
Lingling menggeleng.” Semua bahan itu mengandung bahan alami, seperti lilin lebah, buah kaktus merah juga. Lalu untuk pewarna lain, ada beberapa untuk warna lain, seperti serangga yang untuk pewarna bibir atau beberapa lain. Aku juga bisa membuat wewangian dari beberapa bahan. Tapi itu mungkin nanti usai kosmetik ini berhasil dan kalian bisa mengambil bahan bahan dari luar sebab disini kurang memadai.” Jelas Lingling tegas.
“waw.” Gumam dari Jiyun dan menggoreskan pewarna ditangannya.
“ Ini lembut dan juga wangi buah, berbeda dengan biaanya dikenakan oleh perempuan perempuan biasanya.” Gumam dari Jiyun menghirup aroma kosmetik tersebut kagum
“ itu bisa menjadi bahan promosi kalian. Karena bukan hanya dari warna. Tekstur dan juga aromanya yang wangi bisa menjadi hal yang mereka sukai. Apalagi ini semua dibuat dengan bahan alami yang bisa digunakan setiap saat tanpa takut membuat kulit wajah rusak.” Jelas Lingling lagi.
Martin diam diam mengamati Lingling yang bicara dengan semangat. sesaat usainya Martin mengangguk menaruh kosmetik komsetikitu di atas meja.” Jika ini berhasil semua. Apa yang kau ingin dari kami?” Tanya martin tenang kepada Lingling.
Lingling berdehem pelan.” tidak ada. Sebenarnya aku hanya ingin menghabiskan waktu selama stau tahun ini dengan hal yang lebih berguna.” Gumam Lingling polos. Ingat sudah membuat semua orang murkah akan pengkhianatan serta kecerobohan nya membuat Ling-Ling sadar. ia harus melakukan hal baru agar mereka bisa memaafkan dirinya yang kotor ini.
Sebenarnya tak masalah di cintanya, tapi masalahnya Lingling sudah bertunangan dan itu seorang Dewa pegang yang ditakuti, bahkan keturunan raja langit. Dia melakukan sesuatu yang sangat salah dan Lingling akui hal itu.
Martin dan Jiyun menatap Lingling aneh.” Kau benar benar dihukum? Kenapa bisa?” Tanya Jiyun tegas.
Lingling tersenyum tipis.” Itu diluar jangkauan kalian. Tapi jika jawaban pasti iya aku dihukum. Karena itu satu tahun ini aku akan disini slebihnya aku ingin Negara ini lebih maju dan juga tentram.” Jelas Lingling kepada mereka tegas,.
“ kau yakin tidak ingin apapun?” Tanya Martin memicingkan mata.
Lingling mengangguk tegas. Martin mengangguk.” Baik besok aku akan coba membuat stempel kepemilikan kepada kerajaan dan mulai membuat seperti yang kau bicarakan. Karena aku percaya kau anak dari kekaisaran,. Aku harap kau tidak menjatuhkan kami.” Jelas martin. Martin diam diam juga kagum dan menyukai pemikiran Lingling yang luas. Dari dulu Martin juga setuju untuk mengembangkan Negara ini tidak harus menggunakan pertanian saja.
Tapi juga dengan hal hal lain. Tapi memang mereka sendiri belum menemukan potensi yang ada di sana, mungkin karena kurangnya orang orang yang memiliki pengetahuan.
“ dari mana kau mengetahui semua ini nona?” Tanya Jiyun kepada Lingling saat semua orang sudah diam saja.
Lingling melirik Jiyun.” Yah dengan siapa lagi jika bukan dengan ibuku? Saat Qeqe harus belajar penelitian aku harus diikut sertakan. Padahal aku tidakk suka. aku tidak tau jika ilmu ilmu dasar ini bisa berguna disini.” Gumam Lingling,.
“ Ilmu dasar?” Tanya Jiyun kaget.
Lingling berdehem.” Ini memang ilmu dasar, Qeqe bahkan membuat semua penemuan yang aneh aneh. Saat usia kami tujuh tahun kami sudah bisa membuat sepeda.” Jelas Lingling kepada mereka.
“ waw.. pantas saja kalian menutup diri.” Gumam Martin.
” Ayah dan ibumu masih hidup kan??? apa benar rumor yang mengatakan jika ayahmu itu tidak akan bisa mati?” Tanya Jisung kepada Lingling polos.
Ditatap tajam oleh Martin. Lingling meliriknya dan mengangkat bahu acuh.” Bisa iya bisa tidak.” Gumamnya.
“ tapi Lingling kami saat ini juga sedang memikirkan dampak wabah yang sedang menyerang wilayah kami. “ jelas Martin kepada Lingling yang masih semangat dalam keinginannya,.
