BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 71 # OPERASI


"mamaaa...!! kakk dewaa...". teriak jihan yang baru saja keluar dari kamarnya.


"ada apa jihan". mama dewa menghampiri jihan.


"maa...! coba lihatt... kak kanzaa di tikam seseorang". jihan memperlihatkan hp di depan mata mamanya. namun saat mamanya akan mengambilnya dewa datang dan menyambar hp di tangan adiknya itu.


alangkah terkejut dewa saat melihat di layar hp adiknya berita tentang mantan istrinya telah tersebar di dunia maya.


MODEL CANTIK KANZA SAFIRA DAN KEKASIHNYA DI TEMUKAN TERGELETAK DI PARKIRAN XXCC DENGAN BERLUMURAN DARAH AKIBAT DI TIKAM SESEORANG.


"kanzaa". lirihnya.


mama kanza mengambil hp di tangan dewa.


"mantan istrimu kenaa karmaa dewa". cibir mama dewa tersenyum sinis.


"ma...!! mama kok gitu sih ngomongnya". tegur jihan agak kesal.


"emang dia nya kenaa karmaa... sok sok an nolak dewa... gak mau rujuk ama dewa. cihhh.. tau rasa kan diaaa... kenaa karmaa". cibir lagi.


"maa..!!". teriak dewa kesal.


"ada apa dewa. emang benarkan yang mama katakan". mama dewa membela diri.


"maa...!! mama jahat banget sihh.. kalau aku jadi kak kanza aku juga gak bakalan mau rujuk sama lelaki yang tukang selingkuh seperti kak dewa". ucap jihan.


plakk


tamparan keras di pipi jihan.


"mama menamparku". jihan memegang pipi bekas tamparan mamanya.


"berani sekali kamu ngatai mama hanya untuk membela wanita itu". geram mama dewa.


"cukuppp...". teriak dewa dengan lantang.


dewa pun berlalu pergi meninggalkan mama dan adiknya. ia pun masuk ke dalam kamarnya mengambil jaket dan kunci mobilnya.


"kamu mau kemana??". mama dewa menghadang dewa saat akan keluar dari kamarnya.


"ke rumah sakit". jawab dewa mencoba menerobos mamanya yang berdiri di depan pintu.


"mama gak ngijinin kamu...". ucap mama dewa.


"aku gak peduli mama ngijinin atau tidak... aku akan tetap ke rumah sakit". ucap dewa dengan tegas.


ia kembali menerbos tubuh mamanya yang ada di depannya dengan sedikit paksaan dan akhirinya berhasil keluar dari kamarnya. tapi mamanya tak tinggal diam. mamanya terus mengikuti langkah dewa.


"dewaa..!! kenpaa kamu jadi pembangkang gini sihh.". ucapan mama dewa tak di respon oleh dewa. dewa tetap berjalan hingga dirinya masuk ke dalam mobil ia tak memperdulikan ocehan mamanya.


.........


RUMAH SAKIT


oprasi rama dan kanza berjalan dengan lancar. setelah oprasi rama dan kanza di pindahkan di ruang perawatan. walau oprasi mereka berjalan lancar. namun kondisinya masih kritis terutama kondisi rama yang mendapatkan 2 luka tusukan di perutnya.


"pasien bernama rama kondisi nyaa semakin memburuk tuan... jantung nya sangat lemah. sulit baginya untuk melewati hari ini". ucap dokter paru baya dengan nada frustasi.


tristan menghela nafasnya dan berdiri meninggalkan ruangan dokter. ia melangkah menuju kamar kanza dan rama yang berdekatan.


langkahnya terhenti saat dirinya melihat dewa berada di depan kamar kanza. rahang tristan mengeras, tangan nya tergepal kuat. ia melangkah kembali dengan cepat.


bugg


bogem mentah melayang ke wajah dewa.


...bersambung...