
Demeg dan Orge menatap lamban wilaya Vutang yang terkena dampak wabah kemarin.” Bagaimana bisa wilaya Martin begitu cepat berubah? Bahkan belum dua bulan mereka melaporkan virus berkurang dan kemakmuran warganya sudah sangat bagus.” Ujar Demeg pias melihat laporan laporan. Bahkan kali ini umpeti dari wilaya mereka sudah sangat besar ketimbang dari wilayah lain.
Orge mengangguk tenang menatap seluruh wilaya Viutang kagum disekelilingnya. “ Lihat ayah. bahkan sekarang ada air mengalir dari sana.” Ujar Orge kepada ayahnya menatap kea rah lain dimana beberapa warga yang mandi cucui di sana.
Orge menatapnya takjub.” Mereka bahkan bisa mengalirkan air cukup jauh.” Ujarnya tenang dan tidak percaya.
" Kita harus cepat menuju rumah File Martin, sebab hari sangat panas." Ujar Lian pada keduanya dan diangguki mereka. Mereka segera melaju kuda yang mereka kendarai sendiri sendiri.
“ yang mulia kita sudah sampai.” Keduanya menatap Liian yang berkata tegas. Segera mereka masuk ke dalam rumah milik Martin, disini tidak terlalu banyak pelayan atau penjaga sebab karena martin juga terkenal duke miskin, dia tidak memiliki banyak harta atau musuh yang akan menggaet atau mengincar nyawanya. Jadilah rumahnya sepertri rumah kepala dusun biasa., Martin hanya memikirkan masyarakatnya selama ini tidak untuk dirinya.
Sesampainya mereka, Martin rupanya berada di ruang entah dimana sehingga mereka harus menunggu di sini, mereka diberi makanan dan juga minuman yang terasa segar dan nikmat sembari menunggu. Sampao beberapa saat martin datang bersama anaknya Jisung dan wanita bercadar..
"LINGLING..!!! Mereka melebarkan matanya menatap ada Lingling di sini.
Lingling memutar mata dibelakang Martin yang meliriknya tegas. Demeg disana berdehem menataop martin duduk di dekat mereka, bersama Lingling di sisi kiri dan Jisung di sisi kanan.” Salam kepada yang mulia. Maafkan kami yang tidak menyambut kedatangan yang mulia.” Martin membungkuk memberi salam bersama Ji-Sung. Sedangkan Lingling di sebelahnya hanya menguap pelan saja melihat hal yang membosankan dimatanya.
Demeg mengangguk mmberi kode agar Martin dan jisung bangkit.” Tidak apa. Aku yang datang tiba tiba tanpa memberi kabar. maafkan saya sudah merepotkan kalian.” Jelas Demeg curi curi pandang ke arah Lingling di sebelah Martin.
Martin mengangguk pelan.” Ada apa yang mulia hendak ke gubuk kami ini?” Tanya Martin tenang.
Demeg disana berdehem,.” Hanya mampir untuk melihat desa Vutang, tapi aku lihat desa dna wilayahmu sudah cukup lebih baik dari sebelumnya Martin.” Jelasnya kepada martin to the point.
Sembari mnenyesap teh yang di siapkan oleh pelayan sebelumnya.” Bagaimana kabar virus yang menyerang?” Tanya nya dilain hal lagi pada Martin.
Martin tersenyum bangga pada yang diucapkan oleh Demeg.” Syukurlah berkat bantuan dari nona Lingling, baik dari virus maupun dari wilayahku sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Kami sangat berterimakasih kepada nona Lingling.” Martin tersenyum miring melirik lingling di sebelahnya.
Lingling memberi senyum malu pada Martin.” Aiyya Duke tidak usah merasa sungkan, sebab duke sudah menampung saya disini dan mempercayai saya. Saya akan memberi hal lebih untuk wilaya anda.” Jelas LIngling dengan kekehan.
Demeg dan rombobgannya pias. Lian menatap Lingling dingin dan tidak percaya.” Maaf menyelah Duke. Tapi apa yang diberi dan dibuat oleh nona ini dengan wilaya anda sampai anda mengatakan hal tersebut?” tanyanyua pada Martin lagi penuh keingin tahuan.
