Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Alam


Setelah percakapan mereka tadi. Lingling disanapun mengarah pada laut mencari makanan yang enak untuk mereka makan,, hemm ia mendapatkan beberapa Cumii yang berukuran cukup besar, ada juga gurita yang ia dapat ukuran besar empat ekor.. ada dua ikan, dan beberapa kepiting.. ia tersenyum semangat naik kedaratan dimana disana ada para Andes dan lainnya yang sibuk menganyam daun kelapa untuk menjadikannya atap tempat baru mereka. Mereka dalam waktu dekat ini pasti tak akan dijemput bukan? pasti butuh proses pencarian. jadi mereka harus menyiapkan payung sebelum hujan, Takutnya nanti hujan mereka akan kehujanan.


“Wahhhh banyak banget ling kita dappet. Cari lagi-cari lagi.”Ujar Boy kegirangan disana menerima tangkapan baru Lingling. Ia memang bertugas untuk menunggu didaratan dan menerima yang sudah didapatkan Lingling saja.


Enak di loe nggak enak di gue..!


Sedangkan Lingling menggeleng.” Ini cukup buat kita makan pagi ini sampek sore. Nanti malam kitra berburu saja. Disini pasti ada rusa jadi nanti kita bisa makan daging lain.. makan dari laut terlalu banyak akan membuat kita mual karena amis.”Ujarnya membuat Boy mengangguk paham. Ia tak pandai dalam menangkap binatang laut.


“Tapi cara kita masaknya gimana?”Tanyanya mengerjab tak paham. Ia baru kali ini terdampar dipulau tampa apapun yang ia pegang. Bumbu, tungku dan lainnya.


Lingling disana tersenyum.”Tenang tadikan aku sudah mengambil kelapa. Kita masak saja dengan air kelapa, lalu ditaro dedaunan rempah tadi sudah ku dapatkan,, taro air laut untuk rasa asinnya. Jadilah sup hehe.”Ujarnya Lingling tergelak membuat Boy mengangguk. Iya juga kan??


“Kita bakar juga sebagian, taru bumbunya nanti kau yang menumbuknya. Aku tidak suka menumbuk bumbu. '’Ujarnya Lingling menuju ketempat perapian yang sudah ia buat tadi disusul Boy membawa banyak tangkapan Lingling. " Aku akan membuat tungku untuk memasak." ujarnya.


“Kau siapkan bumbunya. Aku yang masak.”Ujarnya disana.


Lingling mengangguk menuju ketempat ia letakkan bumbu tadi, disana ada daun kunyit, daun lengkuas, ada juga lengkuasnya dan kunyitnya, ada jahe dan lemon. Ada beberapa juga cabe. Sayangnya ia tak menemukan bawang. Ia juga menemukan serai. Tapi tak apa karena ini akan cukup harum kok.. oh jangan lupakan daun limau purut yang ia dapatkan tadi dan daun salam.


Setelah menyiapinya Boy menggilingnya dengan telaten.. namun tak lama setelahnya ia merasakan rasa panas ditangannya dan rasa lelah.


,"Sial wajar saja kau tak mau menumbiknya. Ini cukup melelahkan.”Ujarnya membuat Lingling tergelak kencang. Boy disana terdiam melihatnya tertawa.. ia sangat manis ketika tertawa.


Lingling memukul pundak Boy dan berkata.” Kau benar. Aku membenci menumbuknya.. apalagi memarut kelapa tapi ibuku suka sekali memaksaku menumbuk bumbu dan memarut kelapa. Katanya biar aku bisa menjadi istri yang baik dimasa depan dan itu akan berguna untuk diriku.. ahhh itu semua ternyata sangat benar meski aku belum bersuami tapi ilmunya sudah berguna hahaha..”Ujarnya terkekeh masam.


Boy mengernyit.”Bukanya ibumu tak peduli denganmu?”Tanyanya heran. Ia masih ingat fakta itu.


Lingling pun gelagapan dan berkata.”Ibu bibi yang membantuku didapur... dia yang membantuku hehe. '‘Duh maafkan aku ibu yang mengatakan kau pe,bantu. Tolong jangan jadikan aku anak durhaka dan memasuki keneraka.’ Gumam Lingling mengurutkan dirinya sendiri.


Boy menganggik paham meski tak terima.. Ia disana sibuik menumbik hingga halus. Linglingpun mulai memasakkan makanannya dengan nikmat, disetiap kelapa ia taruh dua kepiting dua lopster. Hingga menghabiskan lima batok kelapa besar yang serabutnya tak dikupas yah guys...,.


