MEMORY [INGATAN]

MEMORY [INGATAN]
KOREA.


“Aku tidak bisa kembali ke Korea.” Jawab Kim Hyena, membuat Sofia terkejut.


“Apa? Apa kau sudah menyerah?” tanya Sofia, seketika tatapan tajam Kim Hyena melihat ke arah Sofia dengan datar.


“Itu bukan urusanmu!” elak Kim Hyena.


“Apa kau sudah melupakan Kim Leonard? Apa kau tahu alasan Tuhan selalu membuat hidupmu sedih?” tanya Sofia memberanikan diri.


“Tidak tahu? Biar kuberi tahu! Tuhan marah kepadamu, karena kau selalu saja menyerah setelah mendapat ujian darinya! Kau tidak mau mencobanya sekali lagi.” Lanjut Sofia menjelaskannya membuat Kim Hyena terdiam, semua yang dikatakan Sofia memang benar.


“Kau ingat dengan kata-kata, tetaplah tersenyum itu membuatmu cantik! Apa kau ingat?” tanya Sofia lagi. Kim Hyena masih terdiam, di teringat dengan orang yang mengatakan itu, sedangkan Bibi Lili yang tahu rencana Sofia, dia hanya bisa mendukung Sofia dari dalam hati.


“Lalu apa yang kau mau! Apa aku harus kembali ke Korea, dan mengingat diriku yang menyedihkan?” ucap Kim Hyena yang mulai murka ditambah dengan mata yang berkaca-kaca.


“Tidak! Aku hanya ingin, kau kembali ke Korea, dan selesaikan semuannya! Karena ceritamu belum berakhir.” Jawab Sofia datar.


“Kau tidak tahu, bahwa Kim Leonard mengalami kecelakaan?” lanjut Sofia.


“Apa? Kecelakaan!” Kim Hyena terkejut dengan apa yang dia dengar.


“Iya, saat perjalanan ke arah bandara, Yoon Shi-a menyuruh orang yang membakar rumahmu untuk membunuh Kim Leonard! Maka dari itu, Kim Leonard kecelakaan dan mengalami amnesia, sampai sekarang!” jelas Sofia. Air mata Kim Hyena perlahan mulai menetes, dia selama ini tidak tahu.


“Itu sebabnya, dia tidak membalas suratku.” Gumamnya menangis terseduh.


“Aku tahu kabar ini akan menyakitkan bagimu! jadi apa kau mau kembali ke Korea bersamaku?” ajak Sofia sekali lagi. Kim Hyena terdiam sejenak, sampai ia menyetujui ajakan Sofia untuk kembali ke Korea, tapi Kim Hyena tidak tahu bahwa ada hal lainnya lagi.


(Kau tahu.. menunggu itu lebih menyakitkan,


dari pada di tunggu.)


One day later.


Kim Hyena menghampiri Bibi Lili, dan memegang kedua tangannya seraya menatap lurus kearah wajah Bibi Lili.


“Bibi terima kasih sudah mau merawatku! Aku akan selalu mengingat kebaikanmu padaku!” ucap Kim Hyena.


“Bibi juga berterima kasih, selama Bibi bekerja dirumahmu, kau selalu menganggap Bibi seperti Bibimu sendiri, bukan sebagai pembantu! Dan Bibi akan berdoa agar di Korea nanti, semuanya akan kembali seperti yang kau inginkan!” ucap Bibi Lili, Kim Hyena memeluk Bibi Lili dan pamit pergi.


***


hampir sebulan penuh Sofia tidak pulang ke rumah sama sekali, dan dia kini pergi ke Korea lagi. Selama perjalanan Kim Hyena hanya melamun memikirkan keadaan Kim Leonard, bahkan bicara dengan Sofia saja dapat dihitung.


***


Seoul – Korea.


Sesampainya di Korea bersama Kim Hyena,


mereka menuju gangnam rumah Bibi Channa, juga bekas rumah Kim Hyena. Didepan rumah Bibi Channa, Kim Hyena melihat rumahnya yang sudah jelek karena terbakar, sekilas ingatannya kembali di masa lalunya yang menyedihkan itu. Sofia yang melihat Kim Hyena berasa sedih karena melihat rumahnya, dia pun memegang pundak kanan Kim Hyena.


“Ayo.. ” Ucap Sofia yang mengajaknya masuk ke rumah Bibi Channa. Kim Hyena menurut dan masuk kesana, saat sudah di depan pintu, Bibi Channa keluar dengan sangat gembira dan menangis melihat Kim Hyena sudah kembali, dia memeluk Kim Hyena layaknya seperti putrinya sendiri. Begitu juga Kim Hyena yang menangis di pelukan Bibi Channa. Mereka berdua berbicara menggunakan Bahasa Korea sehingga Sofia tidak tahu sama sekali apa yang diucapkan oleh keduanya.


