Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Keluarga Andes super kaya


Keyna melihat semua perhiasan dan mengeserkan beberapa perhiasan yang menurutnya tidka bagus. Tersisa beberapa kotak. Hanya ada empat lagi, satu hanya paket gelang dan kalung dengan rantai emas putih dan juga mata berlian. Satunya paket gelang dan cincin yang terbuat dari mutiara asli dan juga pengaitnya adalah emas, lalu ada juga paket komplit dari berlian,. Semua penjelasan dari pelayan terasa n


berdengung ditelinga Loli.


Semuanya tentang uang uang uang. Hahaha Loli ingin menangis saja.


“ jadi bagaimana , mau pilih yang mana nona? Nona?” Tanya pelayan pelan dan ramah.


Keyna melirik Loli yang tak berani menyentuh barang barang tersebut, hanya diam sembari menatap semua perhiasan.” Jadi Loli kamu setuju kan set set ini? tadi saya singkirkan sebagian karena produk lama, ini barang barang baru. Ini di disain khusus pemilik tokoh. “ jelas Kyena memandang semua berlian itu.


“ benarkan nyonya?” Tanya Keyna kepada yang menjelaskan tadi.


“ benar nona. Ini buatan dari saya langsung.” Jelasnya. Loli semakin sesak nafas rupanya yang bicara tadi bukan pelayan melainkan pemilik perhiasan ini, wah wah. Semua disini berkilau dan rapi sih. Pelayan saja menggunakan jas rapi disini jadi mana tau dirinya.


“ kamu suka melamunin apa si Li?” Tanya Keyna melirik Loli yang diam saja.


Loli melirik keyna tak enak.” Bukan gitu mbak hehe. Ini bisa ambil yang lain saja tidak?” Tanya Loli pelan.


Keyna menatap Loli bingung.” Kamu mau tambah? Yaudah mbak tambah lagi set set yang lain.” Ujar Keyna kepada pelayan. Pemilik perhiasan merekah senyumnya dan Loli yang gelagapan.


“ bukan mbak. Aduh hehe mbak kok bikin saya jadi enak sih.” Ujar Loli lalu Loli melebarkan matanya menutup mulutnya yang bicara dari isi hatinya. Malu.


Keyna mendengarnya melirik Loli dna terkekeh. Loli menggeleng pelan dengan perasaan tak enak. “ aduh mbak maaf hehe keceplosan.” Ujar Loli dengan masam.


Keyna mengangguk.” Santai saja Loli, kamu bisa milih mana saja yang kamu suka. “ jelas keyna ringan.


“ duh saya suka semuanya gimana?” Tanya Loli bingung. Keyna dan pemilik perhiasan tertawa mendnegarnya. Loli melirik Keyna yang tertawa. Wah tawa sultan indah banget yah kayak lihat duit. Duh loli jadi kagum.


“ ini memang untuk kamu semua, maksud saya itu jika kamu ada mau pilihan lain silahkan, ini pilihan saya untuk kamu.” Jelas Keyna lagi.


Loli melirik keyna mengerjab pelan.” nggak kedikitan Mbak?” Tanya LOli bercanda pelan.


Keyna mendengarnya mengernyitkan dahi.” Iya juga yah. Yaudah bu tambah lagi set lain.” Gumam Keyna kepada pemilik.


“ yaampun.” Loli mnengusap kepalanya pusing membuat Keyna dan pemilik perhiasan menatapnya aneh. Loli menhhhela nafas pelan.


” uang nggak ada harga dirinya banget yah di mata kalian." Gumam Loli pelan kepada Keyna kesal. Bisa bisanya mereka mengeluarkan uang begtu mudahnya???? Uang miliyaran rupiah itu bukan nomilan kecil loh maksud Loli.


Keyna menatap Loli santai.” Kenapa si Loli?? Andes tu duitnya banyak ngapain kamu pusingin?? Sekarang tu nikmatin saja. Ambil yang kamu maui.” Jelas Keyna kepada Loli.


Loli menggeleng tegas.” Uang sebanyak ini kalo dibikin rumah, udah berapa rumah yang terbikin dan udah berapa nyawa yang tersenyum bahagia. mbak jangan ginilah. Saya tu matrek juga tapi nggak gini. Saya berasa lebih lebih matrek.” Jelas Loli.


Keyna mendengarnya terkekeh pelan.” terus kamu maunya gimana Loli?” Tanya keyna.


