BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 20 # BELLA IRIH HATI


kanza berjalan pincang menuju kamar tamu. ia meringis kesakitan di wajah dan lututnya. air matanya mengalir deras di pipinya.


"bibi". lirih kanza.


bi siti berdiri di depan kanza. ia sejak tadi bersembunyi melihat pertengkaran majikannya, ia merasa iba dengan kanza. saat dewa pergi ia pun berani keluar dann menghampiri kanza.


"nyonya...!! biar bibi obatin lukanya". tawar bi siti ia pun bersedih melihat keadaan kanza.


"aku gak apaa bi, bibi masuk ke kamar saja dan istrahat". ucap kanza memaksa tersenyum, ia merasa malu seseorang melihat keadaannya sekarang.


"maaf nyonya,, saya tidak bisa beristirahat bila keadaan nyonya seperti ini. ayo nyonya biar bibi obatin". ajak bibi menuntun kanza berjalan dan membawanya duduk di sofa. bi siti pun mengambil kotak obat dan langsung mengobati luka luka kanza.


"makasih yah bi". ucap kanza.


"ia nyonya".


🍁🍁🍁🍁


ke esokkan harinya.


kanza yang sudah bangun sejak subuh terus memandangi wajahnya di cermin. ia sejak tadi merias wajahnya untuk menutupi wajah lebamnya dan bibirnya yang luka. ia takut rama mengetahui lukanya.


"gimana ini,, memarnya gak bisa di tutupi". gerutu kanza.


..."apa aku izin saja hari ini, kalau yang lain liat bakal curiga". sambungnya...


kanza pun mengambil ponselnya menghubungi rama. tak butuh lama rama mengangkat telpon darinya.


"**hallo,, ada apa za???


.


"maaf kak rama... apa hari ini aku bisa isin kerja, aku lagi sedang tidak enak badan".


.


"mmm...!! kamu sakit za. ya udah gak apa-apa kok za,, kamu istrahat aja yang banyak biar cepat sembuh jangan lupa minum obat".


"makasih ya kak".


"ya za...!! udah dulu ya za ini aku mau kekantor".


"ia kakk".


(panggilan berakhir**)


"maaf yah kak aku boong". lirih kanza.


🍁🍁🍁🍁🍁


di kantor dewa,


"apaa...!! sayang kamu gak bercandakan memberhentikan aku jadi sekretarismu??". seruh bella.


"aku tak bercanda bella... coba lihat perutmu, gak lama lagi akan membesar. orang-orang akan mencurigai mu dan mengetahui mu hamil". celetuk dewa.


🍁🍁🍁🍁


DI CAFE


dewa dan bella sedang duduk menunggy client penting yang akan bekerja sama. tak butuh lama orang yang di tunggunya datang dan menghampirinya bersama asisten pribadinya


"tuan tristan??". sapa dewa.


"tuan dewa??" jawab sapanya.


tristan pun duduk berhadapan dengan dewa. sedang bella duduk di tengah tengah mereka. tristan berasal dari meksiko namun ia sudah menetap lama di indonesia. tristan memiliki wajah tampan dan memiliki postur tubuh bak atletis dengan tinggi badan 180.


dewa pun mempresetasikan prodak baru perusahaannya dengan baik. sedang bella sesekali melirik ke arah tristan dengann tatapan mengoda. tristan pun menyadari dan merasa risih.


wahhh...!!! tampan sekali laki-laki itu. ucap bella dalam hati.


2 jam kemudian.


meeting mereka selesai namun tuan tristan ingin melakukan obserfasi ke pabrik perusaahann milik dewa sebelum menerima dan menandatangani kontrak dngan perusahaan dewa. dewa pun mengiyakan.


kini mereka melanjutkan makan siang di kafe tersebut.


"saya mendengar anda suami dari kanza mantan model cantik itu?". tanya tuan tristan.


bella yang mendengar mengernyirkan keningnya. ia merasa tak suka mendengar nama kanza.


apa sih kelebihan wanita itu. semua orang memujinya. cihhh, batin bella.


"ia tuan tristan kanza safira istri saya". jawab dewa canggung.


"wah...!! anda laki-laki yang sangat beruntung di muka bumi ini??" puji tristan. "jaga istrimu dengan baik karna diluar sana ada banyak pria yang mengantri untuk mendapatkannya". imbuhnya. dewa pun mendengar hanya tersenyum kecut.


...**Bersambung...


Visual tristan alexander bastian


tokoh baru**.




❤❤❤❤


HEY PARA READERS YANG CANTIK-CANTIK DAN YANG TAMPAN.


TERIMA KASIH TELAH SETIA MEMBACA NOVELKU INI.


JANGAN LUPA YAH TEKAN LIKE, VOTENYA JUGA.


SEKIAN DAN TERIMA KASIH


lupyuuu kalian