Ia juga merebus gurita dan cumi.. setelahnya melumburinya dengan bumbu yang digiling oleh Boy tadi, ia juga menaruh air laut dan air kelapa penambah citra rasa sedikit.. iapun membakarnya dnegan bara api bersama Boy., sungguh melelahkan hingga ia disana tertidur ditengah mengipasi makannya.


“Ini kapan matangnya L-“ Ucapannya Boy terhenti melihat Lingling tidur dngan pisisi duduk. Ia disana terkekeh dan mendekati lingling. Iapun menggendongnya menaruh tubuh Lingling didekat Mike. Yang berada dibawah pohon kelapa. Disana cukup dingin lalu kembali ketempat panggangan melanjutkan memasak. Ia tau Lingling pasti lelah karena mencari ikan dan juga binatang laut tadi, ditambah tadi ia memanjat pohon kelapa yang ukuran 15meter. Bahkan Alex dan Lainya berdebat tadi mau mengambil kelapa tapi takut akan ketinggian. Ketika Lingling naik mereka khawatir bukan kepalang.


Boiy mendekati Lingling dan membangunkanya.” Ling makan dulu. Nanti tidur kagi.”Ujarnya. lingling yang dibangunkanpun bangun dengan tak ikhlas. Ia disana tersenyum dan melirik Mike disisinya. Belum ada pertandaan dia bangun membuat semua khawatir.


“Makan dulu yuk nanti bikin gubuk.”Ujarnya Lingling mulai mekankan penuh khidmad.


“Wohhh enak..”Gumamnya Alex disana memakan sup kepiting ala Lingling. “Tapi agak beda si sama sup biasanya.”Ujarnya terkekeh.”Tapi ini nggak kalah enak. Malah unik gitu.,”Ujarnya semangat.,


Linglling terkekeh.”Itu memang beda.. soalnya Cuma mengandalkan bumbu hutan, ada beberapa bumbu yang enggak ada disini jadi diganti bumbu lain supaya menetralisir rasa amis yang ada, itu juga mengenakan setengah air kelapa pengganti micin.. itu memang bumbuku memasak ketika ditengah hutan.”Ujarnya semangat,


Alex disana menatapnya berbinar.”Wahh ternyata kau sangat pintar dalam berbagai aspek Ling. Obat-obatan, masak, mencari ikan., memanjat. Apa lagi yang kamu bisa selain itu hmmm???”Tanyanya berbinar disana menatap Lingling.


Lingling disana terkekeh.” Banyak sekali. Semuanya dituntut akan keadaan. Jadi tidak usah begitu memujinya.”Ujarnya malu-malu padahall biasnaya malu-maluin.


Andes berdecih.”Berhenti memujinya Lex. Dia maniak pujian.”Ujarnya tak suka.


Lingling berdecih.”Aku memang hebat dalam segala aspek.”Ujarnya.


Andes disana tersenyum sinis.”Tapi tidak peka akan perasaan orang lauin jadi kamu tidak pandai dalam semua aspek.”Ujarnya berdecih tak suka.


Lingling disana mendelik.”Sudah-sudah. Habiskan makanan kalian lalu istirahat sebntar. Kita harus menyelesaikan gubuk kita untuk menghindari hujan malam ini. Tidak ada yang tau bukan kapan kita bisa pulang.”Ujarnya disana lalu menatap Mike.” Kapan Mike bisa bangun?”Tanyanya lirih.


Lingling disaba meliriknya dan berkata.,” Hitungan jam lagi, ia mayish menetralisir tubuhnya.”Ujarnya lalu memakan gurita pedas penuh kenikmatan. Alex dengan isengnya memakan kaki gurita Lingling disisi lain membuat Andes berdecih. Ia pun menarik kaki gurita lain hinga mereka berdempetan, secara Lingling berada ditengah mereka.. lingling disana memukul kepala keduanya gemas.”Berhenti merecokiku. Disana sudah ada gurita lainnya untuk kalian.”Ujarnya.


“Tidak mau.”Ujar Alex dan Andes serentak.”Kami mau yang kau,.” Serentak lagi.


lingling disana meringis dibuatny sedangkan keduanya saling tatap dan menatap tajam.


"Berhenti mengikuti kata-kataku..!!” Ujar mereka serentak lagi..


“Kau---“ ugh... Lingling tergelak ketika Boy menyumpal mulut mereka dengan gurita membuat perdebatan itu berhenti. keduanya bungkam dan melirik tajam satu sama lain. Lingling disanapun ikut tertawa dan juga kembali makan.


Akh mereka memang tom and jarry