Terpaksa Menikahinya

Terpaksa Menikahinya
24.rosi jatuh cinta.


dinginnya semilir angin malam ini terasa menusuk tubuhku..rintihan air hujan yg turun dari langit menambah suasana semakin shahdu.diam diam aku telah menitipkan salam rindu pada ribuan rintih rintih hujan itu,berharap aku akan bisa hidup bersamamu selamanya.


semakin hari rindu ini semakin menyiksaku.


semakin hari rindu ini semakin membunuhku.


rindu memang tidak salah sudah bernaung di hatiku,namun aku takut rindu ini akan membuat hati ini semakin tak terkendali.


ya ,,aku telah merindu dan sangat merindukanmu pangeran tampan.


hati ini tak bisa untuk berbohong jika aku telah rindu dan jatuh hati padamu kafka.


semakin aku menahannya,semakin tak mampu aku membendungnya.


itulah kata kata rosi yg telah tersimpan rapi di lubuk hatinya.


diam diam ia telah jatuh hati kepada kafka.pertemuan itu menumbuhkan rasa cinta yg teramat subur dalam hatinya.


kini dirinya sudah bersiap untuk bertemu sang pangeran tampan.ia merias dirinya secantik dan sesempurna mungkin.ia ingin membuat kesan pertama itu indah dan terlihat sempurna.


ia memakai dres berwarna pink dan tas jinjing yg senada dengan warna dresnya.


ia memakai sepatu hak tinggi dan rambut di biarkan terurai .rosi terlihat sangat cantik dan anggun, yg siap membuat kaum adam terpesona melihat kecantikannya.


rosi sengaja mengemudikan mobilnya sendiri tanpa jasa sang sopir.


ia melajukan mobilnya pelan dan santai.


mobil yg ia kemudikan semakin mendekati kantor kafka.hatinya semakin dag dig dug tak karuan .jantungnya terpompa lebih kencang seperti genderang mau perang.


nafasnya semakin tak beraturan,bahkan ia terlihat gugup dan berkali kali ia mencoba mengambil nafas panjang lalu menghempaskan pelan.


mobil yg ia kemudikan berhenti di depan gedung mewah dan menjulang tinggi.


ia melihat kartu nama yg di berikan kafka kemarin,ia hanya ingin memastikan jika alamat yg ia tuju benar dan tidak salah.


setelah memastikan jika alamat itu benar,rosi berdiam diri hingga beberapa detik di dalm mobil,ia gugup dan tak yakin dengan keputusannya untuk menemui kafka.


menata riasannya lalu menarik nafasnya panjang dan mengeluarkannya pelan.


ia membuka pintu mobilnya dan menoleh kearah pintu gedung.kini ia yakin dan siap untuk bertemu sang pangeran tampan.


ia melangkah anggun dengan keyakinan dan sebuah harapan besar.ia yakin dengan keputusannya dan ia berharap semoga kafka menerimanya dengan tangan terbuka.ia tak takut jika dirinya di tolak kafka,yg penting ia sudah tau isi hati kafka yg sebenarnya.


rosi membawa kue yg ia bikin dengan tangannya sendiri.


kue itu berbentuk hati dan ada nama kafka di atasnya.berharap kafka akan menyukainya.


kini dirinya sudah berdiri di depan resepsionis.


"permisi,bisakah saya bertemu dengan tuan kafka."tanya rosi sopan kepada resepsionis itu.


"apa nona sudah buat janji?" jawab resepsionis itu sopan.


"belum,tapi tolong sampaikan itu dari saya,rosi." balas rosi.ia sedikit gugup dan grogi.namun ia yakin dan harus percaya diri.ini tidak salah,tapi ini langkah yg benar yg harus ia lakukan.ia tk ingin cintanya hanya bertepuk sebelah tangan,ia berusaha ingin membuat kafka benar benar menjadi miliknya tanpa ia harus memaksa.ia ingin kafka tahu jika kini dirinya mencintainya.


resepsionis mencoba menghubungi ruangan kafka.namun kafka tidak ada di tempat.


"maaf nona,tuan kafka masih ada rapat,silahkan anda tunggu sebentar."ucap resepsionia itu.


rosi mengangguk dan memilih duduk di sofa yg berada di ruangan itu.


rosi adalah gadis yg baik dan tidak sombong.ia pantas mendapatkan cinta yg tulus dari kafka bukan hanya sekedar jadi pelampiasnnya saja.


tiba tiba seseorang mamanggilnya dari seberang sana.


"rosi,,,ada perlu apa kamu kesini?"tanya diandra yg heran dan tak menyangka jika sahabatnya akan berkunjung kekantor suaminya.diandra duduk di samping rosi.


"hai dra,,,aku kesini,aku ingin bertemu seseorang."jawab rosi malu malu.ia binggung harus ngomong apa ke diandra.ia malu jika mengatakan yg sejujurnya.


"lalu kenapa kamu di sini,apa kau sering kesini?"tanya rosi mengalihkan pembicaraan.


"tentu saja aku sering kesini,ini kantor suamiku,sayang."jawab diandra lalu menepuk bahu rosi pelan dan tersenyum tipis.


mata rosi terbelalak tak percaya.


