
Setengah jam kemudian, dokter Mega membawa Vindra ke unit perawatan intensif rumah sakit Cahaya yang besar di kota SB.
Dua pengawal berdiri di pintu, yang menunjukkan keluarga Mars mementingkan putrinya itu.
Mega menyapa mereka dan segera membawa Vin ke bangsal, dan di dalam juga ada beberapa pria dan wanita yang menjaganya. Salah satunya Tuan Mars yang berdiri dengan cemas dan disampingnya Sintia yang juga terlihat cemas.
Vindra bisa langsung mengenali mereka sebagai tuan dan nyonya Mars. Di atas ranjang Nella terbaring tak bergerak. Wajahnya pucat. Vin juga melihat pria tua berjenggot putih sedang duduk di samping Nella.
"Pria yang berjanggut putih itu adalah dokter terkenal yang panggil Nyonya Mars, namanya dokter Kevin Subroto." Bisik Mega dan Vindra mengangguk pelan.
Saat ini dokter Kevin sedang memeriksa Nella. Tuan dan nyonya Mars menyaksikan. Lima menit kemudian pemeriksaan selesai.
"Bagaimana dok, kondisi putri kami? Bisakah dia bangun?" tanya Jack Mars di penuhi kecemasan.
Dokter Kevin Subroto mengerutkan keningnya, lalu menggelengkan kepalanya.
"Masalah, beberapa masalah."
"Apakah kamu tidak bisa menanganinya? Bahkan kamu adalah dokter genius?"
"Bukan begitu, Nona Mars bisa disembuhkan, tapi sedikit sulit melakukannya. Aku harus menggunakan delapan belas jarum untuk menyembuhkannya. Dengan metode ini, Akan membuat Nona Mars tidak bisa aktivitas secara normal dalam beberapa waktu ke depan." jelas Kevin Subroto dengan tenang.
Vindra sedikit terkejut, saat dokter Kevin Subroto akan menggunakan delapan belas jarum.
Mendengar jawaban Kevin Subroto, Jack Mars lebih tenang dan dia maju selangkah, "Nella adalah putriku yang berharga. Dokter Kevin Subroto, tolong selamatkan Nella, kami akan membayar berapapun, dan aku berjanji, jika Nella sembuh, dokter Kevin akan memiliki bisnis Keluarga Mars.
"Setelah Nella sembuh, aku akan memintanya untuk menjadikan kamu sebagai ayah angkat, dan akan menghormatimu sepanjang waktu." Imbuh Sintia.
Kevin Subroto nampak puas, lalu segera membawa kotak jarum.
"Oke, kalau begitu aku akan melakukannya. Aku sedang mengoleskan jarum sekarang, setelah di tusukan, dalam waktu setengah jam, dia akan melewati masa kritis dan dia akan bangun." Kevin Subroto mengeluarkan sederet jarum perak.
"Apa, dalam setengah jam akan bangun? Terimakasih kasih dokter Kevin Subroto." Setelah mengalami harapan dan kekecewaan, mereka lebih menghargai kehidupan putrinya.
Kevin Subroto memulai taktiknya dengan memutar jarum perak di pelipis, leher, dahi, atas kepala...
Vin mengerutkan keningnya saat melihat dokter Kevin Subroto menusukkan jarum peraknya.
Dokter Kevin menusuk satu persatu sampai tujuh belas jarum di tusukan. Perlahan Nella terlihat lebih cerah, dan pernafasannya mulai stabil.
" Dokter Kevin Subroto benar-benar dokter jenius." Puji Mega. Vin tak bereaksi apapun dan masih memperhatikan dokter Kevin yang pada saat itu akan menusukkan jarum di bagian perut Nella.
"Berhenti!" Teriak Vindra. " Kamu akan membunuh."
Mendengar kata-kata itu Kevin Subroto langsung bergetar, dan jarum perak langsung berbelok dan menusuk punggung tangannya.
"Apakah kamu menggunakan delapan belas jarum?" Teriak Vin lagi.
Jack Mars menoleh kearah Vin." Siapa kamu? Mengapa kamu ada disini?"
" Tuan Mars, Dia adalah Vindra. Aku yang membawanya ke sini. Dia yang menyelamatkan Nona Mars saat kecelakaan. Dia adalah penyelamat sebentar nya. " dokter Mega buru-buru menjelaskan.
"Tuan Mars, nyonya Mars, kalian harus percaya pada ku. Seharusnya kalian percaya padaku, jika kalian mengundangku. Kenapa kalian mengundang dokter lain." saut Kevin Subroto mendahului.
"Ini adalah penghinaan bagiku dan ketidakpercayaan yang besar padaku. Ini akan mempengaruhi diagnosis dan juga perawatanku. Dia terlihat seperti pembohong. Cepat usir dia! kalau tidak aku yang akan pergi." Imbuhnya.
"Dokter Vin bukan pembohong. Dia sangat ahli dalam kedokteran. Dia yang bisa menyelamatkan Nona Mars saat kecelakaan itu." Dokter Mega berusaha membela.
