![MEMORY [INGATAN]](https://asset.asean.biz.id/memory--ingatan-.webp)
James yang sudah berangkat menuju bandara meninggalkan temannya di hotel indonesia sendirian. Tapi jigs teringat dengan ucapan putri, karena putri juga mengajaknya pergi ke pernikahan temannya di korea tapi tidak tahu siapa teman yang dia maksud.
***
Di rumah, sofia juga sudah memberitahu kepada kevin malam itu, dia mengajak kevin juga ke pernikahan yoon shi-a, tapi sofia masih tidak tahu kalau james juga ada di sana, sedang bekerja. Lalu sofia menelfon putri temannya untuk membicarakan keberangkatan mereka besok.
“Ada apa sof?”
“Putri, besok kita berempat pergi bersama saja bagaimana?”
“Tidak masalah, lebih banyak kan lebih ramai!”
“Baiklah itu saja, aku matikan dulu!”
“Baiklah!”
Mereka sudah mengakhiri panggilannya, sofia mempersiapkan pakaiannya saat ini, karena besok dia berangkat pagi-pagi sekali menuju bandara. Di sisi lain kevin juga mengemasi pakaiannya, dia senang karena kali ini sofia yang mengajaknya pergi bersama ke korea.
***
Jigs, putri, sofia dan kevin, sudah berkumpul di bandara, mereka juga sudah memesan tiket menuju korea. Tidak lama pemberangkatan menuju korea sudah tiba, mereka berempat segera masuk ke dalam pesawat dan duduk di kursi yang sudah di sediakan untuk mereka masing-masing.
“Chagia (sayang), kau sudah mengundang james untuk pemotretan nya?” tabya kim hyena kepada kim leonard.
“Sudah!”
“Iya, lagi pula james pasti datang bersama sofia, karena mereka saat ini sudah bertunangan!”
“Itu kau sudah tahu!”
Saat ini kim hyena dan kim leonard sudah ada di rumah yoon shi-a, awalnya yoon shi-a juga mengundang bibi lili, tapi bibi lili sibuk dan tidak bisa datang ke korea jadi hanya ada bibi channa nanti di sana. Kim hyena ingin pergi ke pemakaman orang tuanya dan bibi yoona, tapi seperti masa lalu, kim leonard juga ingin ikut seperti virus saja. Akhirnya sepasang suami istri itu pergi ke pemakaman.
“Ibu, ayah, aku merindukan kalian! tapi sekarang aku sudah tidak takut lagi, karena aku tidak sendiri, aku sudah memiliki suami dan sebentar lagi akan ada malaikat kecil yang akan datang!” ucap kim hyena yang sudah sampai di pemakaman. Setelah ke pemakaman orang tuanya, kini kim hyena pergi ke bibi yoona dengan diikuti kim leonard dari belakang.
“Bibi yoona, sekarang bibi juga bisa tenang disana! karena semuanya sudah selesai, aku sudah mendapatkan sahabatku kembali, cintaku dan juga sekarang aku memiliki teman baru, namanya sofia, dia cantik dan baik sepertimu bibi.. ” Tersenyum.
“Dan bibi jangan khawatir, kim hyena sudah aman bersamaku!” sambung kim leonard tersenyum.
***
Sudah beberapa jam duduk di pesawat, kini james sudah sampai lebih dulu di korea. Setelah turun dari pesawat, james segera menuju ke alamat yang sudah di beritahu oleh kim leonard padanya. Di korea saat ini sudah menjelang malam dan sampai di rumah yoon shi-a juga sedikit larut malam karena perjalanan nya lumayan jauh dari bandara. Tapi tidak terasa james sudah ada di depan rumah yoon shi-a, dia segera masuk kedalam, meski sudah larut malam, tapi di dalam ternyata masih lumayan ramai karena adanya orang yang sibuk mendekor.
“Tuan kim leonard!” sapa james yang melihat kim leonard berdiri ditemani istrinya.
“Dimana sofia?” tanya kim hyena penasaran.
“Entahlah, mungkin dia terlambat!”
