Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Tugas finishing


Haloo semua. semoga sehat selalu yah. hehe maaf lama up sebentar lagi mau ditamat yah novelnya.


Semua tugas Lingling sudah hampir selesai. wilayah Vutang sudah sangat besar dan juga jauh lebih makmur ketimbang sebelumnya, mereka sudah memiliki banyak pekerjaan dan juga jalan untuk semakin berkembang.


Lingling sangat senang melihat kerja kerasnya berhasil dan dirinya bisa kembali dengan nama baik dirinya kembali. Ia bisa kembali dengan bangga kelak


“ Nona Lingling.” Lingling melirik ada Orge dan Demeg yang mendekatinya. Lingling hanya berdehem pelan senbari memakan buah apel ditangannya. Demeg sedikit malu dihadapan Lingling berdehem.


” kami mengucapkan terimakasih kepada anda yang sudah mau membantu kekaisaran kami.” Ujarnya disana dengan tenang,.


Awalnya ia pikir Lingling tidak akan mau membantu kekaisarannya hanya untuk kemakmuran dirinya sendiri dan wilayah Vutang. Tapi nyatanya tidak. Lingling membantu hampir seluruh kekaisaran untuk membuat siring dari sungai ke dekat warga atau bahkan ditanah kosong agar bisa ditanami jagung dan beberapa lainnya.


Ia juga membantu bekerja sama nasional antara kerajana lain dengan kerajaan Demeg pimpin, dimulai memproduksi sepeda, pengairan , make up. Dan paling besar besaran adalah gas alam juga minyak bumi. Itu bisa digunakan untuik banyak hal dan snagat diminati, terlebih lagi Negara kerajaan langit.


Lingling berdehem pelan saja. Ia sama sekali tidak dendam dengan meteka ini, ia hanya mau hidup tenang saja. Orge menatap Lingling dengan tatapan lunak.” nona Lingling, prihal status anda yang katanya sudah menikah. Apajah itu benar?” tanyanyua tenang.


Lingling meliriknya dan mengangguk.” Sudah memangnya kenapa?” tanyanya pelan.


Demeg mengangguk.'’ Sebab dari kekaisaran langit mengonfirmasikan jika nona belumlah menikah, jadi saya hanya berniat menjodohkan nona dengan putra mahkota kami yaitu Orge.” Jelasnya menunjukan Orge di sebelahnya yang terlihat gelagapan dan salah tingkah


Lingling mendengarnya diam sejenak, siapa yang tau pernikahan yang memang belum di acara resmikan??? Tiba tiba ada tangan yang melingkar diperutnya. Lingling tersentak melirik siapa yang berani.


Akhhh cuup.


Lingling melebarkan bibirnya merasa bibirnya dikecup. Sedikit dilumat, Lingling tambah shok akan ulah Liong yang tiba tiba ada didepanya dan mengecup dirinya begitu intens.


Demeg dan Orge menatap shok akan ulah Liong kepada lingling. Ditambah paras Liong yang luar biasa tampannya. Demeg dan orge bahkan hampir kehilangan kewarasan akan ketampanan tidak majusiawi itu. Liong melepaskan ciumanya menatap Demeg dan Orge tajam.” manusia tetaplah manusia, serakah dan tamak, sudah diberi kebaikan Masih meminta berlebihan. “ gumam Liong berdecih.


Ia menarik Lingling semakin mendekatinya. Demeg dan Orge tercekat, terdiam menatap mereka dengan shok. Lingling hanya diam tadinya memeluk Liong dengan senang.” Luong.” Gumamnya dipelukan Liong.


Liong hanya tersenyum miring menatap LIngling memeluknya erat” waktunya pulang.” bisik Luong kepada Ling-Ling


Lingling melebarkan matanya.” tapi hukumanku belum selesai. “ ujar Lingling polos.


Liong mengusap kepala Lingling dan ke wajah Lingling.” Tidak ada yang berani membantahku sayang.. ayo pulang.” ujarnya.


Lingling melirik Demeg dan Orge yang pucat mimisan menatap mereka.


Aura yang dibawa Liong sangat menekan mereka hingga tidak bisa bernafas, ditambah dengan wajahnya yang tidak manusiawi membuat gejolak diri tidak bisa bertahan untuk melakukan hal tak wajar. Apakah itu suami Lingling?