"Bisakah kamu berhenti main-main? Adapun Lani Bakti belum dimintai pertanggung jawaban dan juga rumah sakit ini. Kamu sudah membawa lagi pria muda ini untuk menjadi dokter genius. Bukankah pelajaran dari Lani Bakti itu sudah cukup. Kamu tidak bisa memandang rendah putri kami. Paham!"
"Nyonya, bukan maksud saya seperti itu..."
"Dokter Mega, aku tau kamu tidak ada niat jahat, kamu melakukan itu hanya untuk menebus kesalahan, tapi kamu tidak bisa main-main."
"Kami tidak percaya padamu dan juga rumah sakit ini." Timpal Jack Mars.
Vindra menatap Kevin Subroto dan berkata, "Tuan Mars dan Nyonya Mars, Kevin Subroto ini benar-benar bermasalah."
Wajah Nyonya Mars menjadi dingin." maaf kamu bisa menipu orang lain, tapi kamu tidak bisa menipu kami.
Jack Mars tidak mengatakan apapun, dia hanya melambaikan tangannya memberi syarat dokter Mega untuk membawa Vindra pergi.
"Taun Mars, kalau tuan tidak percaya, orang tua itu akan meninggalkan dia sendirian."
Nyonya Mars bertindak dengan tegas dan mengusir Vindra." Keluar!"
"Nyonya." Mega masih berusaha.
"Dokter Mega kamu sudah mengecewakan kami dua kali, ketika kamu melakukan sesuatu. Kami akan meminta pertanggung jawaban kamu atas kelalaian tugasmu."
Nyonya Mars berteriak Melihat Vindra masih berdiri diam, lalu dia berkata dengan marah. "Apa kamu tuli? Keluarga Mars tidak menyambut mu. Tolong keluar."
Dokter Mega tersebut pahit, sangat tidak berdaya, dan tidak ada yang bisa dia lakukan.
"Aku akan segera pergi, tapi sebelum aku pergi aku akan mengucapkan beberapa patah kata." Saut Vin.
"Dokter Kevin Subroto tidak menggunakan jarum penyelamat, tapi mendesak delapan belas jarum. Memang setelah jarum di tusukan dalam tiga puluh menit Nella akan terbangun, tapi setelah dia dibangunkan dia akan segera mati. teknik delapan belas jarum ini hanya merangsang organ dan secara langsung menarik vitalitas seseorang. Setelah bangun dia tidak akan mau makan dan minum, bahkan tidak bisa tidur, dia akan terus berbicara dan memiliki semangat tinggi. Jika kamu tidak percaya padaku. Biarkan Kevin Subroto melakukan itu dan tunggu reaksi yang aku sebutkan. Selain itu kamu juga bisa meminta Kevin Subroto untuk menunggunya selama dua hari untuk melihatnya menjamin hidupnya." Jelasnya.
Lalu Vin menatap Kevin Subroto. " Dokter Kevin, aku tau kamu ingin mendapatkan hadiah besar dari keluarga pasien. Tapi tuan Mars bukanlah orang kaya biasa. Jika kamu bermain dengannya dan membuat Nella mati pada akhirnya, kamu melarikan diri sampai ke ujung dunia pun mereka bisa menemukanmu dan membunuhmu.
Setelah bicara, Vin mengajak Mega untuk meninggalkan bangsal.
"Omong kosong, ini sebuah penghinaan bagiku." teriak Kevin Subroto.
"Aku percaya pada dokter Kevin Subroto." Sintia masih yakin dan percaya pada Kevin Subroto.
Sedangkan Jack Mars sedikit ragu. "Dokter Kevin apakah setelah melakukan akupuntur, apakah kamu bisa tinggal selama dua hari?"
"Tentu saja aku bisa. Anak itu hanya bicara omong kosong." Jawab Kevin Subroto tanpa ragu. "Jangan khawatir aku bisa menyelamatkannya Nona Mars. Kalian bisa menunggunya bangun dengan tenang."
Mendengar jawaban Kevin Subroto, Jack Mars nampak lega.
"Kalian keluarlah dulu, aku akan memberikan akupuntur. Aku butuh fokus." perintah Kevin Subroto sambil melambaikan tangannya pada tuan dan nyonya Mars.
Mereka pun mundur ke pintu dengan ragu-ragu. Jack Mars yang tidak mudah percaya itu segera membuka sedikit pintu untuk memastikan, namun yang dia lihat, dokter Kevin Subroto sudah berada di depan jendela dengan peluit pegas, dan kemudian turun ke pipa air hujan.
"Bajingan." Jack Mars segera masuk dan melihat ke jendela, dan menemukan Kevin sudah mendarat di tanah dan bergegas melarikan diri.
Dalam sekejap dia menghilang tanpa bayangan. Dan saat itu juga suasana menjadi hening seketika.
To be continued 🙂🙂🙂