
Nafas yang terengah-engah menatap gerbang depan mata, sangat tinggi dan juga besar. Didepanya dialiri air sungai yang dalam dan penuh buaya untuk mereka seberangi. Mereka tidak bisa sembarangan masuk, ini sangat membahayakan.”Bagaimana ini jendral?”Tanya Iwan pada jendral You melihat situasi yang sekarang.
Jendral You menatap bangunan ini diam melirik kelain arah.” Kita cari cara lain. Ayo kita kejalan belakang. “Ujarnya. “Berpisah lah cari tempat lain, kita bagi dua dua arah. Berangkat.”Ujarnya.
“Siap komandan..!” Serentak mereka mengatakan itu. mulai jendral You. Iwan, dan Jo menelusuri jalanan kearah klanan dan yang lain jalan kiri. Disana mereka dengan beberapa ratus prajurit yang masih selamat. Jalan mereka sangat lelah dan letih malah ditambah harus menyerang.
Mereka sudah kehilangan tenaga untuk melewati jalan saja, yang awalnya jam 12 malam penyerangan sekarang mereka sampai bahkan jam 2 malam, tenaga mereka sudah habis bagaimana ini? mereka kelehahan sungguh trategi dari kelompok ini Jendral You acuhkan jempol. Sangat tidak bisa ditebak dan sangat sulit dimasuki musuh seperti mereka.
Sepanjang jalan jendra You bersma yang lain menyeklusuri jalann tetapi tak ada satupun jalan yang bisa dilalui, semuanya terdapat banyak buaya, mereka bisa menghela nafas dan terduduk lelah.”Bagaimana ini jendral?? Jalannya tidak ada hanya ada jalan utama. Apa yang harus kita lakukan?”Tanyanya pelan pada sang Jenfdral You.
Jendral You menatapnya nanar.” Ini luar biasa, berapa mereka menghabiskan uang untuk membuat tempat ini?”Tanyanya pelan. Mereka disana Menggeleng, pasti memakan banyak uang batin mereka. Sampai kearah utara selama tiga pulih menit berjalan barulah mereka melihat satu pohon besar yang bisa merangkap dinaiki memasuki tempat didalam. Jenmdral You melihatnya terhenti.
“Ada apa Jendral? Apa kita istirahat dulu?”Tanya Iwan pelan, sedari tadi kakinya gemetar menahan lelah dan juga kantuk tetapi tuannya malah terus memacuh dan menguras tenaganya terus berjalan menyusuri jalan.
Jendral You melirik pohon itu.”Kita bisa naik ini.. “Ujarnya pelan. Semua menatap pohon itu. jendral You menatapnya dengan pelan dan juga mengernyit.
Jo mendekati pohon itu menatap secara teliti dan juga keningnya mengernyit dalam karena berfikir.”Sepertinya tidak jendral..”Ia berkata ragu sebab menatap lebih teliti.”Karena disini ada banyak duri beracun.. tapi tidak terlihat. Coba kau lihat.”Ujarnya.
Jendrak You mendekat dan menataps ecara lebih dekat. Keningnya mengernyit dalam menatapnya. Disana ada beberapa bulu yang berwarna kuning.”Tolong senterkan secara lebih dekat.”Ujarnya kepada prajuritnya lain., ia pun mendekat dan membuat jendral melihat secara detail, lalu beberapa juga melihat secara detail.. Jendral You ingin memukul pohon itu kuat.
”Jangan jendral, kau bisa mati. Ini sangat beracun jika terkena tubuhmu, syaraf tubuhmu akan membusuk.” Ujar Iwan pelan.
Jendral disana berbalik lalu menendang angin.”Sialan, ini neraka..!! bagaimana yang harus kita lakukan jika begini? Anakku didalam sana harus diselamatkan..”! Ujarnya tegas. Ingin rasanya ia menghancurkan tempat ini tetapi tangannya tidak sehebat itu. tempat ini terlalu kuat untuk ia hancurkan. Sampai pada disudut ada seseorang melihatnya dengan kekehan.
' Jadi dia sangat menyayangi anaknya Wulan he? tidak mungkin kan dia mengkhawatirkan Eliza sang anak buangan?
“Sabar jendral, mari kita cari cara lain supaya kita bisa memasuki kawasan dalam. Aku yakin ini ada jalan.”Ia menepuk pundak jendral You yang terlihat frustasi. Ia tau apa yang dirasakan oleh tuannya.
Lingling hanya diam tersenyum miris mleihatnya, dia berada disalah stau pohon yang disana ditengah kegelapan, ia melihat semuanya sedari dua kilo meter mereka berjalan tadi, ia terkekeh pelan.
”Sebbenarnya disini mereka makan apa isi? Kok bisa sangat bodoh?”Gumamnya menghela nafas.
Menggeleng pelan pula sebab mereka yang terlalu bodoh baginya. Dirinya saja bisa masuk dengan mudahnya masa mereka tidak padahal title mereka adalah jendral.
