![MEMORY [INGATAN]](https://asset.asean.biz.id/memory--ingatan-.webp)
“Kau mau mengajakku kemana?” tanya Kim Hyena merasa penasaran.
“Sudahlah.., Ikut saja, kau pasti suka!!” seru Sofia menarik pelan tangan Kim Hyena supaya mau berjalan. Mereka memilih menaiki bis karena itu lebih menyenangkan, Kim Hyena teringat dengan masa lalunya saat menaiki bis bersama Kim Leonard.
“Apa kau sudah senang?” tanya Sofia.
“Iya, aku senang karena sahabatku kembali! Tapi aku juga sedih karena seseorang yang aku cintai telah melupakanku.” Jawab Kim Hyena tersenyum tipis.
“Jika kau mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengannya, apa yang kau ingin ucapkan?” tanya Sofia.
“Andai itu terjadi, aku hanya ingin mengatakan terima kasih, itu saja!” jawab Kim Hyena, lalu menoleh ke arah Sofia dan tersenyum, Sofia membalas senyumannya.
“Benar, kau terlihat cantik saat tersenyum!” ucap Sofia.
“Terima kasih! Kau juga!” balas Kim Hyena yang masih tersenyum.
“Terima kasih!” ucap Sofia juga berterima kasih.
***
Sofia mengajak Kim Hyena di tempat yang biasa dikunjungi oleh Kim Hyena di masa lalunya dan tempat pertama kali dia bertemu dengan Kim Leonard.
“Kau..., kenapa membawaku kemari? Dan bagaimana kau tahu tempat ini?” tanya Kim Hyena yang sibuk memandangi tempat tersebut. Sudah 8 tahun lamanya tapi tempat itu tetap seperti dulu, cuman hanya di tambah tempat duduknya menjadi dua.
“Em ... Sudahlah kau duduk saja! Dan aku akan pergi sebentar ya.., kau tunggu disini!!”
ucap Sofia. Sofia memang tidak tahu tempat ini, tapi Kim Leonard yang memberitahunya.
“Kau mau kemana?” teriak Kim Hyena yang sudah melihat Sofia menjauh.
“Sudah tunggu saja!” teriak balik Sofia. Saat Sofia sudah pergi, Kim Hyena menunggunya disana sambil duduk dan memandangi lautan yang sangat luas didepannya.
“Kim Hyena... !” panggil seseorang dari arah samping yang masih tidak jauh dari keberadaan Kim Hyena. Dia merasa bahwa mengenal suara itu, karena ingin memstikannya, Kim Hyena memilih untuk menoleh, saat dia terkejut dan berdiri sambil memandang lekat-lekat orang itu.
“Kim Leonard.. !” gumam Kim Hyena mulai berkaca-kaca. Kim Leonard berjalan menuju Kim Hyena, kini mereka saling berhadapan.
“Apa ini sungguh kau?” tanya Kim Hyena masih tidak percaya.
“Kau sudah mengenalku kembali?” tanya Kim Hyena.
“Iya, aku sudah mengingat semuanya, kenangan kita!” jawab Kim Leonard. Kim Leonard menganggukan kepalanya pelan, lalu tangan Kim Hyena memukul-mukul dada Kim Leonard pelan sedangkan Kim Leonard hanya bisa diam menerimanya dan menangis.
“Wae.. Wae.. (kenapa.. Kenpa.. ) Kau tidak menepati janjimu. Warum (kenapa) kau tidak berusaha mengingatku .. Kau tahu aku selalu menunggumu selama ini .. Kau tahu ketika aku tahu kalau kau mengalami kecelakaan dan amnesia betapa terpukulnya hatiku saat itu.. hiks.. ” Ucap Kim Hyena yang sedari tadi memukul-mukul Kim Leonard. Tidak lama Kim Hyena berhenti memukul,dia menyandarkan kepalanya di dada Kim Leonard, tapi air matanya tidak bisa berhenti, Kim Leonard langsung memeluknya dengan erat.
“Aku sangat terkejut saat tahu bahwa kau tidak mengingatku waktu itu.” Ucap Kim Hyena masih menangis.
“Maafkan aku, yang sudah membuatmu menunggu selama ini ... maafkan aku!!” ucap Kim Leonard yang masih memeluk Kim Hyena.
