
Lingling itu kuat. bahkan sangat kuat. meski begitu didunia Lingling itu ada tiga dunia. Dua pertama ada dunia langit yang artinya tingkatan manusia suci, disana mereka hidup dengan kekuatan luar biasa,, mereka diluar nalarnya manusia.. dan tak bisa ditebak bagaimana kehidupannya. Namun ada banyak pendapat dan legenda akan mereka. Ada yang bilang disana tempatnya malaikat tinggal, ada juga yang mengatakan para Dewa suci, ada juga yang mengatakan hidup para Peri. dan lainnya.
Lalu ada dunia bawah yang diisi oleh para manusia gelap berbalik dengan langit yang suci, Namun kekuatannya sama besar dari dunia langit. Mereka pada dasarnya berasal dari langit namun ditendang kebnumi karena kesalahan, salah satu dari dari mereka dunia langit ada yang berkhianat, ia memiliki hubungan terlarang dengan ibunya sendiri hingga menghasilkan buah hati.
Penguasa langit sangat marah saat itu hingga mereka diturunkan dibumi dan juga dikutuk oleh penguasa langit jika mereka tak akan bisa mati hingga hari akhir nanti, mereka tak akan musnah dan mereka tak akan bisa kembali lagi kedunia langit. Setelahnya merekapun memilih ketempat lain dan hidup berkembang sebagaimana manusia. dan ketiga ada dunia yang tak lain adalah Bumi sebagaimana yang kita pijaki, disini manusia yang dilindungi oleh langit, hidup bersama dan berdampingan. Kadang dunia langit juga membenci karena hidupnya manusia dibumi penuh dengan perkara dan kehancuran. Dan satu fakta jika manusia di bumi itu Lemah!
Huuuu
Lingling itu dilahirkan oleh ibunya yang ternyata ditakdirkan menjadi Dewii didunia langit, memiliki ayah yang penguasa daratan. Ayahnya menjadi yang terkuat didunia bawah bahkan bisa menandingi iblis sekalipun, tapi meski begitu Lingling Pitu tak memiliki kemampuan sebesar ayahnya tapi tak pula dikatakan lemah, bahkan Lingling dinobatkan perempuan terkuat di dunianya dulu, ia menguasai perkumpulan perempuan.
Namun ia kalah dengan kedua kembarannya, kakak pertamanya memiliki bakat ayahnya. Ayahnya menurunkan semua kekuatannya pada anak pertamanya, ah tidak, bujan ayahnya, namun takdir yang memilih Heqi yang mendapatkan kekuatan itu, belum puas kekuatan ayahnya Heqi mendapatkan kekuatan ibunya Qira, ia menguasai banyak kekuatan Qira, bahkan jauh dibandingkan Lingling.
Kakak kedua Lingling Qeqe taklah selemah yang kalian fikirkan, tapi ia memiliki kelemahan yaitu tak suka dengan kotor dan bakteri, ia tak bisa ketemu debu dan bulu –bulu binatang., mangkanya ia tak terlalu suka dengan pedang dan sebagainya. Meski begitu ia memiliki otak yang Genius. Ia memiliki kepintaran diatas rata-rata hingga ia dinobatkan menjadi orang terpintar dibenuanya. Ia mampu membuat racun dan penawarnya sekaligus, bahkan ia memiliki banyak kebun obat dan tokoh-tokoh obat. Dan juga racun. Ia memiliki skil yang tak bisa diragukan lagi.. prinsip Qeqe itu seperti ini ‘Kadang kuat akan kalah dengan kecerdasan. My be semua orang punya kekurangan bukan?
Seperti Lingling, ia pintar dan juga kuat. namun ia pemalas, ia tak suka ini dan itu, beda dnegan para kakaknya mendapatkan kesuksesan dengan cara mereka sendiri. Lingling hidup penuh dengan kebosanan, ia memiliki wajah cantik dan tubuh yang ideal, tapi ia pemalas, kadang ibunya sampai mengelus dada karena kemalasan Lingling. Lingling bahkan pernah minta pada Qeqe untuk membuat alat pernapasan, ia lelah bernafas dan tak ingin bernafas,. Hal konyol bukan? Qeqe bahkan mengelus dada mendengarnya.
Ia pernah ketiduran didepan kelasnya karena malas, ia malas berjalan tapi kedua kakak dan sepupunya tak menjemputnya untuk kekusir kuda bersama, ia tak mau berjalan hingga membuat semua orang panic. Ternyata ia tidur nyenyak didepan kelas akademiknya. Ia tak suka perjalanan jauh mengenakan kusir kuda hingga meminta hal praktis tanpa teepotasi atau lainnya. Hingga Liong sang tunanganya memberikan nya satu batu yang bisa digunakan Lingling untuk pergi kemanapun dengan cara memikirkan tempatnya. Tapi Lingling bahkan tak mau berfikir.
