
...**JANGAN LUPA...
...TEKAN...
...LIKE AND VOTE**...
...........
"pergilah bella....!! jangan
menemuiku lagi". seru tuan
adrian.
"ke kenapa mas???". tanya bella
terbata-bata.
"akhiri saja semuanya...!!!".
jawab tuan adrian dengan
cepat.
"apa mass...??". pekik bella.
"kau memutuskanku??". tanya
bella tak percaya.
"aku akan kembali kenegaraku
bertemu anak dan cucuku. dan
mungkin aku akan menetap
di sana". ujar tuan adrian datar.
"aku akan ikut kemana kamu
pergi mass...!! aku mohon
jangan meninggalkanku, aku
sedang mengandung anakmu".
sahut bella dengan berderai air
mata membasahi pipinya.
"maaf aku tak bisa mengajakmu...
aku tak pernah mencintaimu
bagiku kau hanya wanita untuk
memuasiku saja. aku tak pernah
berpikir untuk menikah denganmu".
ujar tuan adrian dengan santai.
"apaa mass...!!". pekik bella.
"5 tahun kita berhubungan mas
sama sekali tak mencintaiku".
sambungnya tak percaya.
"wanita yang aku cintai hanyalah
istri pertamaku ibu dari putri ku kanza.
hal terbodoh yang kulakukan dalam
hidupku meninggalkan mereka hanya
karna sebuH jabatan dan harta".
Sahut tuan adrian wajHnya berubah
pias.
"jadi selama inii... mas hanya
mempermainkan hatiku".teriak
bella.
"sudahlahh...!! sebaiknya kau pulang.
ini terakhir kali kita bertemu.
aku akan mengirimkanmu
maafku". ujar tuan adrian.
bella mengeleng gelengkan
kepalanya dengan air mata
mengalir deras dipipinya.
"aku gak mau mas,, aku gak
mau.. aku ingin bersama mu
mas". bujuk bella memohon.
"pulanglah bella... percuma
kau menangis. keputusanku
sudah bulat". seru tuan adrian
dengan nada tinggi.
"aku tak mau.... aku ingin
bersama mu". teriak bella
menolak untuk meninggalkan
tempat itu.
tuan adrian yang sudah sangat
marah memanggil satpam
rumahnnya. dan menyuruhnya
menyeret bella pergi.
"lepaskan". teriak bella berontak
saat ke dua tangannya di tarik dua
satpam dengan kasar.
"kau tak bisa perlakukanku
seperti ini masss".teriak
bella saat tuan adrian
masuk kedalam rumahnya.
......
DIAPARTEMENT BELLA.
" aghhhtttt". teriaknya dengan
kencang.
sambil melempar dan merusak
barang barang dalam apartemennya
untuk melampiaskan kekesalannya.
awalnya aku hanya ingin menghancurkan
kak sintya mengambil semua
kebahagiaannya. namun selama
5 tahun bersama mas adrian aku
benar benar mencintainya. gumam
bella saat memandangi wajahnya
di cermin.
ia pun mengusap air matanya
tak ada satupun orang yang
merebutmu dariku. walau
itu anakmu sekalipun. aku
akan menghancurnya.
...bersambung...