“Kalian sudah tunangan tapi masih jauh-jauh'an! kalau begitu aku masuk ke kamar dulu!” pamit kim hyena berjalan menuju kamar. Sementara kim leonard melihat wajah james yang terlihat kurang semangat. Karena tidak ingin penasaran, kim leonard mengajak james duduk di sofa yang kebetulan sekelilingnya tidak ada orang.
“Apa... kau benar-benar bertunangan dengan sofia?” tanya kim leonard curiga.
“Tidak.”
“Maaf sebelumnya. Bukankah kalian sudah pacaran dan kim hyena bilang kalian akan segera menikah.” Semakin bingung, james masih terdiam, tangan kim leonard menepuk pelan lengan james.
“Tidak ada salahnya kau cerita kepada seseorang!” ucap kim leonard. Mendengar itu james memilih bercerita semuanya kepada kim leonard mulai awal hingga saat ini.
“Pasti sulit bagimu melupakan cinta pertamamu.” menggunakan bahasa jerman.
“Benar, sangat sulit melupakannya.” Hingga suara seorang wanita mengagetkan dua pria yang sedang asik berbincang.
“Kau sudah datang! ini sudah tengah malam, jadi kalian harus tidur! pelayan ku akan mengantarmu ke kamar tamu!” ucap yoon shi-a yang sudah diberi tahu kim hyena siapa james dan seperti apa orangnya.
“Tetaplah tersenyum!” ucap kim leonard tersenyum memberi semangat kepada james.
***
Karena james sudah datang, besoknya tim sofia juga sudah sampai. Roda pesawat sudah menyentuh jalan dan siap mendarat.
“Akhirnya sudah sampai!” lirih putri yang merasa capek karena duduk terlalu lama. Tanpa basa basi mereka berempat segera menuju alamat rumah yoon shi-a. Sama seperti james, perjalanan mereka juga lumayan jauh, tapi bedanya, sofia datang saat menjelang siang di korea.
“Apa benar ini rumahnya?” tanya putri kepada sofia. Mereka sudah berdiri di depan rumah yang cukup besar sekali. “Kita masuk saja dulu.” Balas sofia. Mereka masuk dan melihat suasana yang begitu sibuk sekali di dalam.
“Sofia... ! putri.... !” Teriak kim hyena yang berlari kecil menghampiri mereka berdua lalu memeluknya bersamaan. Dari belakang kim hyena juga ada kim leonard, yoon shi-a dan juga ibu yoon shi-a. James tidak keluar kamar karena sibuk mempersiapkan kameranya untuk besok. Setelah berpelukan dengan kim hyena, kini sofia berpelukan dengan yoon shi-a dan juga menyapa yang lainnya.
“Bagaimana perjalanan kalian, pasti lelah bukan?” tanya ramah yoon shi-a.
“Sedikit! o,iya kenalkan dia kevin calon suamiku!” Sofia memperkenalkan kevin kepada semuanya. Seketika kim hyena dan yoon shi-a terkejut karena mereka pikir sofia dengan james. Sedangkan kim leonard hanya diam dan datar karena sudah mengetahuinya lebih dulu dari james. Kim hyena saling menatap dengan kim leonard dan penasaran apa yang sebenarnya terjadi. Meski begitu mereka masih bersalaman dengan kevin dan jigs.
“Kalian mengobrol saja dulu! kami para wanita juga akan mengobrol bersama!” ucap yoon shi-a yang tahu kalau kim hyena juga ingin mengatakan sesuatu pada sofia. keempat wanita itu menuju kamar yoon shi-a dan mengunci pintunya rapat-rapat.
“Apa yang terjadi? bukankah kau mengatakan padaku kalau kau akan segera menikah dengan james. Lalu kenapa kau bisa bertunangan dengan kevin? dan bagaimana dengan james?” pertanyaan terus muncul di mulut kim hyena juga yoon shi-a.
“Ceritakan pada kami sofia, apa yang sebenarnya terjadi?” tanya yoon shi-a juga penasaran.