"apa,kantor suami diandra,lalu apa kafka itu adik dari suami diandra."tanya rosi dalam hati.


ia ragu apa ia harus jujur pada sahabatnya atau harus mengelak.


ia tak yakin jika kafka akan menerimanya sebagai pasangannya.apa lagi menjadi istrinya.mungkin itu hanya khayalan yg tak akan pernah jadi nyata.


"iya,dia adik iparku,ada apa dengannya,apa kau ingin bertemu dengannya?"tanya diandra lirih.ia berharap jika rosi tak benar mencarinya.diandra takut jika rosi tahu kalau kafka pernah jatuh hati padanya.


ia tak tahu apa yg akan terjadi jika rosi akan. tahu yg sebenarnya.


ia begitu khawatir jika rosi akan mengadu ke raffa,lalu raffa akan meninggalkannya.


"benarkah, aku tak menyangka jika aku akan menyukai adik iparmu."jawab rosi dan tertawa tipis.


"dra,,tolong bantu aku ya,aku ingin tahu apa dia sudah punya pacar,apa dia akan menyukaiku.tolong tanyakan padanya,please.."ucap rosi merengek.ia berharap diandra akan membantunya.


jika diandra membantunya maka ia tidak akan susah susah cari tau tentang perasaan kafka yg sebenarnya ke rosi.


deg..


hati diandra seperti di hantam olehbenda keras, kini wajahnya berubah menjadi merah padam,matanya terbelalak lebar mendengar pengakuan sahabatnya.ia takut jika kafka akan bicara jujur pada rosi,ia takut jika rosi tahu kebenarannya.diandra mencoba berfikir sejenak untuk mengatasi masalah ini.


ia memandang rosi lekat.


ia yakin jika sahabatnya benar benar menyukai kafka,ia tak tega melihat sahabatnya kecewa jika tahu yg sebenarnya.


"ehmm baiklah,aku akan membantumu."jawab diandra ragu.ia ragu jika kafka akan menyukainya.kafka bukan orang yg mudah jatuh cinta.kafka orang yg setia.tapi diandra juga berfikir,jika rosi hadir dalm hidup kafka dan mau sedikit berusaha maka kafka akan segera melupakannya.


diandra mengajak rosi keruangan kafka.jujur,sebenarnya diandra tidak pernah masuk ruangan kafka,tapi demi rosi ia rela melakukannya.


diandra dan rosi berjalan mendekati ruangan kafka.


mereka berjalan dengan anggunya.


semua mata terpana pada kecantikan dua bidadari ini.


'sungguh pemandangan yg menakjubkan ada dua bidadari turun ke bumi menemui pangeran tampan,siapa gadis cantik di sebalah istri tuan muda,apa dia adinya,apa dia pacaran tuan kafka.'mungkin itulah yg dipikirakan para pegawai kantor itu.'


diandra mengetuk pintunya pelan,hatinya cemas dan deg deg kan.berkali kali ia menata nafasnya.


tok,,tok,,,tok,,,,


"permisi,bisakah saya masuk."ucap diandra dari balik pintu.demi sahabatnya ia rela kehilangan harga dirinya di depan kafka.


kafka mendengarnya dan mengiyakan diandra masuk.ia tersenyum lebar mendengar suara diandra,gadis yg selama ini ia cintai.


ia tak menyangka jika diandra akan datang keruangannya.kafka berdiri dari kursinya ingin menyambut kedatangan diandra.


senyumannya kembali merekah dan hatinya kembali berbunga.


diandra masuk sendirian,rosi menunggu di luar pintu.karena rosi ingin membuat kejutan.


rosi ingin diandra menanyakan ke kafka tentang perasaanya ke yg sebenarnya.rosi tak ingin kecewa karena di tolak sang pria.


kafka sudah berdiri di depan pintu.


"sayang,apa kau merindukanku."ucap kafka lalu mengunci pintu dari dalam.kafka mendekati diandra,namun diandra melangkah mundur,kafka terus mendekatinya,diandra tetap berjalan mundur ,mundur dan terus mundur, hingga tubuhnya kini bersandar di tembok.ia terjebak dengan langkahnya sendiri,kini kafka sudah ada di dekatnya.jarak mereka hanya terhalang oleh dua kain yg melekat pada tubuh mereka.


kafka mengusap pipi diandra lembut.


lalu mencium bibir seksi diandra.


dindra mencoba mendorong tubuh kekar kafka. namun tubuh kafka lebih kuat dari tubuh ramping diandra.


usaha diandra sia sia,kini ia mulai memutar otak untuk bisa lolos dari cengkraman singa lapar itu.


diandra menginjak kaki kafka keras dengan sepatu hak tingginya.kafka merintih kesakitan dan melepaskan ciumannya.


diandra berhasil melepaskan dirinya.kini ia sedikit menjauh dari kafka.


⭐⭐⭐♥️⭐⭐⭐


jangan lupa like,vote dan rate5.


tinggalkan komen,saran dan kritinya.


terima kasih salam hangat dari saya


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️