
...**JANGAN LUPA...
...TEKAN...
...LIKE AND VOTE**...
.........
DI RUMAH SAKIT.
3 hari berlalu.
kondisi bella sudah pulih dan
sudah di perbolehkan untuk
pulang. namun ia masih tetap
setia berada di rumah sakit tersebut
menunggu kabar bayinya yang masih
kritis.
"dokk..!! bagaimana keadaan
putra saya??". tanya bella
dengan tatapan kosong.
"bayi anda masih sama seperti
sebelumnya. berdoalah nyonya
agar tuhan memberikan sebuah
keajaiban untuk bayi anda".
jawab dokter dengan berat.
setelah kepergian dokter
bella duduk termenung.
tiba-tiba langkah kaki terdengar
dari telinganya membuat
kepalanya terangkat. seketika
ia berdiri saat melihat seseorang
yang di kenalinya berjalan mendekat
padanya.
"Tuan tristan". gumam bella.
........
DI RESTORAN XXXX.
"apa ini kak???". tanya kanza
saat rama memberikannya
sebuah ampold putih.
"bukalah". titah rama.
kanza dengan segera membuka
amplod tersebut dan mengeluarkan
isinya.
"tiket ke bali". gumam kanza pelan.
"untuk apa tiket ini kak??".
tanya kanza bingung.
"siap-siaplah besok kamu nabila
dan aku kita akan ke bali liburan.
bi siti juga boleh ikut untuk
membantu mu menjaga nabila
di sana". ujar rama dengan antusias.
"gak ah". kanza menyerahkan tiket
tolaknya.
"kenapa...???". tanya rama. "ayolah
za...!! kita liburann... nabila
juga pasti senang kebali".
bujuk rama.
"kak...! aku kan kerja kakkk...
mana bisa aku liburan seenaknya".
gerutu kanza.
"heyy apa kau lupa lelaki tampan
di depan mu ini adalah bosmu".
ucap rama dengan sombong.
kanza tersenyum kecil
dengan mengeleng gelengkan
kepalanya. "apa kau tau kak..
kau adalah lelaki ternarsis
di muka bumi ini". ejeknya.
"aku kan memang tampan za...".
ucap rama percaya diri.
"ayolahhh kita liburan... hanya
beberapa hari saja kok".
bujuknya lagi dengan wajah
memelas.
kanza menghela nafasnya
dan membuangnya dengan
kasar. "baiklahh....!! aku ikut".
jawabnya dengan tersenyum
memperlihatkan gigi putihnya.
.......
KEESOKKAN PAGINYA
BANDARA SOEKARNO HATTA
"paman....!!". teriak nabila
saat melihat rama berjalan
ke arahnya.
"heyyy...". rama memeluk
nabila dan mengendongnya.
"za maaf ya aku tak
menjemputmu. tadi sopir
ku datangnya telat". ujar rama
"gak apa-apa kok. aku ngerti".
sahut kanza.
"yah sudah...!! ayo nanti kita
ketinggalan pesawat". rama
menarik tangan kanza berjalan
masuk ke dalam bandara.
...BERSAMBUNG...