
setelah kepergian kanza, dokter menyatakan kondisi rama sudah stabil. dokter yang sempat putus asa dengan kondisi rama yang tak ada kemajuan. bahkan telah memprediksi bahwa rama sulit untuk bertahan.
namun keajaiban terjadi di hari itu. kondisi rama stabil dan telah melewati masa kritisnya. tak berselang lama rama membuka matanya. alangkah bahagianya tuan zeno saat anak satu satu nya sadar.
"kanza". lirihnya.
rama selalu menyebut nama kanza. membuat amarah tuan zena naik ke ubun ubun. namun ia menahannya, karna melihat kondisi rama yang baru saja sadar.
"kenapa kamu selalu menyebut wanita itu...". gumamnya.
"aku mencintai nya yahh". ucap rama dengan suara lemah.
karna wanita sialan itu... kamu selalu menolak carla, yang betul betul sangat mencintaimu. bukalah hati mu rama... wanita itu sama sekali tak mencintaimu. seperti nya aku harus bertindak.. sudah cukup kamu menunggu wanita itu rama.
gumam tuan zeno dalam hati.
BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
"ayahh...!! aku sudah sehat, aku mau pulang... aku sangat merindukan kanza yah". pinta rama.
"cukup rama...!". bentak tuan zeno. "apa yang kamu sukai wanita itu... sebaiknya kamu lupakan wanita itu...". ucapnya tegas.
tok
tok
tok
tiba tiba seseorang membuka pintu dan memperlihatkan wajahnya.
"kak rama....!!". teriak suara gadiss begitu nyaring. gadis itu pun berlari masuk. "kakk rama baik baik saja kan... maaf yah carla baru datang, mana yang luka kak, aku kaget banget loh dengar kakak di lukai orangg... sebenarnya carla cepet cepet jenguk kakak.. tapi ada ujian makanya carla baru datang... hampir saja carla ke indonesia.. tapi untung saja aku telpon pamann dulu kalau aku mau pulang. dan paman mengatakan kakak ada di singapura.. apa kakak tau bagaimana gelisah nya aku di inggriss... aku terus memikirkan kakak di sana... aku bahkan gak fokuss ujiannya. bagaimana keadaan kakak sekarang kakak baik baik sajakan". celoteh carla tanpa henti.
"carlaa". lirih rama.
"ia ini carla... masa kakak udah lupa carla sihh..". ucapnya cepat.
"ngapain kamu kesini??". tanya rama dingin.. "cerewet kamu gak ilang ilang yah". cibir rama.
"yaa jengukkin kakak lah...". jawabnya cepat dengan suara ceprengnya. "kakakk kok gak jawab pertanyaan carla sihh..". rengeknya.
"pertanyaan yang mana... aku tuh bingung jawab pertanyaan mu yang mana". gerutu rama kesal.
"rama.... bisa kah kamu berbicara lembut ke carla". tegur tuan zeno.
"ehh pamann...". pekik carla yang baru menyadari adanya tuan zeno di sana. "apa kabar paman". carla meraih tangannya dan menciumnya.
"baik nakk". jawab tuan zeno dengan senyum.
DI PERUSAHAAN TRISTAN
"kanza...!! udah waktu makan siang nih". ucap tristan yang baru saja keluar dari ruangannya dan langsung menghampiri kanza yang masih sibuk dengan komputer.
"ahh udah jam makan siang yah". pekiknya baru menyadarinya.
"iaa..!! ayo kita barengan ajaa..". ajak tristan..
kanza mengangguk pelan dan segera merapikan pekerjaaannya dan kemudian mengambil tas dan pergi bersama tristan makan siang.
restoran depan kantor.
kanza dan tristan tengah makan bersama.
"bagaimana, apa kamu suka perkerjaanmu". tanya tristan di sela sela makannya.
"ia tristan . awalnya aku bingung sihh... secara aku kan gak pernah yah kerja kantoran. tapi lama kelamaan ternyata gak sesulit yang aku pikirkan sebelumnya.. semua aku bisa mengerjakannya". ucap kanza tersenyum.
"bagusslah.. kalau ada masalah kamu bisa mengatakannya kepada ku langsung". ucap tristan.
"ohh yah tristann... apa kamu sudah mendengar kabar dari kak rama...". raut wajah kanza berubah sedih.
"nanti aku akan menyuruh orang orang di sana untuk melihat keadaan rama di sana.. kamu tenang saja rama akan baik baik saja".
"aku harap demi kian".
...**bersambung...
VISUAL CLARA ANISA
gadis berusia 21 tahun. anak dari sahabat tuan zeno**