Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Makan 2


Ia melirik Orge meminta bantuan tapi rupanya Orge bahkan terlihat senang dengan ketakutan yang dirinya rasakan. Leno semakin cemas menatap wajah Lingling yang terlihat serius. Tidak ada jejak bercanda di sana.


“ Non Nona. Say saya hanya bercanda. Non nona juga bercanda kan?” Tanya Leno terkekeh pelan menatap Lingling.” Haha nona lucu sekali. Aduh hehe nona bisa saja membuat saya tertawa. Nona lucu.” Uhjar Leno cukup berani dan menganggap jika semua ini itu hanya bercanda,


Lingling menggeleng, mengeluarkan pisau di balik bajunya. Leno melotot melihat Lingling mengeluarkan pisau.


Lingling melemparnya dan crap...


Arghhhh


Orge dan Leno mematung melihat pisau itu menancap tepat di bagian jantung. darah beruncratan kemana mana di sana. Mereka menatap Lingling yang malah tersenyum cerah. “ ka kau..” gumam Leno nanar dan tidak percaya. Seluruh tubuh ya mendadak lemas.


Lingling segera berlari mendekatinya. Ia tersenyum menatap burung yang ia dapatkan. Yah Lingling menangkap burung yang ada di dekat pohon dimana penginapan mereka berada, itu burung yang memiliki cukup besar.


Leno dan Orge menghela nafas pelan menatap Lingling yang tersenyum mendekati keduanya membawa burung yang dirinya dapatkan dengan pisau tertancap tepat di jantung burung.” Akhirnya bisa makan daging..” gumam Lingling tersenyum manis.


Leno menatap Lingling permusuhan, dipiikirannya Lingling marah pada ulahnya, hendak membunuhnya untuk di ambil daging dan dimakan olehnya. Tetapi lihat, tanpa rrasa bersalah dan berdosa nya dia malah membunuh burung dan mengatakan tanpa beban jika tadi dia memburu burung. Apakah gadis ini tidak tahu jika jantung miliknya sudah pindah ke lambung karena berlari terlalu cepat??


Orge pun tidak lagi paham bagaimana jalan pikiran Lingling ini. melihat mereka yang termenung dan menatap dirinya kesal menaiki alisnya.” Ayok makan. Apa yang dilihat lagi?” Tanya Lingling mnelirik sekelilingnya, mencoba mencerna apa yang membuat kedua orang ini terlihat sedang marah. Perasaannya tidak ada orang kecuali dirinya dan mereka disini.


Orge memandang Lingling dan menggeleng. Leno terpaksa tersenyum merangkul Lingling.” Kami pikir kami mem.."


“ hanya kau bukan aku,.,!!” sahut Orge menekan kata katanya, tidak ingin diikut sertakan dalam kebohongan dan kelakukan buruk Leno. Leno yang melakukan keburukan kenapa juga bawa bawa nama kita?? tanggung masing masing saja oke.


Leno memutar bola mata malas.” Iya hanya aku. Baik Nona aku yang tadi memanggilmu mengatakan akan makan dgaing ayam, daging ikan, daging sapi panggang. Nah kami pikir kau marah saat kami ah ralat aku bilang itu hanya bercanda. Soalnya muka nona semakin serius dan tajam tadinya.” Jelas Leno jujur kepada Lingling.


Lingling mengernyitkan dahinya, tadi memang benar “ oh itu, tadi aku menjawab sembari melihat burungnya yang berdiri di sana, takutnya kabur jadi yah ku tatap sampai dapat hehe. Bukan marah, lagi pula jika aku mau aku bisa beli dan bikin sendiri.” Jawab Lingling santai. Jika bisa sendiri mengapa harus marah jika orang tidak ingin memberi??


“ jadi nona tadi hanya focus keburung bukan marah dengan saya?” Tanya Leno dengan berbinar.


Lingling mengangguk.” En.. memang kenapa harus marah?” Tanya Lingling bingung.


Leno menggeleng.” Tidak tidak, nona tidak boleh marah hehe. Nona benar tidak usah marah.” Ujarnya tegas dan melirik Orge yang menatap Leno dengan tatapan mencibir.


Lingling mengangkat burung yang didapatkan.” Mari makan daging,” ujar Lingling menunjukan burung yang di dapatkan.


