
Satu minggu berlalu membuat Lingling dan Andes harus kembali kepada markasnya yang lama untuk menyelesiakan masalah disana. itu membuat Keyna tak tenang beberapa hari ini. ia menghela nafas menutupi matanya. Ia harus m mikirkan strategi matang-matang untuk hal ini.
...----------------...
Alka yang melihat istrinya yang tidak berhenti mengetikkan laptopnya untuk mencari sesuatu.
“Sayang kamu enggak bobok? Nanti kamu sakit loh.”Ujarnya pelan mengusap kepala istrinya pelan menatap layar laptop yang istrinya kerjakan.
“Biar aku aja sini.”Ia sebenarnya juga sangat lelah baru pulang kerjakan tetapi ia juga tidak tega melihat istrinya yang berkerja tetapi dirinya ada. Apalagi istrinya yang sedang mengandung.
Keyna menggeleng menatap monitornya serius. Ia memijit pelipisnya pelan membanting mouse ditangannya. Alka diam menatap istrinya dnegan kaget.” Ada apa sayang? Ada yang mau dibantu ha,,?" Tanyanya Pelan pada sang istrinya. Ia mengusap kening sang istri pelan karena mengetahui istrinya sedang lelah,
Keyna memejamkan mata menikmati elusan suaminya.” Besok Lingling dan Andes pulang kemarkas Perkebunan untuk menyelesaikan masalah disana. hanya satu ini lagi.” Ujarnya pelan kepada suaminya disisinya. Andes menarik istrinya untuk duduk dikasur. Keyna menurut saja duduk dan bersandar disandaran kasur,
“lalu apa salahnya? Kamu cemburu? Kamu suka sama Andes?”Tanyanya pelan tak suka akan yang ia pikirkan saat ini, tidak mungkinkan tidak ada alasan istrinya memarahi keadaan yang ada?
Keyna menggeleng.”Bukan, mana ada aku mencintai dia aku hanya cinta sama kamu.”Ujarnya jujur. Alka menjadi tersenyum salting dibuatnya. Istrinya bisa saja batinnya.
“Lalu apa masalahnya hmmmm? Ceritakan siapa tau aku bisa membantu meringankan masalahmu.”Ujarnya pelan.
Keyna disana menatap suaminya.”Masalahnya sistem yang salah satu temanya Lingling sudah terkirim ke markas utama milik kemiliteran miliknya Lingling punya. Dan itu sudah membuat mereka gempar meminta banyak bala bantuan dari tentara lain untuk menyerang tempat kita sayang.”Ujarnya lirih. "Aku kebobolan..."
Yah kalian ingatkan disan aada LIEN Dan Juga Chun yang dimarkas utama? Mereka menyelusup dan juga mengambil alat komunikasi khusus milik Faro, Faro kecolongan oleh Lien dikarenakan skill Lien yang tidak bisa diremehkan jika bisa diremehkan dia tidak mungkin menjadi komandan utama bukan?
Mereka meretas juga dengan sistem mereka mengenakan obat terlarang yang diambil dan dijadikan obat tidur untuk Fiko dam Grace sehingga bisa mematikan CCTV yang ada dan mereka bebas meretas.
Alka mendengarnya tertegun menatap Keyna diam, Keyna mengepalkan tanganya erat.”Dan mereka sedang melakukan strategi dibagian utara Desa XX untuk menyerang baik dari udara, darat dan juga bagian beberapa sudut. Tempatku sudah terkepung oleh mereka.”Ujarnya Keyna lagi datar.
Dari aman ia tau? Ia peretas yang handal bahkan dengan sistem seketat apapun ia bisa, ia pernah meretas akses negara dengan mudah tanpa ada yang menyadarinya. Ia pernah meretas Negara lain. Ia mafia tingkat internasional bukan hal yang lumrah baginya untuk meretas keadaan suatu Negara demi menyeludupkan persenjataan ilegal baginya supaya tidak terkena pemeriksaan atau razia pengantaran obat terlarang itu. jika tidak mana mungkin usahanya bertahan sejuah ini.
Alka mendengarnya cukup kaget. "Bukannya masalahnya sudah selesai dengan Hendrik yang sudah tertangkap dan juga terungkap jika usahakanlah yang menjual organ dalam gelap.”Ujarnya pelan pada Keyna.
Keyna menggeleng pelan menatapnya dalam.” Bukan itu lagi masalahnya tapi Salah satu putri jendral itu dan salah satu jendral besar yang tak lain adalah kakaknya Lingling, mereka sudah pernah Andes dan lainya siksa karena memang mereka penyelundup, mereka bermain-main awalnya.”Ujarnya Keyna pelan.”Dan mana mungkin mereka melepaskan kasus ini hanya karena mereka sudah tau kenyataannya jika kami tidak melakukan hal gelap itu? belum lagi memang usaha aku yang salah. Aku pikir kau tidak bodoh untuk aku jelaskan semuanya.”Ujarnya pelan padanya . ia menghela nafas akan masalah yang ia hadapi.
