
"iya aku mengingatnya."jawab diandra sinis.
"bukankah kamu mantannya suamiku." tambah diandra kesal.
"iya benar,aku mantannya raffa.bisakah kita bicara sebentar."ucap ruka dengan senyum tipisnya.
"maaf nona,apa kamu menemui ku hanya ingin menghinaku,jika kau ingin menghinaku maka aku tidak ada waktu untuk meladenimu. permisi aku harus pergi." jawab diandra ketus lalu melangkah pergi meninggalkan ruka.namun ruka menghentikannya.
"nona,aku ingin bicara penting,ini masalah kesehatan suamimu."ucap ruka sedikit mengeraskan suaranya.
diandra berhenti melangkah mendengar ucapan ruka.diandra menoleh lalu berjalan mendekati ruka.
"apa maksudmu."tanya diandra kesel.ia masih kesel dengan hujatan ruka kemaren.
"maaf nona,aku datang kesini bukan untuk itu.maafkan aku jika kemaren aku telah menghina dan membuat hatimu terluka.semua itu aku lakukan karena aku cemburu padamu.sekali lagi aku minta maaf,nona ."ucap ruka tulus.ia tulus meminta maaf pada diandra.ia merasa bersalah telah membuat hati diandra terluka.
"lalu apa maumu."balas diandra singkat.
"mari kita duduk dulu,aku ingin bicara penting."jawab ruka lalu mengajak diandra duduk di kursi pojok yg ada di toko kue itu.
diandra patuh dan ikut duduk di depan ruka .
sebenarnya hatinya masih merasa kesal dengan sikap ruka kemaren.
kini mereka sudah duduk berhadapan.
"nona,maaf jika aku sudah lancang ikut campur urusan rumah tanggamu,tapi aku harus mengatakan kebenarannya.awalnya aku membencimu karena aku cemburu padamu.tapi kini aku sadar,tidak ada gunanya aku cemburu padamu.toh raffa telah memilihmu. dulu aku telah mencampakan raffa karena suatu alasan."ucap ruka lalu menarik nafasnya panjang dan mengeluarkan pelan.
diandra hanya diam mendengarkan ucapan ruka.meskipun ia tidak suka dengan sikap ruka,namun kini dirinya mulai memaafkan ruka.
"nona,apa raffa tidak pernah cerita soal penyakit yg dia derita selama ini."tanya ruka lirih dan pelan.
deg...
"apa maksudmu."jawab diandra kaget.
"nona,aku percaya padamu,kamu adalah orang yg baik.nona,,tolong jaga suamimu.mungkin,kini hidupnya sudah tidak lama lagi."
"jaga bicaramu atau aku akan merobek mulutmu."jawab diandra emosi.
"nona,tahan emosimu.aku bicara jujur,aku meninggalkan raffa karena orang tuaku mengetahui jika raffa mengidap penyakit itu.dia,,,,dia mengidap penyakit kangker otak stadium akhir."ucap ruka jujur dan lirih.
ruka tau,jika ini akan menyakitkan buat diandra,tapi dia berharap jika diandra mampu membuat raffa semangat lagi dalam melawan penyakitnya.
deg..
jantung diandra seperti dihantam benda keras.matanya berkaca dan mengeluarkan butiran bening.pikirannya melayang berhampuran.wajahnya merah padam mendengar pernyataan ruka.
"apa maksudmu.apa yg kau katakan itu benar,apa kau tidak berbohong."tanya diandra tak percaya.
ia menangis dan tak percaya jika suami yg terlihat sehat ternyata mengidap penyakit mematikan.
"nona,aku serius mengatakannya.aku ingin kamu merawatnya dan menjaganya.aku percaya padamu.kamu adalah gadis yg baik,tolong beri dia semangat lagi."jawab ruka tulus.
"nona,tolong rahasiakan ini dari raffa,dia tidak akan mengampuniku, jika dia tau kalau aku yg memberitahumua soal ini"tambahnya.
diandra mengangguk.
ruka berdiri lalu duduk di samping diandra.ia memeluk diandra erat dan mengelus punggungnya.
air mata ruka tak mampu ia bendung.
"jaga dia nona."ucap ruka serak
lalu melepaskan pelukannya dan pergi meninggalkan diandra.
diandra duduk diam tanpa kata,ia menangis tak mampu menahan kesedihannya.ia masih tak percaya jika suaminya akan mengalami hal seserius ini.ini sungguh menyakitkan dan membuat hati diandra terluka.lagi lagi tuhan memberikan cobaan untuk dirinya.namun yg ia alami kini lebih berat dan menyakitkan dari sebelumnya
diandra keluar dari toko dan masuk mobil.
pandangannya kabur dan pikirannya ikut melayang.wajahnya terlihat sembab dan suram.
