
Sudah satu minggu disini ia dirawat lingling baru boleh pulang dibantu oleh Andes saja. Semua temanya sibuk, mereka itu memiliki perusahaan dan usaha sendiri. Jadi satu minggu ini juga mereka tidak bertemu dengan Lingling, yang datang kadang hanya Andes,.. Mike atau Keyna saja.
Boy? Ia sibuk menemani istrinya yang mau melahirkan. Alex? Ia punya usaha orang tuanya yang harus ia jalankan dna ia kembangkan. Jakson? Ia tangan kanan Keyna jadi ia tidak memiliki waktu cukup hanya untuk main-main saja atau bertemu dengan Lingling notabenenya tak terlalu akrab.
Andes senantiasa menggendong Lingling memasuki mobil karena Lingling malas dan Andes pikir ia sangat lemas dan belum bisa berjalan dengan baik. Ia disana hanya berdua saja dnegan lingling. Andes apakah tidak ada pekerjaan? Tentu saja ada tapi apa gunanya bawahan dan tangan kanan miliknya kan?
Lingling disana memeluk lehernya erat sampai didalam mobil andes menahan bobot tubuh Lingling tarasa cukup bertambah ketika meletakkanya dimobil, ia disana memasang sabuk pengaman unuk Lingling, tak lupa mengatur slingbat pada gadis yang ia cintai satu ini. ia juga melongarkan kursi mobilnya.
” Apakah ini nyaman?”Tanya Andes,
Lingling menggeleng.”Sedikit tegak saja, sebab punggungnya terasa nyeri.” Ia berkata jujur dikarenakan luka dipunggungnya membuat itu tak nyaman, punggungnya sering kali terasa nyeri dan mengeluarkan darah meski tidak sakit. Itu cukup menganggu dirinya.
Andes disana menganguk dan menuruti sebagaimana yang Lingling mau. "Cukup!??"
“Hehe Des kayaknya kayak tadi aja deh. Ini terasa tidak senyaman yang aku pikirkan.”Cicitnya Lingling polos. Andes disana dengan sabar kembali memundurkan sandaran kursi mobilnya menuruti apa yang Lingling inginkan. “Nah cukup. ini nyaman.”Ujar Lingling bertepuk tangan.
Andes tersenyum mengusap kepalanya Lingling pelan. Ia mundur dan menutupi pintu mobilnya,. Ia bergegas memasuki mobil bagian kemudi. Ia disana melirik Lingling sebentar dan Lingling yang melihatnya polos. Andes disana bertanya.”Kau mau kerumah Keyna atau kerumahku saja hemm?”Tanyanya pelan kepada Lingling.
Lingling mengetuk dagunya berfikir. "Jika boleh aku ingin bermain ditaman sebentar setelahhnya aku ingin kerumah milik Keyna saja. Disana ramai dan dirumahmu sangat sepi. Aku tidak suka sepi.;” Lingling memberikan jarak antara dirinya dan Andes. Ia sudah tak lagi merasakan debaran dijantungnya akan Andes, hanya Fyur menganggap Andes teman. Kenapa begitu??? Nanti dijelaskan yah..
Ibunya dimalam itu menangis meminta maaf kepadanya karena tidak bisa menjaga dirinya sebagai anak dan tidak menjadi ibu yang baik.”Maaf kan ibu yangs elalu menuntutmu menjadi yang ibu inginkan sampai mengirimkan mu disini.”Qira tak menangis, ia mengusap kepala anakmnya penuh penyesalan. Bukan karena tak tulus tetapi lebih kepada dirinya yang sudah mengontrol dirinya untuk tidak menangis didepan orang lain.
“Kenapa melamun?” Andes memegang tangan Lingling.
Lingling yang mengingat malam itu menatap Andes menggeleng.”Hanya merindukan ibu hehe.,”Ia berkata jujur. Ibunya memang keras,. Menuntutnya untuk selalu belajhar. Baik belajar masak, belajar beladiri atau ilmu dalam, ibunya selalu menuntutnya untuk semangat dan tidak malas-malasan. Lingling tidak menyukai semuanya hanya diam mendentar ibunya mengajar. Kadang tertidur.. bukan salah ibunya. Semua orang punya tujuan baik untuk anak-anaknya. padahal seharusnya Lingling bahagia memiliki ibunya kan? yah dan itu ia dapatkan setelah ia berada didunia ini. ketika tau jika diluar sana ada banyak yang menginginkan ibu yang perhatian, membimbing dan mengajarkan anak-anaknya dengan tanganya sendiri penuh kasih. Ia saja yang tidak pernah bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan sudah diberi rahmat yang hanya 1 dari 1000 orang mendapatkannya.