Liong membawa Lingling ke rumah milik Rain dulu, di sana ia memeluk Lingling erat seakan tak ingin melepaskan Lingling. Lingling yang dipeluk erat hanya bisa pasrah.” Jangan tinggalkan aku lagi lingling.” Bisik Luong dileher Lingling.


Lingling merinding tetapi juga suka. ia mengangguk.” Iya. Maaf kan aku sudah mengecewakan mu.” Ujar Lingling tenang.


Liong mengecup seluruh bagian leher Ling-Ling. Lingling kegelian mendorong tubuh Liong. Tapi Liong menahan tangan Lingling, ia mencium leher Lingling dan menatap Lingling dengan tatapan penuh gairah.” Lingling bisakah aku memilikimu?” tanyanya dengan gusar.


Lingling mendengarnya menatapnya dengan tatapan gugup. Tapi Liong diam memeluk Lingling dan mereka kembali menghilang, sampai pada di kekaisaran miliknya dan mereka sudah berada di kamar milik Liong. Luiong mengecup bibir Lingling pelan, sebelum semakin buas. Lingling di perlakukan seperti itu seakan hilang sadar. Kerinduan keduanya semakin menggebu dan semakin memuncak pada keinginan memiliki satu sama lain. Dan yang seharusnya apa yang terjadi sudah terjadi. Liong tersneyum paus karena dirinya yang pertama untuk Lingling


Plasg.. bunga teratai bermekaran menyilaukan bercahaya putih di bagian kening lingling seusia melakukan keindahan milik mereka berdua. Lingling terdiam merasa Liong menciumnya tenang.”Ini adalah tanda jika kita semakin terikat dan perasaanmu kembali utuh. Lingling terimakasih.” Ujar Liong.


Lingling hanya tersenyum memegang keningnya. Keningnya ada tanda bunga teratai kecil sangat indah berwarna pink. Luar biasa, berarti dirinya sudah sepenuhnya milik Liong.,


Qira menatap langit yang semakin cerah dan langit malam ini dipenuhi dengan kelopak bunga teratai putih. Ia tersenyum tenang menatap langit yang semakin indah dan dingin. Pelan ia memegang satu kelopak yang menjadi debu saat di sentuh. “ Linglng... kamu sudah dewasa dan akan segera menjadi penerus berikutnya. Ibu harap kamu akan menjadi lebih baik lagi.” Gumam Qira tenang.


Di sebelah Qira ada suaminya Zauhan yang memeluk istrinya tenang. “ aku jadi ingat malam pertama kita.” ujarnya tersenyum malu.


Qira meliriknya dengan lirikan mengernyit.” Bukannya malam peryama kita terjadi karena kecelakaan?” Tanya Qira penuh pertanyaan.


Zauhan disana gelagapan dan meneluk istrinya dnegan erat,.” Hehe. Lupa.” gumamnya. Qira menggeleng melihat suaminya ini.


...----------------...


“ Pokoknya aku mau basreng loh.” Ujar Loli merengek pada Andes ditengah malam begini. Jam 2 malam tiba-tiba dia ingin basreng.


Andes menguap pelan mendengar rengekan Loli ditengah malam begini.” Kita suruh orang buat beli yah. kamu tunggu.” Ujar Andes mencoba tenang.


Loli menggeleng pelan.” kan kamu yang hamilin aku, kenapa jadi orang yang beliin barangnya. Harus kamu lah.” Rengek Loli.


Andes melirik Loli kesal. Tidur berdua dengan Loli pilihan buruk rupanya.” Loli saya mana tau basreng itu apa dan dimana belinya. Kamu ngerti yah hari sudah malam dan besok saya harus kerja.” Jelas andes pelan pada LOli.


Loli menggeleng merengek memegang lengan kekar andes.” Babynya yang mau hiks hiks. Ayolah andes mau basreng dan aku mau beli langsung sama kamu. Kalo nggak tu rasanya aku mau mati besok.” Ujar Loli.


Andes mendengarnya meloot kepada Loli. menjentikkan bibir Loli. loli memegang bibirnya yang dijentik.” Sekali lagi ngomong gitu saya nikah lagi.” ujar Andes. Loli mendengarnya mendelik kesal tapi dia tetap bungkamnya. Mana mau dipoligami. Andes jahat!