Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Tawon


Sudah llima hari terdampar dipulau ini membuat Lingling dan lainnya semakin dekat pula, mereka sangat menikmati suasana pantai yang sangat bagus dan asri. Ada sungai dan banyak makanan. Bahkan Lingling sudah menemukan tanaman ubi jalar disini yang membuat mereka jadikan pangan pokok.


”Ahhh rasanya aku tak ingin pulang karena ingin menikmati kenikmatan ini tanpa henti,.”Ujarnya Alex disana memejamkan mata berjemur. Ia suka berjemur disebabkan tak punya baju, ingat itu yah..!! hey siapa yang tahan tak pakai baju?


Mike disana mengangguk menyetujuinya.”Disini memang sangat indah. Kita bisa tenang dari musuh, tanpa ada yang berniat membunuh kit, nyaman tanpa ada tuntutan kerja dan tuntutan public. Akhh otakku terasa berinstirahat sekali selama disini.”Ujarnya Mike disana dengan tenang,


Yah Mike sudah sembuh hanya saja belum sembuh total lah. Ia berjalan masih dipapah tapi sudah bisa berdiri, ia selalu duduk karena tembakan itu sangat dalam tak mungkin sehat secepat kilat. Sesekali dari mereka bergantian untuk membantu Mike untuk mandi dan melakukan rutinitasnya.


“Kalian mah enak jomblo jadi nggak ada yang dipikirin. Bini gue hamil disana pasti mikirin gue. gue takut istri gue kenapa-napa.”Ujarnya Boy menyahut tak tenang disisinya.


“Yah santay aja dong bikang jomblonya.”Ujar Mike tak terima dna nyolot.


Boy mendelik.”Lah kan loe memang jomblo kenapa pula sampai nggak terima. Sadar diri aja loe.”Ujarnya disana.


“Wah loe udah nikah ngeselin yah pakek bawa status.”Ujarnya Mike tak terima.


“Gue ngomong fakta jadi yang manaya ngeselin? Bilang aja loe baperan.. kek cewek.”Ujarnya mendellik kepada Mike.


Mike disana menatapnya tajam.”Diem woy.. ngerusak suasana aja si kalian. Boy kalo loe mau pulang mo pergi sana nggak usah ribut. Dan loe Mike enggak usah ngenceng urat karena dibilang jomblo. Sadar diri aja kalo memang kita jomblo.”Ujarnya disana dengan santuy,


Mike dan boy terlihat tak terima. Ingin menyahut tapi terhenti ketika suara tawa daeri belakang mereka. Terlihat disana kedua manusia berbeda jenis yang kejar-kejaran entah karena apa sampai pada suara Lingling yang berteriak.”Cepet kabur. Ada tawon..”Teriaknya. mata mereka membelalak dan segera bangkit untuk kelaut. Mereka harus kabur agar tidak menjadi korban.


Semuanya kabur dari sana. Tubuh Lingling paling depan dari Andes. Mike yang hendak kabur disana pun terhenti merasa perutnya terlambat sakit. Semuanya melewatinya tak ada yang membantu hingga ia merasa tanganya ditarik. Ia melihat kesmaping disana ada Lingling yang menariknya. Bahkan Lingling berusaha menggendongnya membuat ia membola.


”Cepetan.”Ujarnya Lingling bergetar. Mike disana sadar segera memeluk LIngling melihat kawanan Tawon yang mendekati mereka..


Boy dan Alex dan Andes yang sadar akan Mike ingin berbalik, semuanya terdiam dan tertegun disana melihat Lingling mengangkat Mike.”Cepetan duluan aja.”Teriak Lingling.


Semuanya merasa serbah salah hingga mereka menyeburkan diri. Tawon sangat banyak membuaty mereka sangat takut.


Byur.... semuanya masuk kedalam laut.


Lingling sedikit telat.”Kyaa sakit auu,” Lingling disutut beberapa Tawon hingga ia memasuki laut. Lingling meringis merasakan pipinya disutut Tawon. Lalu tangannya. Mike bahkan meringis mendnegar teriakan lingling.