“Bagaimana kabarmu?” tanya Bibi Channa yang sudah melepas pelukannya.


“Aku baik! Bagaimana dengan Bibi?” tanya balik Kim Hyena tapi dengan wajah yang masih datar.


“Bibi baik!!” jawabnya tersenyum.


“Halo Bibi senang bertemu denganmu lagi!” jawab Sofia tersenyum dan melambaikan tangannya, lagi-lagi dia menggunakan pesan suara.


“Sekarang kau tidak perlu menggunakan terjemahan itu, kau bisa bilang padaku, aku akan menyampaikannya pada Bibi!!” ucap Kim Hyena.


“Okay!” jawab Sofia, Kim Hyena bisa berbahasa Indonesia, karena dia sudah lama tinggal di Indonesia. Saat asik melepas rindu antara Bibi Channa dan Kim Hyena, tiba-tiba seseorang dari belakang mengagetkan mereka bertiga dan membuat mereka menoleh ke arahnya.


“Yoon Shi-a.. ” Ucap Kim Hyena menatap wanita tersebut. Yoon Shi-a menghampiri Kim Hyena dan langsung memeluknya sambil menangis.


“Maafkan aku Kim Hyena, kebencianku di masa lalu membuat persahabatan kita putus..


aku minta maaf... !” ucap Yoon Shi-a di tengah-tengah isak tangisnya. Kim Hyena melepas pelukannya dan memegang kedua tangan Yoon Shi-a.


“Apa kau masih marah denganku?” tanya Kim Hyena.


“Iya.., tapi aku selalu tidak bisa! Rasa persahabatan kita lebih besar dari kebencianku, aku melakukannya karena terpaksa! Aku hanya ingin sahabatku tahu akan kesalahannya!” jelas Yoon Shi-a.


“Aku juga tidak bisa.” Ucap Kim Hyena.


“Maafkan aku.” Ucap Yoon Shi-a masih menyesal.


“Tidak. Seharusnya aku yang minta maaf,


karena aku juga sama bersalahnya denganmu, aku tidak pernah menyadari kesalahanku meski itu tidak di sengaja, dan aku tidak mau juga kalau temanku menikah dengan orang yang salah!!” jelas Kim Hyena tersenyum. Kini senyuman Kim Hyena kembali dengan sendirinya karena sahabat masa kecilnya sudah kembali bersamanya.


“Aku juga minta maaf karena membuat kekasihmu kecelakaan.” Ucap Yoon Shi-a menyesal.


“Sudahlah, lagi pula dia tidak mengenalku sekarang, karena amnesia, dan mungkin aku tidak berjodoh dengannya!” jawab Kim Hyena.


“Kata siapa kau tidak berjodoh, malah takdir menyatukan kalian berdua!!” batin Sofia. Yoon Shi-a bertambah menyesal dengan itu semua.


“Apa kita bisa bersahabat mulai awal lagi?”


tanya Yoon Shi-a, Kim Hyena tersenyum dan memeluknya menandakan bahwa dia menerima pertemanan itu.


“Sorry.. Apa kita bisa masuk ke dalam aku sudah lelah karena berkeliling dunia!!” ucap Sofia menghentikan kerinduan mereka. Mereka tersenyum dan mengajak Sofia masuk kedalam begitu juga Yoon Shi-a. Semalaman Yoon Shi-a menginap di rumah Bibi Channa dan mereka semua bercerita tentang apa yang belum diketahui satu sama lain.


***


Keesokan paginya Yoon Shi-a harus pamit pulang karena melanjutkan bisnis keluarganya.


“Maaf aku tidak bisa lama-lama karena harus bekerja. Tapi lain kali aku akan bersenang-senang lagi bersama kalian,


khususnya kamu Kim Hyena!!” ucap Yoon Shi-a tersenyum. Setelah itu dia pamit kepada Bibi Channa, Kim Hyena lalu di Sofia.


“Thank you!!” ucap Yoon Shi-a kepada Sofia.


“Memory.” Lanjutnya, Sofia mengerti dan tersenyum.


“You're welcome!” jawab Sofia, lalu Yoon Shi-a pergi meninggalkan mereka semua. Setelah Yoon Shi-a pergi, pesan masuk di ponsel sofia, sofia membukanya dan ternyata itu dari Kim Leonard.


“Baiklah Bibi aku akan mengajak Kim Hyena ke suatu tempat ya!” ucap Sofia mengedipkan matanya kepada Bibi Channa. Bibi Channa mengerti kalau itu pasti rencana Sofia.


“Kau mau mengajakku kemana?” tanya Kim Hyena.