Alka diam mencerna situasi, ia menjadi tidak lelah lagi., masalah Keyna cukup berat dan rumit baginya. Ia menghela nafas.” Sekarang pilihanmu apa?”Tanyanya berdiskusi pada istrinya
. Keyna menggeleng pelan.”Aku tidak tau. Tapi aku harus menyelamatkan pasukan ku dan juga teman-temanku bagaimanapun caranya.” Ujarnya pelan.
Alka mengangguk pelan. Ia mengusap kepala istrinya.”Kau tidur dulu biar aku yang mencari solusinya. Tidak baik untuk anak kita Key jangan memaksakan keadaan. Ada atau tidaknya usahamu yang disana kita akan tetap kaya raya. Aku suamimu lelaki terkaya nomor satu dinegara ini.”Ujarnya sombong.
Alka mengangguk mengusap kepala istrinya.”Iya sayang tidur yah nanti kita pikirkan lagi.”Ujarnya. keyna tidak melawan ia mengangguk. Alka disana menarik selimut sampai atas dadanya untuk menutupi rasa dinginnya. Mencium kepala istrinya pelan dan memeluknya lembut..”Kau selalu saja memikirkan orang terdekatmu tanpa memikirkan diri kamu sendiri Key.”Ujarnya pelan. Keyna orang jahat tapi juga orang yang paling baik untuk orang sekitarnya.
...----------------...
Disisi lain ada Lingling yang menatap langit malam, semua persiapan sudah ia siapkan, tidak ada scan yang terlalu romantis didunianya lagi setelah ibunya datang. Ia tau itu karena sadar jika yang ia lakukan salah, ia tidak bisa mencintai Andes melupakan pengorbanannya Liong yang jauh lebih dulu berjuang atas dirinya.
Apapun keadaannya, bagaimanapun hatinya mencintai Andes. Selingkuh dan main belakang bukanlah hal yang dibenarkan...
"Jika kamu hidup dalam kebenaran jangan takut untuk tersakiti, apalagi prihal cinta sebab banyak manusia yang gugur karena tidak tau mana yang benar dan mana yang dibenarkan. Ingat yang benar dan yang dibenarkan adalah suatu hal yang berbeda tapi sering dianggap sama." Pesan ibunya
Besok ia akan kembali bersama Andes kemarkasnya. Itu menjadi dirinya memikirkan strategi apa yang harus ia pakai untuk menyelamatkan orang-orangnya, ini misinya, ia harus melindungi mereka semua tanpa ada yang dikorbankan tanpa dirinya,. Kemungkinan besar adalah malam ini adalah malam terakhir ketenangannya setelahnya tidak lagi. atau malam terakhir ia bertemu bersama temannya disini.
“Lingling..!!” Lingling melirik kebelakang disana ada Mike dan Alex serta Boy. Ia tersenyum tipis melihatnya.”Ku dengar besok kalian akan pergi dan kau tau kami akan ikut denganmu perintah Alka.”Ujarnya Mike duduk dikasurnya Lingling.
Lingling mengernyitkan dahinya.”Alka suaminya Keyna?”tanyanya mengerjab.
Mike mengangguk, Boy, Jakson dan Alex duduk sofa disana menatap Mike dan Lingling secara bergantian. Mike mengangkat bahu acuh.”Baru beberapa jam lalu ia mengatakannya dan kami pun kaget. Kami kemari mau bilang saja supaya besok kita berangkat bersama.”Ujarnya merebahkan dirinya.
Lingling diam, pasti itu karena Keyna mempersiapkan tekannya dan untuk melindungi Andes disana. andes tidak bisa berdiri sendiri meski ia kuat sebab yang ia lawan bukan hanya satu tapi banyak.
”Tapi gue maaf belum bisa yah Key, soalnya anak gue baru lahir tiga hari yang lalu. Gue harus jagain istri gue dan rawat dia. Istri gue masih sakit.”Ujarnya boy pada Lingling merasa bersalah, mau tidak mau suka tidak suka ia sadar jika Lingling sangat berjasa dan sudah ia anggap teman dihidupnya.
Lingling mendengarnya tersenyum sendu. Ia mendekati Boy dan duduk disisinya Boy. Boy bergeser menatap Lingling aneh. Lingling mengeluarkan sesuatu disakunya dan menatap Boy.”Anak mu laki-laki atau perempuan? Maaf belum bisa menjenguk sebab belum bisa keluar terlalu lama.” ujarnya jujur.
Boy menatap Lingling menggeleng.”Anakku laki-laki, tidak masalah hehe aku tau.. kau tau dia sangat tampan sepertiku ayahnya. “ Ujarnya pelan.
Lingling mengangguk haru.” Aku yakin itu, dia pasti anak yang sangat tampan dan baik sepertimu ayahnya sebab sedari awal mengenali kalian aku hanya tau dan hanya ingat dirimu yang paling baik dan paling menerimaku sedari awal.”Ujarnya pelan. Boy menatap Lingling lekat dan aneh tidak seperti Lingling biasanya.
.
.
.
.