Bugh... Mike terdiam membuka matanya melihat wajah Lingling. Ia memeluk Lingling sangat erat disana, sdangkan yang laiun sudah masuk disana dan berdiam dengan nafas yang tertahan. Tubuh Mike terkaku merasakan pelukan hangat itu, ia berhenti dalam waktu, menikmati rasa yang terluka tapi menekan rasa. Ia bisa rasakan jika Lingling sangat perhatian kepadanya meski ia dilupakan oleh semua orang berkali-kali.


Sampai pada Lingling merasakan tubuh Mike ditarik oleh seseorang dan tubuh Lingling ditarik oleh orang lain. Disana Lingling menatap sang empu, disana ada Andes yang memeluknya erat dan mengusap kepalanya. Nafas hampir habis tapi rasanya tawon itu masih ada. Mereka tak kuat berada dengan Lingling yang masih kuat. Akhh rasanya nafas mereka ingin jeluar tapi tertahan.


Alex tak tahan hingga menimbulkan kepalanya. Mnasih ada tawon. Ia hampir diserang membuat ia segera masuk lagi. mike kehilangan nafasnya. Ia sudah tak tahan. Lingling yang mnelihatnya segra menarik Mike dna menyatukan bibirnya memberikan oksigen. Andes menatapnya kaget disana, darahnya bergejolak melihat semua itu. Ia menarik tubuh Lingling dan wajah Lingling. Ia segera melahab bibir LIngling dan memperdalam ciumannya meninggalkan Mike yang tertegun dalam diam.


Lingling memberontak dan memilih keluar tepat ketika lebah sudah tak lagi ada. Nafas nya tak beraturan.”Keluarlah sudah nggak ada,”Ujarnya dengabn gugup. Semua temannya keluar dengan nafas yang legah. Alex dna Boy menarik nafas serakah karena terlalu lama meningalkan nafasnya. Mike hanya diam dengan wajah memerah tak menentu. Masa jdi SadBoy di Keyna ia harus jadi Sad boy lagi di Lingling kan nggak lucu kawan..!!


“Udah keluar.”Ujar Andes menarik tubuh LIngling, ia menarik pinggang Lingling menempel ketubuhn ya meninggalkan semua orang. Semua terdiam menatap Andes dan Lingling tidak terima.”Wah-wahh. Liat nih manusia pembuat masalah sok-sokan meninggalkan kita tanpa penjelasan gimana bisa kalian dikejar tawon woy..!! kita jadi korban ini.”Ujar mereka disana tak teriak.


Lingling menatap mereka cengengesan, memilih duduk ditempat mereka tadi, disampingnya ada Andes yang tetap diam tak bersuara.”Tadi tu kami mau mengambil madunya ehh tapi Andes sembarangan nih megang asapnya diata pohon sampek asapnya jatuh. Jadinyakan kita dikejar. Salahin nih Andes.”Ujarnya menepuk lengan kekar Andes.


Semua menghela nafas. “Kalian nggak apa-apa kan?”Tanyanya Boy hangat. Lingling menggeleng polos.”Aku digigit tawon woy. Liat nih muka ku pasti akan bengkak sebentar lagi, mana tangan ku juga,,, pasti perih sekali.”Ujarnya Lingling dengan memelas. Jujur saja sebenarnya ingin sekali Lingling memberikan wujudnya pada para Tawon itu tapi takut Andes mencurigainya hingga mereka diserang. Tawon hanya tau jika Lingling manusia bias ajadi yah dikejar.


“Jangan digusuk.”Ujar Mike menahan tangan Lingling yang hendka menggusuk rasa perih diwajahnya. Mike disana menatap wajah Lingling dan meniupnya”Kamu punya obat untuk ini? aku takut akan terinfeksi.”Ujarnya lembut. Lingling terdiam disana.


“Obatnya yah isi perit dari tawon itu sendiri si.”Ujarnya Lingling menghela nafas.. Mike disana menatapnya dengan tak suka, wajah Lingling sudha membengkak separuh. Bibirnya hampir doer disana membuat semua terdiam dan tersenyum menahan tawa.


“Awas tangan loe. Biar gue aja yang ngobatin. “Ujar Andes. Tapi sebelumnya ia pergi dari sana mencari obat. Mike disana sadar akan kesalahannya pun segera melepaskan tanganya dari wajah Lingling. Sadar.


