
Haloooo. Maaf yah bukannya kemarin aku nggak Up cuma NT lagi eror...
.
.
.
.
Nafas Andes terasa berat menatap video yang baru saja mereka lihat, dimana ada Lingling yang dihabisi oleh Hendrik, tepatnya orang suruhannya. Ia mengepalkan tanganya tak tenang.” Berani-beraninya dia main terlalu jauh denganku.”Gumamnya. aura nya sudah sangat gelap saat mengetahui fakta ini. ditambah hal lainnya adalah Hendrik orang yang mereka incar selama ini. yang melakukan pemitnahan terhadap keyna dan meerka semua.
Jika begini kan dendamnya akan semakin membesar.
Ia bangkit hendak mencari dimana Hendrik sekarang juga. Tapi dutahan opelh Keyna yang baru mau datang.”Mau kemana?”Tanya Keyna.
Mike. Boy. Jakson ikut berdiri mentap Andes dengan Tatapan Tanya Juga,, Takut Jika Andes melakukan suatu hal yang diluar logika.
“Des. Gue tau loe lagi banyak pikiran dan marah. Mending kita tunggu Lingling sembuh dulu. Dia butuh kita sekarang. apalagi Hendrik dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh polisi. Jadi gue yakin dia sekarang lagi nggak bisa loe temuin. Atau loe bakal tertangkap dalam sindikat pembunuhan.”Jakson angkat bicara pada Andes yang hendak bertindak gegabah.
Andes menghela nafas dalam.”Ini semua gara-gara loe Key..!!! kenapa bisa kalian punya rencana buat ngejebak Hendrik. Dan liats ekarang kan..!! hendrik itu malah mengincar Lingling buat dibunuh.. memang apa si remcana kalian? Apa susahnya buat gue atau Mike yang turun tangan..!!” Bentak Andes kuat tepat diwajah Keyna. Tanganya mencengram tangan Keyna erat..
Keyna merasakan terpahan diwajahnya oleh nafas berat Andes, tanganya terasa perih juga. Ia meringis pelan tapi tetap menatap Andes.”Gue nggak ngelakuin apapun. gue Cuma ngejananin apa yang Lingling mau. Loe harus tau gue enggak pernah ngelakuin apapun selain ngikut dan bergerak sesuai yang dia mau.”Ujarnya pelan dan datar. Tak ada kegetaran atau takut di dirinya.
“Itu karena loe tau ini bakal buat loe memiliki keuntungan Key. Loe ngelakuinya karena loe punya keuntungan..!!!” Ujarnya membentak lagi. Matanya menyirat kekecewaan.”Kalo ngak ada keuntungan sama loe loe nggak bakal mau-mau aja kan dibudakin sama dia? Dan sekarang dia kayak gini itu salah loe..! kenapa loe enggak ngerlarang atau kasih tau kami apa misi kalian..!” Ujar Andes berteriak semakin mencengram tangan Keyna.
ia Pikir ini gara-gara misi mereka yang menjebak Hendrik itu loh mangkanya Lingling jadi incaran Hendrik.
Keyna yang dicengkeram sekmakin keras tak tahan, ia menarik jempol Andes dan memilinnya hingga cekalan itu terlepas, Andes pun baru sadar jika mencengkram tangan Keyna. Tangan Keyna sangat merah dibeberapa titik dan garis tanda dari Andes.
Keyna terkekeh.”Gue memang ngelakuin hal itu karena ada keuntungan di gue.”Ujarnya pelan dan tersenyum.
”Tapi hal lainnya ada lagi yang harus gue perhitungkan. Lagi pula ini yang Lingling mau. Gue juga udah bilang apa aja kosequensi dari yang dia buat dan lakuin. Tapi dia kekeh buat lanjutin apa yang dia mau. Bukan salah gue kan kalo gue diem dan nikmatin?” Keyna menatapnya datar.
“Lagi pula dia nggak sebodoh yang kalian fikirin kok. Dia bukan orang yang patut buat kalian khawatirkan. Dia baik-baik aja kan? toh dia masih nafas disana sekarang?”Tanya Keyna gambling. Tapi ucapannya terdengar kejam ditelinga Mike dan semua temannya.
“ Dia temen kita. loe enak bilang dia masih hidup dan gamblangnya bilang dia bukan orang yang harus kita khawatirkan.?? Loe gila?? Loe punya dendam apa sama Lingling Key sampek tega bilang gitu, Lingling manusia loh key?”Mike tidka percaya akan ucapan Keyna yang nyrais menusuk jantungnya saat ini. bukan masalah apanya tapi ini bukan Keyna yang mereka kenal. Keyna tidak sejahat ini meski dengan orang lain yang tak bersalah sama sekali.
