![MEMORY [INGATAN]](https://asset.asean.biz.id/memory--ingatan-.webp)
(Banyak yang aku lihat, seolah membentuk gambar, bagaimana aku menjelaskan hati ini)
Sama seperti james, sofia menceritakan semuanya kepada kim hyena dan yoon shi-a dengan ditemani isak tangisnya. Kim hyena mencoba menenangkan sofia yang masih menangis meski ceritanya sudah selesai. Kim hyena memeluk sofia sedangkan yoon shi-a memegang lengan sofia.
“Berhentilah menangis! cinta memang rumit, bagi seseorang yang tidak pernah merasakannya akan berpikiran bahwa cinta itu menyenangkan!” ucap yoon shi-a.
“Tapi percayalah dengan hatimu, jika itu sudah keputusanmu. Maka jalanilah sampai akhir! setelah itu kau bisa tahu, kevin atau james yang akan mendampingimu suatu hari nanti!” jelas yoon shi-a.
***
Sementara kumpulan pria juga sedang asik mengobrol, sampai james keluar dan ikut berkumpul bersama mereka, jigs dan kevin juga sedikit terkejut melihat adanya james di rumah ini, rasanya dunia hanya seluas daun talas. Tapi james sudah menjelaskan akan keberadaannya di rumah yoon shi-a, jadi kevin dan jigs kini sudah mengerti, mereka melanjutkan obrolannya hingga menjadi seperti teman lama.
Di kamar yoon shi-a, sofia sudah berhenti menangis. “Bibi channa tidak datang?” tanya sofia. “Pernikahan nanti bibi channa datang!” jawab kim hyena. Lalu sofia ingat dengan sesuatu.
“Nanti malam aku akan pergi ke toko perhiasan!” ucap sofia seolah meminta ijin.
“Buat apa?” tanya putri.
“Ada deh... !” balas sofia.
“Aku ikut!” ketiga wanita itu ingin ikut bersama sofia, tapi sofia menolaknya karena baginya ini sangat rahasia untuk meraka, jadi mereka mengerti dan tidak memaksa ikut.
***
Hingga malam pukul 7:00, sofia berjalan menuju pintu keluar, tapi kevin melihatnya dan membuat langkah sofia berhenti.
“Kau mau kemana?” tanya kevin.
“Aku mau pergi ke toko!”
“Aku ikut.”
“Tidak boleh .... aku ingin sendirian saja, jadi tunggulah disini.”
“Baiklah, calon istriku yang pemarah!” goda kevin tersenyum.
“Haish... kau ini, sudahlah!”
Sofia melanjutkan perjalanannya menuju toko emas yang sedikit jauh dari rumah yoon shi-a karena takut jika ada yang mengikutinya nanti. Sesampainya di toko perhiasan, sofia bertanya kepada salah satu pegawai di sana dengan menggunakan bahasa inggris.
“ Apa disini bisa membuat tulisan sendiri di cincin?” tanya sofia.
“Bisa kakak, mau cincin apa? dan tulisan apa?”
“Saya mau cincin perak saja, dan tulis... ”
“Baik kakak, tolong ditunggu sebentar!”
“Wanita cantik kau salah jalan.” Ucap pria yang ada di depan sofia, sofia tidak tahu ucapannya karena mereka menggunakan bahasa korea.
“Kau benar, lagipun kita belum pernah mencoba wanita luar negeri!” dua pria itu semakin mendekat.
“Berhenti jika kalian tidak ingin terluka.” Balas sofia dengan bahasa inggris, dua pria itu tidak tahu bahasa inggris mereka hanya tertawa lepas mendengarnya. Saat salah tahu darinya hendak menyentuh sofia, dari belakang seseorang menendangnya hingga terjatuh mencium paving, sofia terkejut dan langsung berlari sedikit menjauh dari mereka. Sofia lebih terkejut karena yang menolongnya adalah james, james memukul kedua pria itu, hingga dia tidak sadar dengan kata-kata yang ia ucapkan saat bertarung. “Jangan mengganggu wanitaku!” ucap james sibuk memukuli mereka. Hingga pertarungan di menangkan james, meski tangan james terkena gores karena pisau yang di bawa oleh salah satu pria tadi.
