MEMORY [INGATAN]

MEMORY [INGATAN]
PERTEMUAN YANG TAK TERDUGA.


Setelah banyak berbincang bersama Bibi Channa, mereka makan malam bersama dengan suami Bibi Channa juga yang baru saja pulang kerja. Selesai makan Sofia pamit masuk ke kamar untuk tidur dan bersiap pergi besok, karena ia sudah pesan tiket pesawat online.


Sebelum tidur Sofia mengemas semua barangnya, termasuk laptopnya yang terletak di meja buku. Dia mengambil laptop nya dan matanya tidak sengaja melihat sebuah benda kecil terselip di buku, seperti sebuah memori. Saat Sofia mengambilnya ternyata benar itu adalah memori, tapi dia tidak tahu memori siapakah ini? Untuk menghilangkan rasa penasarannya Sofia memilih untuk melihat isi memori itu, dia memasangnya di laptop miliknya, isi memori itu terdapat dua vidio, tidak banyak berfikir Sofia langsung memutar salah satunya. Betapa terkejutnya dia saat melihat bahwa vidio itu milik Kim Hyena. Di dalam vidio itu Kim Hyena sedang meminta maaf kepada Yoon Shi-a dengan setulus hati sambil menangis. Setelah melihatnya sampai habis, Sofia memutar vidio satunya, dan itu memperlihatkan seorang laki-laki yang sedang bermesraan dengan banyak wanita, Sofia tahu laki-laki yang ada di dalam vidio kim hyena. Selesai melihat semua vidio itu, Sofia memasukannya kedalam saku celana yang besok akan ia kenakan, lalu pergi tidur.


“Hem... Cinta, cinta, memang sangat rumit!” gumam Sofia, yang perlahan menutup matanya. Keesokan paginya Sofia terbangun dan bersiap-siap untuk pergi menuju Jerman.


“Bibi aku akan pergi ke Jerman hari ini, untuk menyatukan Kim Hyena dan Kim Leonard..


jangan lupa doa kan aku!!” ucap Sofia tersenyum.


“Kenapa kau ingin melakukannya?” tanya Bibi Channa masih tidak percaya.


“Karena aku percaya akan adanya cinta sejati!” jawab Sofia tersenyum lagi.


“Ajjuma modeun geos-e gamsahabnida


(terima kasih untuk semuanya Bibi)!!” ucap Sofia menggunakan bahasa Korea, dan membungkuk kan badannya untuk memberi hormat.


“Cheonman-eyo (sama-sama)!” jawab Bibi Channa tersenyum.


“Bibi tahu aku belajar semalaman untuk menghafalnya!!” ucap Sofia kembali menggunakan terjemahan. Bibi Channa tertawa dengan ucapan Sofia.


“Kalau begitu aku pamit dulu Bibi, sekali lagi terima kasih!!” ucap Sofia lalu berpelukan dan pergi menuju bandara.


“Jangan lupa sampaikan salam ku untuk paman juga!!” lanjut Sofia, yang dia maksud adalah suami Bibi Channa yang masih tertidur karena kelelahan.


***


Kurang beberapa langkah lagi menuju bandara, dari belakang seseorang membungkam mulut Sofia dan menyeretnya ke lorong sepi. Tapi itu sia-sia bagi mereka, karena Sofia adalah wanita tomboy dan tidak takut apa pun. Sofia balik memiting orang tersebut, kini Sofia mengunci tangan orang itu di belakang badannya, ternyata seorang wanita.


“Who are you?” ucap Sofia menggunakan bahasa Inggris.


Wanita itu tidak sempat mengatakan sesuatu karena dari belakang, kaki Sofia di tendang oleh seorang pria yang juga bersekutu dengan wanita itu, sofia masih bingung kenapa ada orang yang mau mencelakainya. Kini mereka saling bertatap muka, juga Mereka berbicara dalam bahasa Inggris.


“Kau pasti mengenalku setelah tahu semua ceritanya.” Ucap wanita itu terseringai. Sofia langsung cekatan oleh ucapannya dia sangat terkejut tidak percaya.


“Yoon Shi-a.. ” Ucap Sofia. Yoon Shi-a tersenyum tipis. Lalu mata Sofia melirik ke arah pria yang ada di samping Yoon Shi-a.