Martin tidak bisa mengapik hal tersebut. Jadi pokok utama dirinya sekarang adalah menghilangkan wabah. Lingling menjentikan tangannya.” Itu tugas ku dan Jisung. Tugasmu hanya yang aku katakana tadi saja. Tenang saja ibu kami juga mengajarkan kami tentang banyak hal obat-obatan sampai telingaku menjadi suram.” Jelas Lingling tersenyum lebar.
Jisung dan Yang lain menatap Lingling tidak percaya. " Harusnya kau bahagia dong. " Ujar Martin mewakili yang lain.
Lingling menggeleng pelan. " Ibu galak, jika aku gagal, maka aku belum bisa makan makanan lezat dan itu menganggu ketenangan tidur siangku." Jawabnya lempeng. " Duke dengarkan ucapku tadi? buat stempel kepemilikan, itu harus!?"
Martin mengernyitkan dahinya.” Kau memerintah seorang duke?” Tanya dari JIyun kepada Lingling melotot.
Lingling menggeleng.” Ini namanya kerja sama. tidak ada Lingling tidak ada Duke., bahkan jika menatakan tahta tertinggi, kalian sudah tau jawabannya sekarang siapa kan?” Tanya Lingling tersenyum miring. Martin berdehem pelan mendengar ucapan Lingling,.
Tentu Lingling ini cucu kekaisaran dari tujuh kerajaan terbesar di seberang yang artinya kekuasaan Lingling ini di atas dari tujuh kerajaan tersebut. Lalu mengapa kerajaan ini tidak masuk nomial dari mereka? Sebab mereka Negara miskin beda dengan mereka yang sudah memiliki kemiliteran dan perekonomiam yang menjamin. Jadi jika ditanya siapa paling berkuasa yah pasti lingling. Jika Lingling mengerakkan pasukan milik kekaisaran ayahnya. Semua tanah Negara mereka mungkin akan rata dalam satu malam.
...----------------...
Loli. andes dan yang lain melambaikan tangan melihat semua tamu pulang.” hati hati yah..!!!” teriak Loli tersenyum manis. Andes meliriknya santai. Memang semua orang pulang, hanya tinggal beberapa saja, seperti keluarga inti andes dan juga Loli. ada Mike juga yang tinggal.
“ Katanya Alex bakal dateng juga loh. Dia sedang dalam perjalanan.” Ujar Mike pada andes,.
Andes mendelik.” Datang saat sudah selesai.'' jelasnya kesal.
Andes menghela nafas pelan. “kenapa? temen kalian ada yang juga dateng gitu?” Tanya Loli kepada keduanya.
Mike mengambil jarak jauh dari Loli, seakan akan Loli hama yang harus ia hindari. Loli yang sadar mendelik kesal melihat Mike. “ Iya...” jelas andes serak.
Loli mengangguk pelan.” banyak banget teman kamu, perasaan dari semalem temen kamu semua deh.” Gumam Loli menggrauk kepalanya tak gatal.
” Temen aku Cuma dua. Sheren sama Melisa, dan itu udah pulang tadi.” Ia menunjuk pesawat yang hanya meninggalkan kabut diudara.
“ itu tandanya loe nggak punya temen hahaha.” Mike mengejek Loli yang mengeluh.
Loli menatap Mike tak suka.” punya yah. tapi males aja nyuruh mereka datang. Dateng Cuma ngasi kado gelas ngapain diajak. Syukur syukur gelas ini amplop kosong. Ngabisin makanan.” Jelas Loli kesal sekaligus jujur kepada Mike. Loli perhitungan.
Mike mendengarnya mencebian kebawah bibirnya.” Temen loe miskin semua artinya.” Jelasnya mencibir,.
Loli mengangguk tak mengapik” iya emang. Semuanya miskin mangkanya nggak di ajak ke sini. Soalnya kalo mereka tau andes pemilik perusahaan gede bisa bisa mereka minta loker sama gue.” jelas Loli lagi.
Mike semakin terbahak mendengar ucapan Loli yang sangat sangat polos di hadapannya.” He punya temen wajib ditolongin. Kalo dia minta loker yah kasih lah.” Ujarnya menepuk pundak Loli. melupakan permusuhan keduanya.
Loli menepuk pundaknya yang ditepuk Mike.” Nggak dulu deh. Udah dikasih lupa sama gue. mana kalo korupsi nama gue yang rusak. Good bay aja lah. “ jelas Loli mengibas ngibas tangannya ke udara,
Mike terkekeh melihat Loli yang benar benar perhitungan dan pelit rupanya,” loe pada bayangin yah. gue kalo semisal jalan sama mereka, rokok minta beli sama gue si anj, mana minjem duit gue nggak balik balik.” Jelas Loli dengan mode mata julitnya.
