
*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*