BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 95 # BERI AKU WAKTU


tristan melangkah ke kanza dan menariknya ke dalam pelukannya. "kau harus percaya dengan cinta ku kanza... kau tau, kamu lah yang kuinginkan dalam hidup ku; tidak ada orang lain yang bisa masuk dalam hati ku. aku akan melakukan yang terbaik untuk membuat mu bahagia dan membuat mu tersenyum sepanjang hari dalam hidup ku. aku sangat mencintaimu."


kanza mendorong pelan tristan agar terlepas dari pelukannya. kanza menatap mata sembab tristan, kanza tidak percaya apa yang di lihatnya tristan nangiss... nangis karnanya, kanza pun melihat ketulusan di dalam mata tristan.


"apa yang kamu sukai dari ku tristan???" tanyanya terus menatap tristan.


"aku menyukai semua yang ada padamu kanza..." tristan meraih kedua tangan kanza dan mengengamnya. "aku bukan tipe lelaki yang suka mengombal dan juga bukan tipe yang romantis. aku lelaki yang bodoh soal cinta, sudah lama aku mencintaimu."


kanza memejamkan matanya bersamaan air matanya menetes.


sentuhan tangan tristan mengusap air mata di pipinya. sentuhan hangat yang mengetarkan hati dan jiwanya. membuka matanya, melihat wajah tristan.


"a aku takut tristan, aku takut memulai namanya hubungan seperti itu tristan. aku takut bila harus terluka lagi." isak kanza.


"percayalah padaku kanzaa... aku tidak akan menyakiti mu... aku akan selalu setia pada mu."


kanza menghempaskan tangan tristan, dan kemudian berjalan menjauh.namun langkahnya terhenti.


"beri aku waktu tristann... aku tidak bisa menjawabnya sekarang." dan kemudian melanjutkan langkahnya keluar dari ruangan tristan.


............


tristan mengusap wajahnya dengan kasar dan duduk di kursi kerjanya sambil memijit pelipisnya.


ini kali pertamanya dia mengungkapkan cinta pada seorang wanita. biasanya wanita wanita yang menyukainya mengungkapkan perasaaannya.


mendapat kan cinta kanza tak semudah yang di bayangkannya. kanza wanita yang susah di taklukkan, berbeda dengan wanita di luar sana. karna hal itu lah tristan menyukai kanza.


"aku akan menunggu mu kanzaa..." gumam tristan.


................


di rumah dewa.


dewa yang baru saja pulang kantor, saat memasuki rumah mamanya memanggilnya. mama dewa sedang duduk di ruang tamu bersama wanita cantik.


"dewaa... kemari sayang."


mama dewa berdiri bersama dengan wanita cantik itu, dan berjalan menghampirinya.


"apa kau ingat wanita di sebelah mama nak??"


"gak..!!" jawabnya singkat. dewa tau mamanya akann menjodohkannya dengan wanita di sebelahnya.


sudah berapa wanita yang mamanya kenalkan padanya. namun dewa menolaknya mentah mentah. rupanya mamanya belum menyerah, mencarikannya pendamping.


"dia cindy, dewaa. teman kecil mu dulu, apa kau ingat..." ucap mama dewa semangat.


dewa menatap cindy dari kaki hingga kepala. "oo cindy yang gendut itu." ketusnya.


"itu dulu mass... sekarang aku udah langsing." jawab cindy.


"mmmm...!" dewa hanya mengangguk angguk. "aku lelahh.. aku permisi ke kamar." pamitnya lalu pergi begitu saja.


"lo dewaa... kok kamu pergi sihhh". teriak mamanya. namun dewa tidak perduli ia tetap melangkah menuju kamarnya.


dewa melempar jasnya saat memasukki kamarnya ke sembarang tempat. dan kemudian duduk di sisi tempat tidurnya.


"tak kan ada wanita yang dapat menganti posisi mu di hatiku kanza... aku akan terus mengejar dan mendapatkan cinta mu lagi." gumam dewa.


..........


ke esokkan harinya.


kanza menutuskan tidak masuk kerja, untuk menenangkan pikirannya. dari semalam dirinya tidak tidur. kepalanya sampai berdenyut denyut memikirkan semuanya.


ia tidak menyangka tristan mencintainya. entah pengakuan tristan membuat hatinya berbunga bunga. apa kah benih benih cinta sudah tubuh di hatinya.??


 "Aku lelah berharap tinggi-tinggi lalu dikecewakan lagi."


........