
Di umur 21 kanza memutuskan menikah dengan kekasihnya yang bernama Dewa yang berusia 27 tahun. yang sudah di pacarinya selama 2 tahun terakhir.
awal pernikahan mereka begitu indah seperti pasangan pengantin baru pada umumnya yang selalu mesra terlebih lagi urusan ranjang. hampir setiap hari mereka bermadu kasih.
"sekali lagi yahhh..." ujar dewa.
"udah yah mas. aku capek nih... kita sudah melakukan nya tiga kali loh mas". ucap kanza merajuk manja di dada dewa suaminya.
"ya sudah.... ayo tidur". dewa mengalah.
"ya mas". kanza teersenyum.
dewa pun mematikan lampu dan kembali memeluk tubuh istrinya.
"aku mencintaimu sayang". ucap dewa yang langsung mengecup kening kanza.
"aku juga sangat mencintaimu mas". balas kanza.
ke esokkan harinya
di ruang makan kanza dan dewa pun sarapan berdua.
"mas...!!! siang nanti aku ada pemotretan yah mungkin pulangnya malam".
kanza berprofesi sebagai model sejak ia masih di bangku sma. ia sangat menyukai profesinya itu. saat ini kanza sudah menjadi model terkenal. karirnya semakin meroket. sudah banyak iklan ia bintangi dan beberapa fashion show di ikutinya hingga ke prancis.
"sayang...!!" panggil dewa dengan wajah serius.
"ya mas". jawab kanza sambil memakan sandwich nya.
"apa sebaiknya kamu berhenti bekerja saja". pinta dewa. seketika wajah kanza berubah pias. "kamu sudah menjadi istriku... aku bisa memenuhi semua kebutuhan mu.. kamu tak usah bekerja lagi, biar aku saja yang bekerja". bujuk dewa.
"mass...!! mas kan tau karir ku saat ini. aku bisa sampai saat ini gak mudah lo mas... aku bekerja keras bisa seperti sekarang, aku gak mungkin mas berhenti dari pekerjaan ku ini". jawab kanza dengan hati-hati tak.
dewa menghela nafasnya dengan kasar.
"ya sudah... kalau itu keputusanmu aku takkan memaksa mu".
"thanks yah mas mau ngertiin aku.. aku mencintaimu mass".
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
3 bulan pernikahan.
kanza berkali-kali bolak balik kamar mandi. ia muntah muntah sejak pagi tadi membuat dewa suaminya tak berangkat bekerja. untuk menjaga istrinya yang sedang tak sehat.
hoekkk hoekk hoeeekkk.
dewa memijit leher istrinya yang sedang muntah di wastafel.
"kita ke rumah sakit yah...??? aku takut kamu kenapa-kenapa". ajak dewa kawatir.
ia kemudian mencuci mulutnya dan bergegas keluar dari kamar mandi. tubuh nya yang lemah membuatnya di bantu oleh dewa untuk berjalan.
"kamu udah berkali-kali muntah sayang,, wajah mu saja sudah sangat pucat. kita harus kerumah sakit". pinta dewa sedikit memaksa.
kanza pun dengan terpaksa menerima untuk di bawa kerumah sakit. ia tak mau membuat suaminya semakin mengkhawatirkannya.
sesampainya di rumah sakit kanza pun langsung di bawa ke ugd saat di perjalanan kanza pingsan di dalam mobil karna kondisi nya yang sangat lemah membuat dewa panik karnanya.
dewa berkali kali memutari dpan pintu ugd menunggu dokter keluar, ia sangat mengkhawatirkan kondisi istrinya.
tuhan,, lindungi istriku. aku mohon jangan sampai terjadi hal buruk dengannya. gumam dewa.
bu rima dan papa tommy orang tua dewa menghampiri putranya yang sedang gelisah. sebelumnya dewa mengabari orang tuanya bahwa kanza berada di ugd dan tak sadarkan diri. pada saat itu orang tuanya berada ditaman rumah mereka tanpa pikir panjang mereka langsung kerumah sakit.
"bagaimana keadaan kanza??" tanya bu rima yang sangat kawatir.
bu rima sangat menyukai kanza menantunya. saat kanza dan dewa masih pacaran. ia selalu menuntut dewa menikahii kanza. kanza wanita yang rajin dan sangat baik membuatnya mudah luluh dan mudah menerima kanza. begitu pun papa tommy.
"aku tak tau bu... tadi kanza berkali-kali muntah dan saat di perjalanan ia tak sadarkan diri bu". dewa memeluk tubuh ibunya. untuk pertama kalinya bu rima melihat anak laki-lakinya ini menangis. bu rima memeluknya dan menenangkan anakknya dengan mengelus pundaknya. "bu aku takut kanza kenapa- kenapa bu.. aku sangat mencintainya, aku bisa mati bila hal buruk terjadi padanya". terisak dewa.
"kamu jangan berpikir hal buruk,, ibu yakin istrimu baik-baik saja".
"istrimu pasti akan baik-baik saja". timpal papa tommy yang ikut menenangkan dewa.
ceklek
dokter pun keluar dan dewa yang melihatnya segera menghampirinya di susul orang tuanya.
"bagaimana keadaan istri saya dok....??? tanya dewa.
orang tua dewa hanya terdiam dan menunggu jawaban dokter.
dokter tersenyum tipis.
"selamat pak dewa istri anda hamil". ucap dokter.
perkataan dokter yang suasana tegang berubah bahagia. mendengar kabar istri dan menantunya hamil.
"hamil". pekik dewa. ia melompat kegirangan wajah tadi sedih berubah bahagia. "istri ku hamil pa bu. aku akan jadi ayah". ucap dewa yang langsung memeluk ke dua orang tuanya.
"sebentar lagi kita bakalan punya cucu pa". bu rima tak kalah bahagia.
"ia bu....".
"tapi kandungan bu kanza sangat lemah". ucap dokter dewa kembali sedih mendengarnya." bu kanza kekurangan banyak cairan hingga membuatnya dehidrasi akibat terlalu sering muntah,, hingga membuatnya hari opname untuk beberapa hari ini".
"ia dok.. lakukan yang terbaik untuk istriku".
...bersambung...