Ketiganya sudah ada di tempat makan. Lingling bertepuk tangan melihat burung miliknya sudah datang dengan beberapa makanan lain, ada bakpau juga, ada pie, ada sayur dan ada lain lain. Lengkap, ini pasti mahal semua makanannya batin Lingling. “ aiya. Apakah Pai ini isi daging b4bi?” Tanya Lingling pada pelayan pelan menunjuk bakpau.


Pelayan mengangguk.” Iya nona, ini juga daging b4bi bakar, ini brbi kukus dan juga b4bi tumis.” Ia menunjukan beberapa daging yang menggiurkan semua atas nama b4bi.


Lingling meneguk saliva kering melihatnya.,”baik. Terimakasih.” Ujar Lingling pelan. Pelayan mengangguk meninggalkan mereka.


Orge menatap Lingling.” Kenapa? Kau tidak suka daging babi?” Tanya Orge pelan.


Lingling mengangguk.” Aku sering melihat b4bi yang di hutan dekat rumahku sering ke kebalang rumah atau ke tempat pembuangan sampah kami, dan dia sering mengorek sisa makanan yang busuk dan tidak layak. Dia makan dan bahkan parahnya pup sapi kamipun di makannya. ****** kucing pun di makannya.dia Benar benar hewan yang buruk.” Ujar LIngling polos


Leno yang buru buru makan daging b4bi karena terlihat enak tadi terbatuk batuk dan segera minum. Orge melirik Leno hampir menyemburkan tawanya. “ mana ada begitu. Babi itu makan sayur sayuran dan buah buahan.” Ujar Leno tidak setuju.


Lingling melirik Leno prihatin.” Kau tidak tau yah kalo b4bi suka makan sisa dan barang barang busuk? Dia bahkan suka mandi di kubangan yang banyak bakteri dan lintah, aku punya kakak kedua namanya Qeqe, kak Qeqe adalah penemuan hebat dan terkenal sebagai pemuda terpintar tergenius di seluruh kerajaan dekat kerajaan kami. Saat penelitian katanya di daging babi itu ada cacingnya,” ujar Lingling.


Leno hendak muntah rasanya. Lingling melihat wajah leno yang merah menahan muntah hapir terbahak.” Kau punya kakak ilmuan?” Tanya Orge tertarik pada kakak Lingling.


Lingling berdehem.” Kakak pertama ku juga seorang raja asal kau tau.,” ujar Lingling.


Orge dan Leno mendengarnya melebarkan mata.” Tapi boong haha.” Lingling terbahak mengatakan ucapkan terakhir dan melihat wajah mereka yang melotot benar benar kaget.


Orge dan Leno serentak mendatarkan wajah.” Haha wajah kalian lucu sekali jika kaget haha. Mata kalian serentak terbuka lebar seperti ingin menggelinding." Yaampun.” Lingling terkikik mengingat bagaimana wajah kedua kakak beradik ini.


“ Kau membuat kami kaget.” Ujar Orge pelan menghela nafas. mau marah juga percuma.


Lingling menunjukan wajah tanpa rasa bersalahnya.” Tapi kakakku beneran ilmuan loih, dia ter hmm. maksudku intinya kakakku banyak penemuan dan juga petualang, dia pecinta banyak hal berbubungan dengan benda atau semua yang menarik perhatiannya. Salah satunya b4bi, dia memang sudah kok mencari tau dan benar babi tidak terlalu di anjurkan dimakan, sebab jika tidka bisa mengelola terlalu benar takutnya akan menambah penyakit dari si yang memakannya,." Ujar Ling-Ling.


Orge dan Lneo mengangguk.” Kau sungguhan kakakmu ilmuan?” Tanya Leno heran. Di dunia dan di zamannya ini sudah sulit ada ilmuan, apalagi ilmuan muda. Dan jika sudah menjadi ilmuan itu artinya dia sudah benar benar genius. Dan Kaya pastinya.


Lingling berdehem.” Kakakku punya penyakit. Tidak bisa bersentuhan dengan sembarang sesuatu atau orang, dia takut bakteri dan kotoran. Itu alasan mengapa ibuku mengenali banyak hal yang mengenai bakteri, benda benda dan juga tumbuh tumbuhan berharap kakak keduaku sembuh. Eh tidak tahunya berlanjut. gege malah tertarik dan terus tertarik, dia lupa penyakitnya sendiri dan mencintai dunia dia sendiri. Dia suka penelitian penelitian.” Ujar Linglingling mulai mengambil burung yang ia bawa tadi. Uh baunya gosong yah,. Orge dan Leno saling tatap


Hmmm ibu yah... berarti ibu Lingling bukan orang biasa jika begitu