BERHENTI MENCINTAI

BERHENTI MENCINTAI
EPISODE 98 # AKHIRNYA


"Aku tidak akan pernah bisa mengatakan seberapa banyak aku menyukaimu dan betapa istimewanya dirimu untukku. Akan tetapi, aku bisa mengatakan bahwa duniaku selalu berwarna saat bersama denganmu."


tristan terus menatap mata lentik wanita yang di cintainya itu. ia tidak menyangka moment ini akan terjadi dalam hatinya.


"ka kanza aku bukan laki laki romantis, aku takk tau mengungkap kan perasaan gimana. aku laki laki yang kakku akan cinta. a aku i ingin kau menikah dengan ku kanza... aku tidak ingin berlama lama lagi kanza, aku ingin segera menjadikan mu istriku." ucap trisan dengan tulus.


"tristann, sejujurnya aku masih trauma yang namanya pernikahaan. bisa kah kau berjanji akan selalu setia padaku dan takkan mengkhinati ku."


"aaku berjanji kanza, aku berjanji padamu.. aku takkan pernah mengkhianati mu, aku akan selalu membuat mu tersenyum dan bahagia bersama ku."


"sejak kapan kau mencintaiku tristan??" tanya kanza menatap serius tristan.


"sejak pertama kali aku bertemu dengan mu... sejaak hari itu hati ku sudah menjadi milikmu. apa kau ingat saat kamu berada di prancis, mengikuti acara fashion di sana. aku juga berada di tempat itu, di antara model model yang lain hanya kamu lah kanza yang dapat mengetarkan hatiku. karna mu juga kanza aku membagun perusahaan ku di negara ini, agar bisa dekat dengan mu. tapi sayang saat itu kau sudah menikah dengannya dan aku kembali lagi ke maksiko dengan perasaan kecewa tiga tahun aku kembali karna perusahaan di sini bermasalah. aku mendengar masalah rumah tangga mu dan akhirnya kau bercerai, aku memutuskan kembali menetap di negara ini. dan akhirnya perjuangan ku tidak sia sia aku berhasil dekat dengan mu kanzaa.. aku akhirnya bisa mengutarakan cintaku pada mu." jelas tristan panjang lebar. ia menghela nafasnya dulu sebelum melanjutkan perkataannya.


"apa kau mau menikah dengan ku kanza.." tanya tristan penuh harap.


kanza tersenyum kecil dan kemudian mengangguk pelan. "ia aku mau." jawabnya.


"benarkah kanzaa. kau menerima ku." tanyanya lagi tidak percaya yang di dengarnya barusan.


"ia aku mau tristan, aku mau menikah dengan mu."


mendengar nya seolah olah jantung nya berhenti berdetak saat itu juga. berasa mimpi kanza menerimanya. beberapa saat kemudian tristan melompat kegirangan.


"akhirnyaaa... akhirnyaaa aku mendapatkan mu kanza, akhirnya aku bisa memilki mu." teriak tristan sangat senang. dan kemudian memeluk kanza lagi, mencium keningnya berkali kali.


................


2 MINGGU KEMUDIAN


dua minggu berlalu. dan ini adalah hari yang paling menebarkan bagi tristan dan kanza, mungkin tristan lah yang akan mengalami pendebaran jantung lebih cepat, karna ia lah yanng akan mengucapkan janji suci pernikahan.


akad nikah akan di laksanakan pada magrib nya. sedangkan resepsi akan di selengarakan besok malamnya.


kanza sudah sangaat cantik dengan balutan kebaya berwarna putih, make up natural sesuai permintaannya pada perias pengantinnya. sudah melekat di wajah cantiknya. rambut panjang di gulung dan di tata dengan sedikit hiasan di kepala. setelah di hias, kanza terdiam mematung di depan cermin di dalam kamarnya.


"wahh...!! cucu menantu ku kamu sangatlah cantik." puji oma tiba tiba. kanza tidak menyadari oma sudah berdiri di sampingnya bersama nabila dan juga bi siti.


"astaga omaa..!!" pekik kanza memegang dadanya.


nabila berada di sana memeluk erat maminya.. "mami bila sangat cantik." puji juga nabila sangat senang.


"makasig sayang... makasih oma." ucap kanza canggung.


beberapa saat kemudian kanza keluar dari kamarnya menuju tempat akad nikah di lantai satu di iringi nabila dan bi siti. tuan adrian lah menjadi wali nikahnya. beberapa hari yang lalu, kanza mendatangi ayahnya memintanya untuk menikahkannya dengan tristan. walau masih sakit hati dengan perbuatan ayahnya di masalalu. ia mencoba memaafkannya, bagaimana pun juga tuan aadrian adalah ayahnya.


akad nikah akan segera di mulai. kanza merasa gugup, padahal ini adalah pernikahan ke dua kalinya.


"aku tidak percaya, kalau hari ini aku akan menikah lagii dengan tristan."


semua mata melihat ke arah kanza yang menuruni tangga. kanza semakin gugup apa lagi semakin dekat dengan calon suaminya.


kanza berusaha menetralkan jantungnya, lalu duduk sebelah tristan. kanza mengembangkan senyumnya di sela sela ke gugupan yang di rasakannya.


tamu yang hadir tidak lah banyak, hanya lah tetangga dan teman dekat saja yang menyaksikan akad nikah.


sementra tristan melihat kedatangan kanza. ia begitu pangling melihat kanza yang cantik dan anggun. tristan terus melirik kanza yang sudah duduk di sampingnya.


akad nikah akan segera di laksanakan tuan adrian yang akan menikahkan mereka. dia memegang tangan tristan. lalu ijab kabul di mulai.


"Tristan Glen Mokodaser bin mokodaser , aku nikah kan dan kawinkan engkau, dengan putri ku kanza safira binti adriansyah putra. dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan satu set berlian dan juga emas di bayar tunai."


tristan menarik nafasnnya dulu


"saya terima nikahnya dan kawinnya kanza safira binti adriansyah putra. dengan mas kawin seperangkat alat shalat dan satu set berlian dan juga emas di bayar tunai.".


"bagaimana saksi? sah??"


"sahh sahh sahh."


tristan mengucapkan akad nikah hanya dalam satu tarikann nafas. sekarang tristan dan kanza sudah resmi menjadi sepasang suami istri


.....................


*


*


*


*


*


...MAMPIR KE NOVEL TEMAN KU...