Kim Hyena membalas pelukannya dan menangis di pelukan Kim Leonard. Tidak jauh dari situ Sofia melihat mereka sedang melepas rindu satu sama lain, dia lega karena semua orang yang tadinya menyebutnya penari yang menyedihkan akan menjadi penari yang baik hati lagi. Mereka melepaskan pelukannya dan kembali menatap satu sama lain.
“Jangan tinggalkan aku lagi. Apa lagi tanpa kabar sama sekali.. ” Ucap Kim Hyena.
“Aku tidak akan meninggalkanmu cukup satu kali saja,jangan sampai untuk yang kedua kalinya!” jawab Kim Leonard tersenyum kim hyena membalas senyumannya. Kim Leonard mencium kening Kim Hyena, nafas hangatnya bisa dirasakan oleh Kim Hyena.
“Ich liebe dich (aku mencintaimu)!” ucap Kim Leonard menggunakan bahasa Jerman.
“Nado (aku juga)!” balas Kim Hyena menggunakan bahasa Korea, mereka tersenyum dan kembali berpelukan. Sofia yang sedari tadi hanya berdiri dan melihat dari kejauhan kini dia menghampirinya.
“E, hem ... Maaf sudah mengganggu moment indah kalian!!” ucap Sofia menggunakan bahasa Inggris. Kim Hyena dan Kim Leonard melepaskan pelukan mereka dan melihat ke arah Sofia dengan tangan Kim Leonard yang merangkul Kim Hyena dari samping.
“Terima kasih, karena sudah membantu kami untuk bersama lagi, aku tidak tahu bagaimana harus membalasnya!!” ucap Kim Hyena tersenyum.
“Iya.., terima kasih banyak karenamu juga ingatan ku bisa kembali!! Katakan kau ingin apa, mungkin aku bisa memberikannya padamu!!” ucap Kim Leonard kepada Sofia. Sofia tersenyum dan senang dengan apa yang di berikan oleh Kim Leonard.
“Sebenarnya tidak banyak yang ku inginkan! Aku hanya ingin meminta izin kepada kalian!” ucap Sofia membuat Kim Hyena dan Kim Leonard penasaran juga bingung.
“Izin.. Izin untuk apa?” tanya Kim Leonard.
“Izin untuk membuat novel tentang kisah kalian, juga kisah tentang penari Kim Hyena.. apa boleh?” ucap Sofia sedikit ragu-ragu. Kim Leonard menoleh ke arah Kim Hyena, Kim Hyena tersenyum ke arah Kim Leonard.
“Tentu saja boleh, lakukanlah bukankah tujuanmu memang itu!!” jawab Kim Hyena mengizinkan.
“Benarkah!!” seru Sofia tidak percaya. Kim Hyena mengangguk pelan sambil tersenyum.
“Kalau begitu... Apa perjanjian kita masih berlaku?” tanya Sofia kepada Kim Leonard.
“Iya!” jawab Kim Leonard tahu apa yang dimaksud Sofia.
“Perjanjian apa?” tanya Kim Hyena yang belum tahu.
“Itu, aku pernah membuat perjanjian dengannya saat di Indonesia, aku bilang bahwa aku akan menjadikannya penulis terkenal asalkan dia harus menulis novel yang menarik dan menyayat hati semua orang!” jelas Kim Leonard.
“Dan aku tidak tahu kalau takdir mengirimnya kepada kita!” lanjutnya lagi. Kim Hyena kini mengerti, Sofia yang tadi membawa kamera di tangannya meminta Kim Hyena dan Kim Leonard berdekatan mesrah.
“Tolong mesrahlah sedikit aku ingin memotret kalian!!” ucap Sofia, awalnya mereka menolak di foto oleh Sofia.
“Ayolah, aku ingin melihat kemesraan kalian dulu!” mohon Sofia.
“Baiklah, baiklah!!” balas Kim Leonard tersenyum juga Kim Hyena.
“Tahan dulu, wah... Kalian terlihat serasi sekalai!!” goda Sofia yang kini sudah mulai memotret. Setelah memotret, Sofia menunjukan foto yang dia ambil kepada Kim Hyena dan Kim Leonard.
“Lalu kapan kau berfoto bersama seperti kami?” goda Kim Hyena.
“Tidak perlu, aku bisa berfoto sendiri!!” jawab Sofia.
“Carilah pasangan!” ucap Kim Hyena, Kim Leonard hanya tersenyum melihat Kim Hyena menggoda Sofia terus.