Lingling disana menyusul wajahnya perih. Mike disana tak tega melihatnya.”Maaf. gara-gara membantuku kau jadi tersengat tawon. andai kau tak membantuku pasti tak akan tersengat.”Ujarnya lirih. Ia merasa beban Lingling saja.


”Enggak kayak mereka tu yang terus ninggalin pas temen susah,”Ia melirik Boy dan Alex yang diam saja. Alex dan Boy yang disindir hanya menyengir tanpa rasa bersalah.


Lingling menepuk kepala Mike.”Apa sii Mike. Kita itu teman ingat.. jadi hal sewajarnya aku membantumu dalam keadaan kau membutuhkanku. Ini tidak sakit kalok tenang saja,. Hanya perih.”Jujurnya. ia tersenyum manis meski wajahnya bengkak sebelah sekarang.


Mike hanya mencebik.”Dasar kalian. Cukup tau aja si.”Ujarnya merajuk pada teman-temannya yang melupakannya berkali-kali.


“yaaah Des maafin kita yah. kita enggak sengaja kok suer, kita nggak sengaja ninggalin loe.”Ujarnya Boy tak terima.


Matanya memanas kepada Mike. Alex disana melirik Lingling lalu melarikan tatapannya.”Maafin yah. sorry beneran deh tadi kita panik.”Ujarnya terlihat mereka tulus.


”Lagian pas kita mau nyemplung tadi kita balik lagi kok mau bantuin loe tapi eh udah ada si Lingling jadi yah lanjut nyemplung kita,”Ujarnya Boy diangguki alex dengan semangat.


Mike hanya mendengus. Lingling terkekeh geli dengan matanya menyipit sebelah.”Kalian lucu banget yah kalo rebut.”Ujarnya Lingling tersenyum manis.


“ Apa lagi kalian sekarang jadi item hahaha. Kalian keliatan macho banget kayak cowo tulen.”Ujarnya polos nan jujur. Dikarenakan mereka suka berjemur dekat pantai, jadi yah kulit mereka berubah kegelap-gelapan.


“Loe kira kemarin kita nggak tulen gitu cowoknya karena putih?:”Tanya Alex tak terima., he dia lelaki tulen apakah harus ia buktikan jika ia memang benar-benar pria sejati? Dan tak bisa diraukan lagi? ia sudah menyomblos banyak anak gadis jadi jangan salah akan hal itu.


Lingling mencebikan bibirnya,.”Bukan begitu tetapi dengan kulitku yang gelap dan kalian yang semua putih membuatku sedikit tak percaya diri haha. Tapi tak apa, aku menyukai kulitku saat ini,.”Ujarnya dengan jujur lagi. meski didunia asli ia seputih kapas bahkan tumitnya semulus telur. Hidupnya yang bagai bidadari membuat ia nyaman akan tubuh biasa saja milik Eliza. Ia jadi tak takut akan ketertarikan orang lain.


“Kau mau memperbaiki wajahmu tidak?”Tanya Mike. Lingling menatapnya kaget membuat Mike lanjut berkata.”Maksudku kamu mau operasi pelastik tidak? Suntik putih gitu supaya kamu jadi cantik dan tidak lagi minder. Kamu bisa kok jadi cantik sungguh. Kami akan melakukan apa yang kamu mau sebagai balasan kau sudah membantuku berkali-kali.”Ujarnya kagi gugup. Takut Lingling tersinggung akan apa ucapannya.


Lingling mengusap rambut pendeknya kebelakang yang terasa sudah memanjang.” Aku tidak mau menjadi cantik tapi bukan berarti tidak menerima, aku terima jika aku cantik dari lahir tapi tidak untuk berambisi. Kalian tau? Menjadi cantik itu merepotkan. Aku kebih suka dengan wajahku yang biasa-biasa saja ini supaya tak banyak lelaki yang mengejar ku. Aku tak mau hidupku tak tenang dikejar lelaki kurang belaian. Aku tidak suka jadi pusat perhatian.”Ujarnya polos. Semuanya tertawa dna mengangguk setuju.


”Lagi pula gue yakin si Lingling cantik tanpa oplas, Cuma butu perawatan doang.”Ujar Boy percaya.


“Bukan, tapi uang. Jika banyak uang aku bisa apapun.”Ujar Lingling dan diangguki semua dengan mantab.