Loli memandang keyna bingung.” Yah mau ini semua dan mau uang juga.” Jelas Loli. Keyna mendengarnya tergelak kencang. Dikiranya Loli tidak mau semua perhiasan ini,.


“ udah kami ambil empat set ini dan tambah dua set terbaru yang set lengkap yah.” jelas Keyna mengembali buku desain berlian tersebut.


Yang pemilik pasti tersenyum lebar.” Baik nyonya. Silahkan ditunggu sejenak yah.” jelas pemiliknya memilih mundur .


Loli melirik Keyna dan menarik sedikit ujung baju keyna. Keyna meliriknya dan menaiki satu alisnya.” Ini nggak kebanyakan mbak? Beneran mbak saya tu nggak enak kalo gini.” Jelas Loli sekarang serius.


Keyna menyugarkan rambutnya kebelakang” nggak kok santai saja.” Jelas keyna pelan.


Loli agak sesan bicara lagi.” ambil satu set aja yah mbak.” Bisik Loli polos.


Keyna melirik Keyna mendelik tidak suka. Keyna menepuk pelan lengan Loli.” udah dipesen juga. Lagian itung itung tabungan dan investasi. Kalo Andes macem macem kamu bisa bawa itu harta kamu yang nggak bisa dia gugat Loli.” Bisik keyna pelan dan menekan.” Meskipun saya jamin dia nggak bakal ngapa ngapain di luar sana. Saya aja sampek mikir dia tu nggak tertarik sebelum kenal..” keyna terhenti sejenak.


Loli melirik keyna bingung.” Kenal siapa mbak?” Tanya Loli.


Keyna berdehem pelan.” intinya kamu nggak usah mikir apa apa. Dan jangan macem macem, kalo kamu macem macem saya nggak bisa jamin nolong kamu dari andes.” Jelas keyna mengalihkan pandangan kearah lain. Tadi dirinya hampir keceplosan,.


Loli mengerjab pelan, dirinya di ancam, ceritanya? “ kalo saya macam macam memang andes bakal ngapain saya?” Tanya Loli tenang.


“ tapi kayaknmuya gantengan suami mbaknya deh. Gagah.” Bisik Loli jujur lagi.


keyna melototi loli garang., Loli gelagapan.” Eh nggak gitu maksudnya mbak hehe. Aku Cuma muji kok, memang beneran suami mbak gagah kekar gitu.” Jelas Loli menunjukan tanganya yang tak berotot. Keyna mendengar ucapan Loli berdehem pelan dan menatap ke depan dimana semua barang sudah di simpan..


“ kita pembayaran dulu.” Jelas Keyna. Loli mengangguk, cepat cepat mengeluarkan cart dari andes tadi. Loli melirik keyna kaget.


" Yaampun lupa minta kata sandinya.” Bisik Loli melotot. Keyna berdehem. “ saya tau” jawab keyna. Loli menghela nafas. syukurlah jika begitu.


Sudah semua barang dari tokoh berlian dan emas yang di antar langsung ke rumah keyna, baru ingat mereka, mereka akan menikah di pulau, ngapain lagi cari gedungnya??


Untung Keyna ingat. Jadi yang harus di siapkan sekarang itu hanya undangan untuk teman temannya Andes dan juga Loli, serta akang dekor. Mereka segera pulang ke rumah keyna saja agar orangnya pergfi ke rumah keyna langsung. Katanya mereka akan datang agak sorean jadi Loli harus menunggu di sana.


Tringg. HP loli berbunti saat di dalam mobil keyna. Ia melirik HPnya dna meringis. Ada Sheren yang menelponnya. Ia segera mengangkat telepon.” Halo Loli. Loe kenapa bolos oy. Tadi pak Irfan nyariin loe, mana besok demo lagi. loe nggak ikutan?” Tanya sheren keras di sana lagi.


Lolli menjauhkan sedikit hpnya.” Gue ada urusan dikit wey. Besok juga gue nggak ikut dulu lah. Kalian aja dulu.” Jawab Loli melirik keyna tak enak. Pasti keyna dnegar jika ia suka demo.


Sheren mendesis.” Loe kan yang orasi. Astaga. Loe kena marah banget sama Tun Mega ini kalo gini.” Jawab Sheren lagi meringis.” Memang loe ada acara apa sih sampek sampek nggak izin dulu? Gue spam nggak di balaes, Cuma centang dua doang. Loe nggak kenapa napa kan Li?” Tanya Sheren lagi kepada Loli agak khawatir.