Mike mendengarnya mendekat dan menatap Loli serius.” Emang dia minjem berapa?” tanyanya.
Loli mengernyitkan dahinya mengingat uang yang di pinjam. “ lima ratus ribu sih.” jawab Loli pelan.
mike mendatarkan wajahnya mendengarnya. “ segfitu doang mah nggak usah dimintai juga tolol.” Ujar Mike mendesis. Uang segitu hanya untuk parkir dirinya.
Loli meneouk pelan pundak Mike, tapi bagi Mike itu sangat sakit. bahkan terkesan perih.” enak aja di minta nggak di minta, uang lima ratus ribu itu berharga yah..!!! lagian perjanjiannya dia minjem bukan minta. Kalo minta beda cerita gue nggak bakal nunggu di balikin.” Jelas Loli kesal.” Mending gue kasih ke anak yatim ketimbang sama mereka. Udah mampu tapi minjem nggak ngebalikin.” Ujar Loli kesal.
“ Itung itu amal.” Jelas Mike kesal menguspa punggungnya.
“ Kalo amal, urusan gue sama Tuhan bukan urusan gue sama dia. Gue tau dimana harus beramal dimana harus ngasih. Udahlah. Ngomong sama orang banyak duit ribet. Bikin kesel.” Ujarnya di sana mencibir Mike yang malah mendukung oknum hutang.
Padahalkan uang lima ratus ribu itu banyak..! sangat banyak malah, jika dibelikan bakso dirinya mendapatkan lima pukul mangkok bakso..!! dan itu untuk jatah makan bakso selama satu bulan..!!
Suara helly terdengar nyaring. Loli mendongak melihat yang melambaikan tangan. Loli tekekeh ikut melambaikan tangan heboh.” Yaamoun cogan.” Ujar Loli berbinar melihatnya. Sampai mereka di ujung debu berterbangan Loli dan yang lain menutup wajah mereka. Di sana memang hanya mereka bertiga karenanya bicaranya hanya bertiga.
“ Mike..! andes!!! Gue kangen banget sama kalian..!!!” teriak Revan dari kejauhan dnegan ransel dipunggung nya.
Berlari menuju Mike dan andes. Loli menatapnya penuh binar. ini kakak tingkatnya dulu di saat SMA..! terkenal ketampanannya juga. Yatuhan Loli tidak menyangkah bisa melihatnya sedekat ini.
Mike yang disana menatap Revan horror hendak memeluknya. Segera ia menggeser membuat Revan hanya memeluk angin. Revan melirik Mike mendesis lalu melihat Andes.
" Andes gue kangen. Mike jahat..!!" Segera hendak memeluk andes, tapi Andes lebih dulu mundur dan membuatnya terjungkal. Loli melihatnya melongo dan terkaget.” Yaampun mending peluk gue deh. Pasti gue terima.” Ujar Loli melebarkan tangannya semangat.
Tapi tunggu dulu., Loli merasa ada tangan menarik pinggangnya merapat. Andes menatapnya tajam membuat Loli terkekeh pelan melihatnya.” Bercanda loh. Cuma kalo dibolehin nggak jadi bercanda.” Ia menaik turunkan alisnya. Andes mendesis lalu menjauhkan Loli dari mereka.
Reven terjungkal diketawai oleh Mike dna yang baru datang.” Mangkanya Revan nggak usha petakilan loe..!!!” ujar Natan dengan menendang bokong Revan pelan.
Revan mencebik menepuk pelan pakaianya terkena pasir,.” Kalian jahat. Dedek nggak like.” Ujarnya dengan manja dan mengibas sambut kebelakang. Alah alah bencong.
Loli bergidik melihatnya. Lalu melihat semua yang datang. Loli menganga lebar menatap yang datang. “ YATUHAN? Gue masih di dunia kan? kok ganteng ganteng banget Gilak..!” hampir berteriak Loli menjauh dari Andes melihat teman teman Andes melongo. Demi apapun mereka sangat sangat diluar manusiawi tampan tampannya. Selama Loli sekolah, dia tak pernah melihat lelaki lelaki tampan ini.
Natan melihat Loli yang menatap mereka berbinar dengan liur hampir menetes terkekeh.” Ini istrinya Andes? Yaampun gue baru tau type andes yang gemes gemes gini.” Ujar Natan di sana kepada andes menggoda.
Andes yang dihoda Loli yang memerah malu. Sedangkan Andes sendiri hanya meliriknya malas. Loli menepuk pelan pipinya. Baru kali ini dibilang gemes. Yaampun apalagi yang mengatakanya adalah laki laki tampan. Rasanya Loli mau terbang. kapan lagi coba?