Martin mengangguk pelan melirik Jisung yang diam menatap Orge yang menatapnya dingin sejak tadi. “ nona Lingling membantu kami untuk membuat ramuan obat obatan yang terkena wabah menular. Beliau juga membantu kami untuk membuat siring dan juga beberapa hal yang tidak tami ketahui, seperti buah naga dan buah kaktus bisa dimakan.” Jelas Jisung kepada ,mereka dengan tenang.
“ jadi itu dari Lingling mengatakan buat berduri itu bisa dimakan?” Tanya Demeg memotong melirik Lingling.
Jisung mengangguk.” Benar, rupanya sangat enak bukan. Kita sangat terlambat tau akan hal tersebut.” Jelas Jisung terkekeh.
“ jadi itu semua bantuan dari nona Lingling?” Tanya demeg peiuh ketika yakinan. “ bagaimana kalian bisa bertemu?” Tanya Demeg kepada Jisung dan martin.
Martin menepuk pundak sang anak.” Anak saya dicegat oleh beberapa komplotan di tengah malam, saat itu juga keadaan nona lingling baru saja di usir oleh temannya. “ martin melirik Orge yang dilirik menjadi tidak nyaman.” Saat itu nona Lingling membantu anak saya. Entah bagaimana jadinya jika anak saya tidak dibantu olehnya. Bisa jadi anak saya sekarang tidak lagi ada disini.” Jelas Martin sendu pada anaknya.
Martin hanya memiliki satu istri bernama Goingyu. Tapi sayangnya dia meninggal usai melahirkan Jisung. Sebelumnya dia sempat selamat dan masih hidup selama seminggu usai Jisung dilahirkan. Tapi keadaan dirinya kian memburuk setiap harinya, selalu pendarahan dan berakhir ia meninggal dunia karena kehabisan darah.
Istrinya dulu dari salah satu anak dari Baron wilayahnya. Lalu seusia pristiwa itu Martin tidak pernah menikah lagi, dia sibuk dengan mengasuh Jisung dan juga ke makmuran masyarakat. Baginya menikah sudah bukan lagi tujuannya, ada hati yang selalu ia jaga dan ada anak yang arus dirinya besarkan,.
Mencari cara agar Jisung bisa masuk di academi terkenal dan luar bisa di salah satu kekaisaran terbesar, berharap anaknya mampu membawa ilmu yang ia ambil ke kisaran mereka.,
Orge dan Demeg melirik lingling yang di sebelahnya Martin. Saat diliik Lingling tersenyum miring.” Kalian apa kabar?” tanyanya terkekeh.
Demeg dan Orge berdehem.,” baik.” Jelasnya Demeg.
Lingling mengangguk pelan di sana.” Akhh syukurlah.”
“ Nona Lingling juga pemilik dari komestik wilayah kami. Kabar baiknya beliau juga yang merencanakan pembangunan siring di sepanjang jalan. Mungkin yang mulia sudah melihat beberapa siring kecil sudha jadi sekitar. Hanya saja belum sampai menuju hilir dan mudik sebab kekurangan dana kami. Kami sedang menyiapkan dana yang dibutuhkan dari kerja keras kami., mohon dukungan dan doanya yang mulia.” Jelas dari Martin tersenyum senang.,
Martin sangat senang dan juga bangga. Saat ini wilayahnya sangat baik ketimbang sebelumnya. Para warga tidak lagi terlalu kesusahan air, lalu warga sudah mulai lebih baik, serta perekonomian keluarga sudah jauh meningkat. Para warga juga sekarang sudah ada pekerjaan tersendiri, salah satunya seperti karyawan untuk membuat kosmetik, lalu digunung kembali dibuatkan lagi usaha yang dipimpin Lingling sendiri. Kabar baiknya bahkan disana mereka menjumpai tambang Kristal murni.
Jika itu dikembangkan kelak. Bisa jadi wilayahnya akan menjadi wilaya yang paling Berjaya ketimbang wilayah lain. Sedangkan Martin yang sejak dulu tak mampu tidur nyenyak memikirkan rakyatnya yang kelaparan dan sakit-sakitan merasa sekarang sangat nyaman dan tidur pun tenang
Demeg dan semua temannya terdiam melihat Lingling yang diam saja. Diam diam hati Lingling mencibir wajah mereka yang terlihat pias. Bagaimana tidak pias jika mereka semua disini sudah meragukan dirinya untuk membantu., parahnya juga dia di usir oleh mereka semua.