“Lain kali hati-hati, disini bukan seperti indonesia.” Peringatan dari james yang datar.
“Terima kasih!” Balas sofia. Lalu sofia melihat luka di tangan james, dia meraih tangan james dan hendak mengobatinya, tapi james menepis tangannya .
“Tidak usah. Pulanglah segera.” Ucap james lalu berjalan pergi meninggalkan sofia yang masih diam memandanginya. Sofia mengusap air matanya yang tadinya menetes lalu dia berjalan kembali ke rumah yoon shi-a.
***
Wedding day.
Kim hyena menemani yoon shi-a yang tengah berdandan, sedangkan yang lain menunggu di depan aula. Sampai akhirnya yoon shi-a tiba perlahan dia berjalan menghampiri calon suaminya yaitu lee sang min. Mereka sama-sama mengucapkan janji pernikahan hingga di akhiri dengan ciuman mesrah di depan banyaknya orang. Sementara james masih sibuk dengan pekerjaannya yang mengambil foto yoon shi-a dan lee sang min.
“Sofia!” sapa bibi channa melihat sofia, mereka berpelukan dan saling menanyakan kabar masing-masing juga memperkenalkan kevin kepada bibi channa dan suaminya.
Selesainya upacara, mereka berfoto bersama dengan james yang mengambil fotonya, tapi kim leonard menghentikan pose mereka semua. “James! ikutlah berfoto bersama kami, biarkan fotografer lain yang mengambil foto kita!” ajak kim leonard tersenyum.
“Tidak perlu, aku saja yang memotret kalian.” Tolak james.
“Ini pernikahanku, dan aku memaksamu!” balas yoon shi-a tersenyum lebar melihat ke arah kim hyena yang juga tersenyum lebar.
“Ayolah!” ajak yang lainnya. James tidak memiliki pilihan lain, dia ikut berpose. Dengan sengaja kim hyena mengatur tempat mereka dan mendekatkan james ke sofia. Kini di sebekah kanan sofia ada kevin, sementara di sebelah kiri ada james.
“Baiklah, sudah siap!” ucap kim hyena.
“Hana.. dul... set.. !” teriak bersamaan menghitung angka dalam bahasa korea.
CEKRIKK. Foto sudah diambil, banyak sekali pose yang mereka ambil. Sudah puas berfoto yoon shi-a ingin mengatakan sesuatu.
“Baiklah... aku ingin di hari pernikahanku saat ini, sahabatku kim hyena akan menari dengan gaya ibu hamil!” Ucap yoon shi-a dengan bahasa korea, sedangkan yang tidak tahu di beritahu oleh kim leonard.
“Ah... tidak aku tidak bisa.”
“Ayolah, pelan-pelan saja, aku tahu kau ahli dalam menari, cobalah!” paksa yoon shi-a. Kim leonard setuju tapi dia juga menyuruh kim hyena pelan-pelan saat menari.
Kim hyena menuruti permintaan sahabatnya itu, musik mulai diputar, kim hyena tersenyum karena musik itu adalah musik saat dia konser. Perlahan kim hyena mulai menggerak kan tangan dan kakinya, meski dengan membawa perut buncitnya, kim hyena masih bisa menari dengan indah. Para tamu yang ada di sana merasa bahwa penari internasional kim hyena sudah kembali seperti dulu. Saat menari hanya air mata kebahagiaan yang keluar di mata kim hyena saat ini.
Disisi lain, james yang berdiri di samping belakang sofia dengan jarak yang sedikit jauh darinya, mereka saling menatap satu sama lain. James melihat kalung yang masih dipakai dileher sofia, senyuman terukir di wajah james sambil menunduk. Sofia kembali ke pandangan depan, sambil memegang liontin singa itu. Hingga gerakan terakhir selesai, semua tamu bertepuk tangan, melihat tarian kim hyena membuat kim leonard, yoon shi-a, dan bibi channa menangis karena teringat dengan masa lalu. Sementara putri menangis karena dia kembali melihat idolanya bisa menari lagi, sedangkan sofia dan james juga menangis karena melihat kim hyena dan mengingat pertemuan mereka saat di jerman.