Andes yang baru saja datang membuat semua kaget. Terlihat Andes membawa beberapa buah tawon diatas daun yang cukup lebar. Lingling kaget dibuatnya.”Oh kamu dari mana? Itu kok muka kamu kek disnegat tawon gitu perasaan nggak disengat deh tadi?”Tanya Lingling panic melihat mata Andes bengkak bahkan sudah tak bisa terbuka akibat bengkaknya.


Andes menatap Lingling susah paya. Matanya terasa berat. Ia memberikan Tawon yang ia tangkap tadi.Ini untuk mengobati wajahmu.. apa yang harus aku lakukan supaya cepat sembuh? Apa aku harus menumbuknya?”Tanya Andes pelan dengan suara yang sedikit berat dikarena kan pipinya juga bengkak.


Lingling terdiam mendengarnya.”kau-kau jangan bilang kau mengambil dan menangkapnya untuk mengobati ku?”Tanyanya. namun andes terdiam tak menjawa sebab itu faktanya. Tadi ia kembali ketempat sarang tawon membawa ai. Ia membunuh beberapa tawon tapi tetap saja ia digigit dan disengat.


“Bodoh.. bagaimana bisa kau bertindak bodoh begini Des.”Ujar Ling memukul pundak Anes kasar menatapnya panic.”Kau bahkan terluka lebih parah dariku akibat ulah bodohmu? Bagaimana bisa kau melakukan semua ini tanpa berfikir..!!” bentaknya tak suka. wajah Andes sangat mengenaskan, bahkan lebih mengenaskan darinya.


Lingling hendak memukulnya lagi tapi diutahan oleh andes, Andes menatap dalam Lingling dengan mata sipitnya.” Maaf.”Gumamnya.


lingling terdiam menatapnya dan mendengarnya.”Maafkan aku yang tidak bisa menjagamu seharusnya aku bisa menjagamu. Lagi pula ini tak terlalu sakit setidaknya kita sama-sama terluka dan aku bisa memberikanmu obatnya,”Ujarnya tulus dan juga serius..


Lingling menggeleng.”Tapi tidak dengan melukai diri sendiri bodoh.”Ujarnya menahan diri berteriak.


Andes disana tersenyum.”Apapun untukmu supaya tak merasakan sakit. Apapun.”Ujarnya berulamg kaki membuat sang empu tertegun. ia bisa melihat kesungguhan dimata Andes. Lingling menatap haru dan memeluk Andes.”Kau bodoh,”Ujarnya. Andes disana hanya menahan pukulan Lingling dan membalas pelukannya.


Dgjhftthjjjj.... semuanya momen mengharukan itu ambyur ketika Mike menahan tawanya, lingling dan Andes boy dan Alex bahkan memalingkan wajah Nampak menahan tawa.


”Kalian kenapa ketawa gitu ha? Ga ada yang lucu.”Ujarnya Andes tak suka.


Mike menutupi sebagian wajahnya menatap lain arah. “ Kalian mirip sama pangeran kodok sama putri kodok. Muka kalian bengkak kek gimana gitu jadi kek kodok.. kalian hhahaha... kalian lucu banget sumpah.”Ujar Mike tak tahan menahan tawanya, baginya yang dihadapanya bukannya malah mengharukan tetapi malah membuatnya geli sendiri. Bisa si jadi romantis tapi karena keadaannya menjadi hancur.


Alex disana pun tak tahan tertawa,.”Kalian ngakak banget sumoah hahaha. Muka kalian menyedihkan sekali.”Ujarnya memegang perutnya. Boy ikut tertawa tak tahan.


Andes menatap merteka datar akibatnya.”Mau nyobain nggak??” Tanyanya. Semua terdiam kicep mendengarnya. Menggeleng dengan serentak.


Andes tersenyum miring disana.” Sekali lagi ketawa gue pastiin kalian bakal lebih parah.”Ujarnya mendesis.


Mike dan lainnya bungkam dengan menahan tawa, lingling disana segera mengambil tawon yang diambil dan mengambil isi perutnya.


Ia mengobeskan kewajah Andes.”Loh—“


“ Lukamu sangat banyak. Nanti kau obati diwajahku juga yah. kita bagi saja.”Ujar Ling tersenyum hangat. Andes mengangguk kaku menatap wajah Lingling yang sangat dekat....