"pak jalan."ucap diandra lirih.
pak han melajukan mobilnya pelan setelah mendapat perintah dari diandra.
pak han melirik diandra dari spion depan.ia tahu jika nona mudanya sedang ada masalah.ia hanya diam dan tak berani bertanya mengenai kesedihan diandra.
____
rosi dan kafka telah selesei makan siang.
"kak,apa nanti malam kakak ada acara."tanya rosi mencairkan suasana.
"iya,ada apa."jawab kafka.kafka hanya melirik rosi sebentar lalu menyesap minuman dingin yg ada di hadapannya.
"aku punya dua tiket untuk nonton,apa kakak mau nonton denganku."tanya rosi ragu.
"maaf,tapi aku sibuk,lain kali aja ya."jawab kafka .
"iya tidak apa apa."balas rosi kecewa.
rosi mengangguk dan menunduk menahan malu.baru kali ini ia jadi cewek bucin.
"ternyata cinta itu menyakitkan,ini sungguh memalukan ,dia menolak ajakanku." ucap rosi dalm hati.
kafka menatap rosi yg masih menundukan kepalanya.kafka tak tega melihat rosi kecewa dan patah hati.demi diandra ia rela melakukan apapun.
"baiklah,nanti malam aku akan menjemputmu."ucap kafka terpaksa patuh.ini semua ia lakukan karena rosi adalah sahabat diandra.
rosi mengangkat kepalanya dan menatap wajah kafka.rosi tersenyum dan berterik yes dalam hati.
"terima kasih kak."jawab rosi girang.ia tak menyangka jika kafka akan menerima ajakannya.
kakfka kembali kekantor sedangkan rosi kembali pulang.rosi tak sabar menunggu nanti malam.
kini rosi sudah sampai rumah dan masuk kekamarnya.
ia membuka lemari dan memilih beberapa drees yg ia miliki.
ia mencobanya satu persatu,namun ia merasa tak ada yg cocok dengannya.ia ingin membuat kesan pertama itu terlihat sempurna.
ia sudah mencoba sekitar dua puluh dres,namun ia tetap tak menemukan yg cocok untuknya.
hinga dres yg ke dua puluh satu,kini ia baru menemukan yg pantas dan cocok untuk karakternya.
_____
diandra sampai rumah langsung kekamar untuk membersihkan tubuhnya.
kini ia sudah berpakain santai dengan memakai celana pendek di atas lututnya dan memakai kaos putih polos agak tipis.
diandra mondar mandir tak jelas seperti setrikaan.ia tak tau apa yg harus ia lakukan jika suaminya pulang.ia ingin bertanya yg sejujurnya atau ia akan berusaha menyembunyikannya.
diandra mendengar langkah seseorang mendekati kamarnya.diandra duduk manis berpura pura main game dari ponselnya.
ia harus bersiap berakting seolah tak ada apa apa di hadapan suaminya.
kreeekkk,,,,
suara pintu kamar terbuka dan benar ternyata raffa sudah pulang.ia melihat istrinya yg sibuk main hpnya.
raffa masuk dan mendekati istrinya.
"sayang,kau sibuk apa? sampai tidak tahu jika aku pulang."tanya kafka mengusap rambut diandra pelan.
"ehmm maaf kak,aku sedang asyik main game,jadi aku tidak tahu jika kamu sudah pulang."jawab diandra. ia berbohong, sebenarnya ia tahu jika suaminya sudah pulang.
diandra berdiri lalu mengambil tas suaminya dan meletakkan di meja.ia pergi ke kamar mandi menyiapkan air hangat untuk suaminya.
ia kembali dan duduk di samping suaminya yg masih lengkap dengan pakain kantornya.
diandra melepaskan sepatu suaminya,melepas jas,kemudian melepas dasinya.ia mulai membuka kancing kemeja suaminya dan yg terakhir ia melepas celana panjang suaminya.
raffa merasa heran dengan sikap istrinya yg tiba tiba perhatian dan melucuti semua atributnya.
"sayang,ada apa denganmu?" tanya raffa penasaran.
"apa kamu menginginkan sesuatu yg lebih hot dariku."ucap raffa mesra.ia menempelkan bibirnya di telingga diandra dan meniupnya pelan. raffa mencoba mengoda istrinya.
"ih...apaan sich,cepat mandi sana."ucap diandra malu sembari memukul dada suaminya pelan.
🙏🙏🙏🙏
terima kasih semoga kalian suka dengan karyaku.
jika suka jangan lupa like,vote dan rate.
tinggalkan komen,saran dan kritiknya.
❤️❤️❤️