Loli menyandarkan tubuhnya.” besok deh gue cerita kalo sempet. Mungkin beberapa hari kedepan gue bakal ambil izin dulu yah Ren. Masalah Tun Mega nanti aja lah gue urus. Lagian kan hobi mereka marah marah doang sama gue.”


“ loe kebanyakan nggak ikut rapat mangkanya mereka marah. Loe lari dari tanggung jawab katanya.” Jawabb sheren segera dari seberang.


“ enak banget mereka ngomong gitu. Dipikir gue nggak ada urusan lain apa selain ngurusin organisasi. Nggak digaji juga gue di sana,.” Jelas Loli kesal.


“ udah deh Ren gitu dulu aja. Besok kalo gue nggak masuk tolong izizini gue yah.” jawabnya tegas kepada Sheren sebelum mematikan. Sheren di seberang sana menatap Hpnya kesal dan memaki Loli yang memutus secara sepihak.


Keyna disebelahnya hanya diam tak banyak bicara. Loli tau jika keyna ini ternyata pendiam juga yah, dari pergi hinga pulang tak ada banyak bicara. “ mbak kemarin kuliah nggak mbak?” Tanya Loli basa basi kepada keyna.


Keyna meliriknya dan berdehem pelan.” kuliah dimana? Jurusan apa?” tanyanya lagi penuh kebingungan.


Keyna mengangguk.” Gue S1 S2 di UI. Jurusan KOmputer,” jelas keyna pelan.


Loli meliriknya kaget.” Kalo Andes tamatan apa mbak?” tanyanya lagi heran.


“ dia tamatan s3 tapi jurusan bisnis.” Jelas keyna. Loli ingin kejang kejang rasanya.


Mereka tinggi semua yah kuliahnya. Apa nanti dirinya juga harus ngambil s2? Boro boro s2, s1 saja ia rasanya mau meninggal.


Keyna paham akan tatapan kusut Loli.” Nggak usah dipikirin banget sih,. Kita kuliah karena memang suka sama pendidikan, saya sekarang juga ngambil s3, semampu kamu saja, tidak ada tuntutan berlebihan.” Jelas Keyna pelan kepada Loli.


“ kalo suami mbak tamatan apa?” Tanya LOli pelan.


Keyna berdehem. “ dia s3 juga tapi jurusan managemen,.” Jelas keyna.


Loli menghela nafas. tidak apa apa mbah mu mbak..!! ingin rasanya teriak, jika begitu ia yang paling fakir ilmu nanti..!! paling sedikit gelar. Yaampun jika begini ia harus kejar target, ia harus tamat s1 dan s2 juga nanti biar tidak di rendahkan.


“ kamu jurusan Hukum yah?? memang mau jadi apa?” Tanya Keyna menyambung saat loli tidak lagi menjawab.


Loli melirik Keyna dan berkata.” Sebenarnya saya mau jadi pengacarah si mbak. Cuma kalo dipikir pikir masalah saya udah banyak. Mana mau mikirin masalah orang lagi, jadi mending yang lain deh. Kerja yang santai gaji gede dan nggak ada tuntutan.” Ujar Loli dengan semangat.


Keyna mendengarnya terkekeh pelan.” jika begitu mah kamu nikah sama andes pilihan yang tepat.” Jawab keyna.


Loli gelagapan dibuatnya.” hehe mbak kerja di mana?” Loli mengalihkan pembicaraan.


Keyna berdehem pelan.” saya kerja di butik juga. Butik pengantin. Cuma kami sistem pesan sebulan belum acara dan desain, ada café dan beberapa lain. “ jawan Keyna pelan.


“ loh kalo gitu kenapa nggak beli sama mbak aja tadi?” serunya Loli kepada keyna tak suka.


Keyna melirik Loli dna berdehem.” Tadi itu milik saya semua, Cuma itu cabangnya, pusatnya ada diluar negeri. Mereka nggak kenal saya saja karena yang mereka tau itu kakak saya yang menghandle. Ziko sama Fiko. Ada Viko yang ngurus café saya.” Tegas keyna lkagi. Loli membuka mulutnya lebar. Itu saja sudah besar bagaimana bagian pusatnya? Wah seberapa kaya yah ini Keyna.


Memang sultan semua mereka ini