Jendral You mengangguk.”Yasudah ayo kita cari lagi.”Ujarnya pelan.”Tapi jendral apakah tidak sebaiknya kita istirahat terklebih dahulu? Kami sudah sangat lelah bukankah seharusnya kita mengumpulkan sedikit tenaga untuk kedalam sana?”Tanyanya jendral Iwan yang disana.
“Tidak. Jika kita istirahat bukanya kita lebih kuat tetapi kita malah kenih lemah, itu dikarrenakan kaki kita yang sudah melunakkan. Atau kita akan semakin terasa ngilu., jadi jangan buang waktu. Ayo ceopat kita cari jalan lain.'' Bantak jendral You. Yang lain hanya bis amenghembuskan nafas pasrah akan kelakuannya yang tidak bisa dikatakan tauladan.
Jendral You mengangguk.”Siapkan senjata kalian kita kembali serang.”Ujarnya lalu berlari menuju gerbang utama. Disana Lingliong cekikikan.lalu melangkah lagi menuju tempat poeperangan. Sampai disana Lingling bisa lihat ada banyak yang bersmebunyi dibeberapa bidik dan juga beberapa jalan. Dan ternyata memang sudah berperang satu sama lain. Lingling diam mengunyah apelnya menikmati apa yang dihadapanya. Kalian harap apa? Doa turun tangan, oh tidak hahaha. Dia tidak mau terlibat oke.
Dor..Dor.. suara pistrol berselang seling menghiasai kegelapan, disana ada banyak yang tersamarkan bersembunyi ditempat-tempat, jadi tidak tau arah mana saja pistol itu, Lingling bisa melihatnya jelas jadi menbguap menatap mereka." Membosankan...''
“Bersembuunyi..”Ujarnya jendral You kepada pasukannya. Pasukannya pun bersembunyi mulai mengikuti perang.
Lingling menghela nafas.”Ini seperti permainan. Pipipiuw.”Ia mmainkan tangannya disana menatap mereka mendenggus. Ini sangat tidak seimbang. Jika jendral memakai otak mereka maka Keyna menggunakan strateginya. Tidak bisa diabaikan dan dan digunakan dengan otak saja. Pikiran mereka diluar pikiran orang lain.
dari sini Lingling bisa lhat jika diatas blangkon ada Mike, Andes dan juga Alex yang berdirih menatap yang ada disana. Mereka terkekeh mengangguk., sedangkan pasukan mereka hanya keliar sedikit saja. Hanya ada dua pulih orang tetapi diposisi aman, “ Serang mereka, aku dan Jo akan masuk, beberapa juga ikut menyeluusp kedalam untuk menyelamatkan tahanan mereka. Ayoo.”Jemdral You memimpin mau memasuki teoat ini. terbang terbuka lebar memberi cela dan juga ada jembatan dari pintu itu, saat stau langkah.
Dor.... lengan jendral You hampoir terkena tembakan. Dor. Iwan membalas serangan itu dna melirik sekeliling.”Ayo cepat,,. Menunduk..” Mereka menunduk dan mulai memasuki temoat dengan cara tiarap.
l
Dir..Dir... mereka menutup telinga. “Serang mereka jangan biarkan jendral You dan kami masuk tertangkap. Alihkan semua pokus mereka kepada kalian. Serang terus menerus.”Ujar jendral Gion disana memililih mausk juga dnegan cara tiarap merayap.
Smeua prajurit didekatnya mengangguk mulai menyerang. Jendral Gion mulai melangkah ceoat hendak masuk. Sudah ada banyak prajurit dari jendral You mati dan sudah tersisa setengah dari penjaganya Andes mati.
Mike menyenggol pundaknya Andes.”Lihat, mereka memasuki tempat kita. bukankah ini akan sangat mudah menjebak mereka semua?”Tanyanya menaik turunkan alisnya. semua terkekeh dan mengangguk. Ahh sepertinya pertunjukan akan dimulai.
.
.
Q&A
.
,
Hay kak kok ngak Up rutin lagi? so karena kecewa sama sistem level Nt. Level udah nggak naik tiga bulan padahal udah usaha terus,
Padahal kadang harus begadang sembari mikirin skripsi, jadi Up nya aku mungkin ngak rutin entah sampek kapan, sesuai selera aja deh. Cape juga kalo diginiin terus. Aku memang butuh duit si tapi yah kalo sistem mengura sgini aku juga nggak mau. Ga seberapa sama aku yang cape dan kerjaan skripsi aku yang harus dijalanin. Aku kadang sampek lagi capek-capek kulia harus negjar up biar cepoet selsai eh malah gini. Katanya si bukan karena kalah kata atau rutin Update nya aja tapi juga dari pembaca,
so menurut aku dari kalian udah banyak yang pavorit, udha banyak moentar, udah banyak Vote. Kalian udah berusaha buat aku juga tapi maish gini kan dari mereka. Jadi maafkan aku yah mungkin bulan ini aku focus sama kuliah aku. Moga aja bisa tamat 3,5tahun. doain biar bisa kerja tetap aamiin. Maaf mengecewakan kalian. Paypay