Ada juga satu hal yang membuat semua orang mengelus dada ketika Lingling tak mau makan, karena dianggap melelahkan, ia meminta Liong untuk mengunyah makanya dan ia meneguknya saja. Jorok bukan? Tapi itulah Lingling. Saking malasnya ia diluar nalar manusia . Hingga Liong membuatkan suatu pil yang bisa dimakan oleh Lingling, itu bisa digunakan oleh Lingling supaya tak merasakan lapar selama dua bulan, namun faktanya Lingling kurus dan tak mendapatkan mineral membuat Lingling tetap harus minum. Hal menyebalkan tapi setidaknya ia tak akan mahan. Ketika pergi ia akan digendong, ketika tidur ia akan diajak.. haaa malasnya ditingkat nalar orang gila.
Namun satu fakta. Ketika ibunya menjelaskan ia mengingatnya, ketika ayahnya mengajarkannnya ia memperhatikannya, dan malamnya ia praktekkan, ia suka ketenangan belajar jadi ia tak kalah dan kuat. ibunya suka memaksa ia belajar, ayahnya memaksa ia menjadi kuat membuat ia tetap terpaksa melakukan semua hal itu. Tapi Lingling bersyukur kedua orang tuanya tak memaksa dirinya menjadi sukses seperti kedua kakaknya. Mereka bahkan berkata jika nanti hidup Lingling akan terjamin seumur hidup.
Lingling menghela nafas melirik Xavier.”Jadi aku tidak bisa pulang sekarang?? aku sudah tidak malas dan nakal lagi bilang dengan ibuku. Aku merindukan mereka semua. Aku ingin pulang disini memuakkan, aku lelah.”Ujarnya menghela nafas merindukan kasur empuknya. Ia merindukan suara ibunya yang marah-marah karena ia tak mau bangun.,
Xavier yang ditarik-tarik menghela nafas.”Kita Sudah memikat perjanjian, setengah jiwamu aku pegang tapi diambil ibumu, kau tak bisa pulang sampai tugasmu selesai, lagipula aku tak akan lagi mencampuri urusanmu. Aku setujuh dengan ibumu. Supaya hidupmu lebih baik, selesiakan misimu dan tinggalkan bumi ini.”Ujarnya disana dengan mata yang nanar,
Lingling menatapnya dan bertanya.”Bagaimana caranya aku pulang nanti? Lalu bagaimana tubuhku disana hmm??”Tanyanya heran.
Xavier meneguk saliva kering dan berkata.”Kau harus mati dengan sejuta keharuman, dan harus mati ditangan orang yang mencintaimu sepenuh hati dan membencimu setengah mati. “Ujarnya lirih. “Dan tubuhmu aman, sudah dijaga oleh naga milikmu, kemarin tubuhmu sekarat digunakan oleh Eliza hingga hampir mati membeku.”Ujarnya lirih. Ia mengetahui semuanya.
Tangan Lingling terkepal.”Sialan kau. Bagaimana bisa aku harus mati dulu?”Tanyanya mengusap kepalanya dan menggigit kulunya,”Berarti semua keluargaku tau disana bukan aku kan?”Tanyanya. Xavier mengangguk. Lingling mendesis. Ia harus menyelesaikan misi.
“Ohh ayolah karena cintaku sudah ditolak, aku harus pergi mencari gadis lain yang membahagiakanku. Berdekatan denganmu membuatku tak waras, untunglah kau mengenakan wajah jelek hingga aku tak tertarik menyentumu.”Ujar Xavier membuat Lingling mendelik tak suka.”Fakta yah..!” Ujar Xavier memotong ucapan Lingling yang bahkan belum membuka suara.
.
Lingling mengangkat bahu acuh dan menghela nafas. Xavier disana tersenyum.”Sampai jumpa, oh iya. Tunanganmu mencarimu sampai ingin mati, ku tebak dia akan menemuinya sebentar lagi, cepat selesaikan misi mu dan pulanglah..” Teriak Xavier dan mengghilang.
Lingling disana tersenyum masam memeluk lututnya. Ia menghela nafas dan menggeleng hinga suara yang mengagetkanya. "Salam pada ibuku dan keluarga ku,!!!!""
”Kau bicara dengan siapa??”” Lingling melotot kaget disana,