“Terus menurut kalian gue harus gimana?”Tanya Keyna datar menatap Mike penuh Tanya. “Gue harus mengemis buat dia berhenti dimisi yang dia buat? Atau bilang sama dia sedangkan dia yang meminta buat nggak ngasih tau sama siapapun? Dia baik-bak aja percaya sama gue...”Keyna bicara dengan suara yang lembut saat ini. hormone ibu hamul tetap ia rasakan, melihat teman-temanya yang menyalahinya karena wanita laun sangat cukup membuat ia sakit. Ia merasa hatinya tertusuk keadaan. meski begitu ia sadar, yang ia lakukan ini juga untuk kebaikan bersama, ini juga untuk kebaikan teman-temannya.
Andes menggeleng menatap Keyna. “Loe keterlaluan Key.”Ujarnya lalu pergi meninggalkan tempat itu. Keyna disana langung menatap kelain arah dan ikut pergi mengambil jalan yang beda darii Andes, tanganya terkepal erat tak terima. Mike. Boy dan Jakson disana saling lirik., tak tau harus mendukung siapa. Tapi hati mereka juga berkata Keyna licik dan egois. Fakta itu tak bisa menjadi alasan besar untuk menjauhi Keyna tapi lagi nih yah. Lingling sudah masuk kedalam kehidupan mereka dan punya ruang lain dimereka membuat mereka juga sangat marah mengetahui Keyna yang terlibat dalam misi ini.
Dijalan Keyna mengusap lelehan air matanya yang jatuh, ia memilih ketoilet rumah sakit. Bibirnya ia tahan. Air matanya tetap jatuh mengingat temanya baru kali ini menyalahkannya. Ia mengepalkannya dan mengingat percakapannya dengan Lingling tempo hari. Dimana Lingling yang mengatakan misinya kepada Keyna.
.......
Keyna yang kagetpun menatapnya tak terima. “Loe gila ha? Ngacok aja. Kalo loe bener-bener mati gimana??” Tanya Keyna menolak kaget.
Ini misi dimana Lingling menjebak Hendrik dimana diclub malam menjadi seorang G4y memberikan rumor jelek dikalangan luar. Lalu menjebak lagi Hendrik yang sudah diketahui Lingling akan membunuhnya. Keyna mana mau, meksi dia jahat dia tidak sejahat itu juga dengan temannya lah.
Lingling menghela nafas memaytap Keyna dengan mata penuh harap.”Oh ayolah Key. Jika mati yah berarti aku akan kembali kedunia ku. Dan misiku selesai disini. Lagi pula setelahnya kuerahkan denganmu kan? Jadi kau sudah tau kelanjutan misi ini. ini menguntungkanmu loh. “Lingling terdengar membujuk dengan dalil keuntungan kepada Keyna
“Gila loh. Gue nggak gila untung yah. yang ada gue bunting kalo mereka tau gue nggak menghentikan misi loe. Mereka bakal nyalahin gue Ling. Loe enak mati dengan tenang tapi gue? gue hidup dengan penuh kebencian temen-temen gue Ling. Nggak mau gue. apalagi Andes dan Mike pasti nanti bakal marah besar ke gue.”Ia menatap lain arah menolak, tak tertarik apapun yang Lingling ucapkan.
Lingling mengusap rambutnya gusar.”Tapi Key. Ini cara gue buat nyelesaiin janji gue yang bakal ngungkapin sama Negara kalo loe bukan termasuk ke sindikat jahat itu. Ini keuntungan pertamanya, keuntungan keduanya ini bakal dibawa dan diproses ke hukum. Hendrik bakal dipenjara dan disiksa sebagai hukumannya. Bukanya ini kita enggak meski main kotor tapi bakal terbalasa semua??? Ini bikin kita untung besar..!!! Key ayolah.” Bukjuknya gusar. Keyna sangats suah ia bujuk.
Keyna tetap tak menjawab. Diam menatap lain arah. Lingling tak hilang akal pun berkata." Oke-oke Key.. gimana kalo gini aja.. gue janji nggak bakal mati. Soalnya fakta lain disini waktu gue Cuma satu bulan lagi, jdai gue nggak bakal mati sebelum misi gue didunia ini berhasil.. lagain gue abadi key. Gue bakal mati kalo jodoh gue yang mati atau memutuskan jiwa gue.” Ujarnya Lingling nanar disana.
Keyna terlihat menatap lingling tertarik akan percakapan Lingling.”Maksud loe gimana??? Loe nakal mati kalo jodoh loe yang mati atau dia yang mutusin jiwa kalian???”Tanyanya kepo. Ia cukup tak paham akan penjelasan Lingling yang setengah-setengah..
.
.
.
.