MEMORY [INGATAN]

MEMORY [INGATAN]
KENCAN PERTAMA.


Sudah berhari-hari, akhirnya sampai juga, kevin mengantar sofia sampai di depan rumah, lalu dia langsung pulang setelah mengantarnya.


Memasuki rumah, sofia melihat rumahnya begitu sepi, tidak ada orang sama sekali, biasannya tidak sesepi ini, dari belakang ibunya menepuk pundak sofia dan membuatnya terkejut menepuk dengan tiba-tiba.


“Ibu.. ! membuatku kaget saja! dari mana? dan dimana kakak?” tanya sofia.


“Kakakmu kerja! kau sudah pulang, bagaimana dengan liburanmu, apa menyenangkan berada di cina?” tanya ibu sofia.


“Iya.. tempatnya sangat indah!!” jawab sofia tersenyum.


Sofia memilih duduk di sofa bersama ibunya sambil bercerita-cerita tentang negara cina, terpaksa sofia menceritakan dengan setengah kebohongan nya.


“Kau tahu, saat kau sedang berlibur, temanmu james datang kemari!” ucap ibunya.


“James! kenapa dia kemari?” tanya sofia takut jika james mengatakan kepada keluarganya tentang kecelakaan itu.


“Dia hanya main saja, dan ingin bertemu dengan ibu!!” jawab ibunya.


Ibu sofia tahu kalau james adalah anak yatim piatu, karena sofia sudah memberitahunya. tapi ibunya suka dengan kesopanan james dan sifatnya yang baik juga pendiam.


“Ibu, sebenarnya aku dan james sudah resmi pacaran!!” ucap sofia jujur kepada ibunya.


“Kenapa kau tidak bilang pada ibu, haish.. kau ini nakal sekali! ibu sangat bahagia, kau memilih pria yang tepat untukmu!!” balas ibunya setuju dengan hubungan mereka.


“Tapi sofia mohon pada ibu, ibu jangan bercerita kepada siapa pun termasuk kevin, jika kepada ayah dan kakak tidak apa-apa, ya.. !” pinta sofia.


Ibunya mengusap pipi sofia dengan lembut sambil tersenyum, menganggukkan kepalanya.


Karena sofia teringat dengan pertemuannya dengan putri, dia segera menemui putri.


***


“Jadi, katakan yang ingin kau katakan!” kata putri.


“Kau bilang, james yang memberitahu mu soal hubungan kami! apa james di indonesia?” tanya sofia.


“Iya, dia baru saja pulang dari cina, apa dia tidak bilang padamu? hubungan macam apa yang menutup-nutupi.” ucap putri.


“Cina!” gumam sofia.


“Itu artinya benar apa yang ku lihat, tapi kenapa kevin berbohong?” batinnya.


“Hellow... ! kau melamun! sudah jangan bahas itu! kalian sudah berkencan?” tanya putri.


“Belum sama sekali.” jawab sofia.


“Haish... tunggu apa lagi segeralah berkencan! oiya apa kevin sudah tahu soal hubungan kalian?” tanya putri.


“Belum, tolong jangan bilang kepadanya hingga waktu yang tepat!” pinta sofia.


***


Selesai pertemuannya dengan putri, sofia menuju ke hotel james dengan tergesah-gesah dia menaiki angkutan umum.


TOK. TOK. TOK. suara ketukan pertama.


TOK TOK TOK. Suara ketukan kedua masih tidak ada jawaban, saat hendak mengetuk untuk yang ketiga kalinya, james membuka pintunya dan melihat adanya sofia tengah berdiri tersenyum kepadanya. james menyuruh sofia masuk kedalam, di sana sofia hanya duduk saja.


“Kau tahu, aku bermimpi melihatmu datang ke cina, aku terlalu bahagia melihatmu, sampai-sampai tidak menyadari keadaan sekitar dan membuatku tertabrak mobil.” ucap sofia, james terdiam.


“Aku akan buatkan minuman untukmu!” james berdiri dan berjalan menuju dapur.


Dari belakang sofia memberanikan dirinya memeluk tubuh james, menyandarkan kepalanya di punggung milik kekasihnya itu dengan senyuman terukir di wajahnya.


“Aku memaafkan mu! aku tahu kau datang ke cina, tapi kau pergi meninggalkanku, tapi tidak masalah, aku tetap memaafkan mu!!” ucap sofia.


James tersenyum dan memegang tangan sofia yang masih melingkar di tubuhnya.