Ibunya paket Komplit, cantik, pandai semua bidang. Ia juga baik dan tegas.. ia sosok ibu idaman dan sempurna untuk semua orang. Anak-anak ibunya bakan tidak ada uyang gagal.
Heqi yang menjabat sebagai kaisar dinobatkan disuia muda yang bahkan belum memauski usia 17tahun. kalian tau kenapa? Itu karena diinya yang sangat pintar dalam mengatur strategi, memikirkan rakyat. Ia itu sosok yang sangat pandai dalam semua bidang, sampai Tal ada kandidat yang lain bisa menyainginya. Keluara ibunya juga tidak ada yang gila jabatan malah semua menolak jabatan berbeda dengan kekaisaran lainnya yng bahkan rela mati berdarah-darah dan berperang hanya untuk jabatan.
Keluarga nya tidak, mulai dari paman-pamannya yang tujuh sauudara itu, ponakan-ponaka nya, semuanya menolak untuk menjadi raja, ada si yang mau tetapi tidak smapai membenci satu sama lain, Lingling sendiri tau sejarah hidup ibunya yang dikucilkn dari bayi hingga dipengasingkan hampir mati. Ia tau segalanya tentang hal itu. tapi syukurlah dari keluarga tiri ibunya tidak ada yang jahat., itu juga termasuk putri Liang yang katanya dulunya jahat tapi ternyata sekarang dia malah baik dan menikah dengan lelaki biasa yang memiliki tokoh obat.
Dulu sekali Heqi juga tidak suka apapun dengan dunia kerajaan, dikarenakan ia memiliki kelebihan yang diturunkan oleh ibunya yaitu bisa membaca pkiran orang lain, yah. itu membuat ia sangat tau dunia kerajaan itu dipenuhi kemunafikan. Ia membenci banyak orang membuat ia sangat dingin tak tersentuh. Ibunya mengangap itu hal yang salah, Bukankah semua orang itu memang ada kejahatan tidak ada yang bersih. Jadi hanya diri kita saja ayang mengontrol diri. Mau jadi bagaimana? Mau terjebak dengan mereka, mengenalikan mereka atau dikendalikan oleh mereka. Sehinga ibunya mengajarkan padanya cara untuk menhgendlikan manusia lain.
Ia diajarkan banyak strategi dalam hidup, kemampuan manipulatif. Jika orang lain menjilat maka berikan dia ludah yang banyak, jika orang lain menusuk belati dari belakang maka buatlah orang menjadi bingung dimana letak punggung yang harus mereka tusuk. Qira yang memang menyukai hal itu mengajarinya banyak hal. Zauhan ayahnya seorang ahli dan juga kaisar terlama, bahkan masyarakat ditanganya dulu yang sangat makmur pun mengajari anaknya hingga anaknya menjadi sangat hobi dalam menumbangi kawan dan lawan yang serakah.Iitu sangat cocok untuk dirinya menjadi kekaisaran. Ia mengalahkan banyak musuh dan kasus dalam usia sepuluh tahun, ia juga selalu memenangkan peperangan dengan bekal starategi yang ia buat. Ia dibuat sangat bermartabat diusia sangat muda.
Sedangkan kakak keduanya Qeqe sang pria pembersih dan takut dengan kuman, ia tidak menyukai memegang apapun sembarangan, ia sangat-sangat takut. Qira tak kehabisan akal untuk membuat anaknya sembuh. Bagi qira itu adalah penyakit.. sebab tidak semua kuman itu jahat. Hey manusia hidup tidak lepas dari kuman,. Jadilah ia mengajarkan Qeqee dengan banyak sekali ilmu tentang obat-obatan dan tanaman. Qeqe yang diajarkan dengan semua kebaikan dan juga ketulusan ibunya pun menyukai semua jenis tanaman, ia suka menanam, meracik obat hingga melupakan pobia kuman miliknya. Ia juga soerang genius karena diajarkan banyak gal yang menarik dari ibunya. Contihnya meneliti kuman yang ternyata ada beberapa seperti bakteri baik yang dipermentasi menjadi bakteri baik untuk tubuh.