“Ya, aku adalah adik Lee Jae Hoo!” jawabnya.


“Jangan basa basi, aku tahu kau seorang penulis, jadi aku peringatkan jangan ikut campur dan jangan membuat cerita kalau Kim Hyena itu selalu benar, jika kau ingin selamat.” ucap Yoon Shi-a yang mengancam Sofia. Sofia tersenyum memiringkan bibirnya.


“Tidak, aku hanya tahu bahwa kalian ternyata sama-sama bersalah dan kalian hanya salah faham.” Ucap Sofia santai. Kedua orang itu masih bingung dengan perkataan Sofia, terutama Yoon Shi-a.


“Apa maksudmu?” tanya Yoon Shi-a bingung.


“Maksudku, apa kau tahu tentang Kim Hyena yang selama ini menutupi kesalahanmu dan memilih di benci oleh semua orang?” ucap Sofia datar.


“Iya, selama ini Kim Hyena menutupi kesalahan sahabatnya, dia mengakui kesalahannya.” Lanjutnya.


“Tapi dia terlalu sombong sehingga tidak mau meminta maaf atas semua yang dia rebut dariku.” Suara tinggi Yoon Shi-a. Karena tidak suka berdebat, Sofia memberikan memori Kim Hyena yang ia bawa dari rumah Bibi Channa dan menyurh Yoon Shi-a untuk melihatnya sendiri.


“Aku tahu kau bukanlah orang jahat, kau hanya ingin permintaan maaf, kau adalah orang baik!” ucap Sofia, tatapan Yoon Shi-a masih ganas. Yoon Shi-a menerima memori itu dan melihat dua vidio itu, air matanya mulai menetes, menyesal, bersalah semuanya tercampur aduk, kini yang dirasakan Yoon Shi-a, hanya kesalahan saja. Mata Sofia tertuju ke arah adik Lee Jae Hoo, yang masih berdiri di samping Yoon Shi-a, seakan masih tidak mempercayai perbuatan kakaknya selama ini.


“Dan kau .., aku tahu semua adik menyayangi kakaknya, tapi yang sebenarnya kakakmu lah yang menyiapkan kematiannya sendiri untuk apa? Untuk menghancurkan persahabatan Yoon Shi-a dan Kim Hyena. Kakakmu terobsesi dengan wanita, sehingga dia balas dendam karena Kim Hyena menolaknya mentah-mentah dan mengancam akan memberi tahu semua keburukannya kepada Yoon Shi-a.” Jelas sofia pada pria itu. Pria itu hanya diam setelah mendengar semuanya dan melihat kelakuan kakaknya yang playboy sekali lagi di vidio itu.


“Kau tahu, atas perbuatanmu yang mencelakai kekasih Kim Hyena, sudah delapan tahun mereka tidak pernah bertemu, karena ulah mu kekasih Kim Hyena mengalami amnesia yang cukup parah, kau tahu itu.” Bentak Sofia. Yoon Shi-a terkejut mendengarnya kini tangisannya semakin menjadi. Sofia pergi tanpa mengambil memori Kim Hyena, dia tidak membutuhkan banyak waktu lagi untuk ke jerman.


“kau bisa bawa memori itu dan pikirkan baik-baik, mencari pasangan itu sangat mudah tapi mencari seorang sahabat itu sangat sulit..!” jelas Sofia lalu berjalan pergi. Langkahnya berhenti setelah suara Yoon Shi-a menghentikannya.


“Where are you going (kau mau kemana)?”


tanya Yoon Shi-a.


“Aku akan pergi menyatukan kembali Kim Hyena dengan kekasihnya!” ucap Sofia.


“Why?” tanya Yoon Shi-a.


“Karena aku orang baik.” Jawab singkat dan santai Sofia, lalu berjalan pergi menuju bandara. Sedangkan Yoon Shi-a masih terdiam dengan air mata yang membasahi pipinya, dia masih tidak percaya dengan apa yang di lakukan oleh sahabatnya itu.


“Kenapa kau selalu menutupinya Kim Hyena ... kenapa?” gumam Yoon Shi-a pelan.