“Kau ingin berkencan bersamaku?” tanya james.


Sofia melepas pelukannya dan mengangguk menandakan bahwa ia setuju dengan ajakan james, sofia menunggu james bersiap. selesai bersiap mereka berangkat tapi masih tidak tahu tujuannya mau kemana.


“Enaknya kita kencan dimana?” tanya james.


“Kau sungguh-sungguh?” tanya james tersenyum setelah mendapat bisikan dari sofia.


Sedangkan sofia mengangguk tersenyum, lalu mereka berangkat menuju bioskop, meski kencan pertama nya di awali dengan menonton, tapi seru jika bersama orang yang kita cintai.


***


Sofia ingin menonton sambil makan popcorn, jadi james mengantri popcorn yang begitu banyak sekali orang di sana, saat sedang menunggu james, sofia melihat putri sendirian dia segera menghampiri temannya itu.


“Sedang apa kau disini?” tanya sofia.


“Sofia! aku di sini sedang mencuci piring!” jawab putri.


“Kau mencuci piring, sejak kapan?” tanya sofia. putri menepuk lengan sofia.


“Ha.. kau ini, ini bioskop kan, tentu saja aku akan menonton! ada-ada saja kau ini.” kata putri.


“Ya maaf, dengan siapa?” tanya sofia.


“Siapa lagi! tentu saja dengan jigs!” jawab putri.


“Jigs datang ke indonesia?” tanya sofia lagi.


Putri mengangguk, tidak lama jigs menghampiri kedua wanita itu dengan membawa popcorn dan minuman untuk putri.


“Hai!” sapa jigs.


“Hai.. !” balas kedua wanita itu.


“Kau disini bersama james?” tanya jigs.


“Iya, kami sedang kencan pertama!” jawab sofia tersipu malu.


Putri dan jigs tertawa kecil, tidak lama james juga datang dengan membawa popcorn dan minuman pesanan sofia, karena satu ruangan mereka akhirnya menonton bersama-sama. hingga sampai malam mereka berempat pergi bersama.


***


Sementara di jerman, kim hyena merasa kesepian karena tidak memiliki teman curhat, hingga dia sering menelfon sahabatnya yoon shi-a. setelah itu menunggu kepulangan kim leonard yang selalu bekerja setiap hari.


“Aku bosan di rumah, kau tidak pernah mengajakku pergi keluar.” gerutu kim hyena kepada kim leonard dengan bahasa koreanya.


“Kau ingin pergi kemana, aku akan menuruti semua yang kau inginkan!!” balas kim leonard tersenyum.


“Bagaiman dengan hubungan sofia dan james ya?” tanya kim hyena.


“Aku tidak tahu!” jawab kim leonard.


“Bagaimana kalau kita mempertemukan sofia dan james, di pernikahan yoon shi-a james akan menjadi fotografer dan sofia pasti akan diundang juga!!” ucap kim hyena tersenyum.


“Terserah kau saja!” ucap kim leonard balas tersenyum.


***


Sofia merekam vidio mereka saat pergi bersama, menjadikannya kenangan sebagai kencan pertama nya dengan memakai ponsel baru miliknya dan mengarahkannya kepada james.


“James! look over here and smile (lihatlah kesini dan tersenyum)!” pinta sofia.


James menoleh bukannya tersenyum dia malah menjadikan mulutnya seperti bebek, seketika sofia mendekatkan ponselnya ke bibi moncong james sambil tertawa. lalu mereka berhenti di sebuah toko topi dan topeng kesukaan sofia, disana sofia memilih, karena sibuk memilih di tidak sadar kalau james menghilang.


“James!!” panggil sofia yang masih merekam vidio.


Dari belakang james mengageti sofia sambil memakai topeng goblin. tapi ternyata sofia tidak terkejut dia hanya diam dengan datar melihat james.


“Krik.. krik.. krik.. krik.. ” ucap sofia datar.


Lalu james cemberut dan kembali membawakan sebuah topi berwarna putri kepada sofia, lalu memakaikan nya. sofia juga memakaikan sebuah topi hitam ke pada james sambil sama-sama mengenakan kaca mata dengan kaca berwarna biru, lalu berpose dengan ponsel sofia.


“Maaf, kalian sudah mencobanya jadi harus membelinya!!” ucap pegawai itu tersenyum lebar.


Sofia melongo dan tersenyum lebar juga, sedangkan james tidak tahu dengan ucapan penjaga toko itu.