“ tapi Duke Martin.” Tegas Lian pada duke martin menyita perhatian mereka, Lian menatap Lingling tajam.” dia ini orang asing dan tidak tau asalnya dari mana. Mohon untuk tidak terlalu mempercayainya. Bagaimana jika dia mata mata?” tanyanya tegas. Masih kekeh tidak mempercayai Lingling.
“ Tuan Lian.” Panggil Jisung angkat suara. Semua menatap Lian penuh pertanyaan.” Saya menjadi penanggung jawab nona Lingling, saya tahu siapa nona LIngling, dari mana dia berasal dan keluarga dia berasal. Dan nona LIngling memiliki reputasi keluarga yang sangat terjaga dan dirahasiakan sebenarnya, bukan karena apa apa. Tapi karena mereka lebih tenang. Kami satu alumni dari academi loyality dan dia salah satu anak yang tamatnya lebih cepat dari pada anak lain.” Jelasnya pada mereka,
Ia menatap Lingling bangga.,” di academi Loyaliti kami diwajibkan selama enam tahun, tetapi nona Lingling dan bersaudara hanya menempu selama tiga tahun kurang dengan nilai sempurna, dimulai dari beladiri dan pengetahuan. Jadi yang mulia beserta yang lainnya tidak usah khawatir. Lingling bukan orang yang berbahaya.” Tegas Jisung kembali.
“ tapi bukan karena kau kenal kau bisa mempercayai dia sepenuhnya. Ingat Jisung, kadang musuh terbesar itu ada di teman kita bukan hanya pada yang kamu lihat saja. Musuh paling berbahaya itu orang yang kamu percaya.” Tegas Lian.
Jisung dan Martin terkekeh pelan mendengarnya. “ yang mulia, sekarang saya yang menjamin akan Lingling, jika dia melakukan kesalahan maka saya yang akan menjadi penanggung jawabnya untuk kalian. Soal apapun yang kalian khawatirkan, itu tidak akan terjadi. Sebab status keluarga Lingling jauh dari yang kalian bayangkan...!!!” tegas Martin dingin. Kali ini martin sudah di mode tidak suka melihat mereka semua di sana.
Menyalahkan tambang emasnya dan menyudutkan tambang uangnya sama saja menghancurkan rencana yang ia buat,
Demeg dan Lian kehilangan kata kata menatap Lingling penuh tanda Tanya.” Memangnya dia siapa?” Tanya mereka dengan bingung.
Lingling tersenyum lebar mendengar pertanyaan itu. Lingling berdehem tenang. “ perkenalkan, saya cucu perempuan satu satunya dari kekeluargaan Han kerajaan awan, dan satu satunya cucu perempuan dari kekaisaran Langit, cucu dari kekaisaran Long Wey. Dan kakak saya adalah Heqi adalah pimpinan atau kaisar dari kerajaan awan saat ini sedangkan Qeqe sekarang menjadi ilmuan yang terkenal di seluruh kerajaan besar,. Dia menjabat sebagai orang tergenius di seluruh kerajaan.” Jelas Lingling bangga. Lingling mau lihat bagaimana reaksi mereka yang sudah membuangnya ini usai tau status dirinya.
Demeg,. Orge dan Lian mendengarnya melebarkan mata.” Kau bercanda???” Tanya mereka dengan tegang. Lian bertanya penuh keterkejutan.
Lingling mengayunkan tangannya di atas lilin yang mati, dan ..
fyuss, api tersemat dan menjadi hidup, semua shok melihatnya. “mungkin itu sudah menjadi bukti jika saya keturunan asli dari Zhu Qira Han dan juga Zauhan. Kalian tau orang tua saya? Tau lah. Pasti tahu, masa tidak tau?” ujar Lingling dengan senyum sombongnya. Cih Lingling tidak mau sombong tapi sombong dihadapan orang sombong itu menyenangkan.