Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)

Dimensi Putri Lingling Ke Dunia Masa Depan (Putri Zhu Qira Han2)
Hari pernikahan Andes


Haloo semuanya. kalian sehat kan.? harus sehat yah supaya semangat bacanya kan ini novel jadi panjang beut hahaha. yaampun terimakasih untuk manusia-manusia sabar.


Krek. Lingling segera meregangkan tubuhnya.” jadikan ke desa Vutang?” Tanya Lingling. Heqi alias Jisung berdehem mengangguk kaku melirik Lingling. Lingling di tatap begitu menatapnya penuh tanda Tanya.


” Memang tidak ada baju yang lain?” tanyanya agak tak nyaman, pasalnya ia menggunakan baju yang Lingling berikan karena bajunya sudah rusak,


Lingling berdehem pelan.” terima saja lah, aku tidak lagi punya uang untuk beli baju baru, “ jelas Lingling berbohong. Ia masih punya tujuh puluh koin emas, tapi ia enggan menggunakannya, itu uang untuk ia bertahan hidup bukan untuk poya poya.


Heqi menghela nafas. LIngling merangkuk Heqi dan tersenyum.” Gege tetap tampan meski menggunakan baju pink.” Jelasnya tersneyum lebar. segera Heqi melepaskan tangan Lingling di bahunya.


Heqi palsu berdehem,” tidak. “ ia agak gugup jika ekat Lingling.


Lingling mencebikkan bibirnya. Heqi segera berjalan dan membawa Lingling menuju kuda yang mereka beli tadi. Heqi sama sekali tidak punya uang jadi harus menggunakan uang Lingling. Tak apa harga kudanya cukup murah hanya sepuluhan koin emas, jadi dua yah habis dua pulih koin emas. Kuda LIngling berwarna coklat sama dengan kuda Heqi sendiri.


"ikuti jalanku.” Jelas Heqi kepada LIngling. Lingling mengangguk segera membawa kudanya menuju arah pandnagn dan arah jalan heqi. Dua jam, dua jam mereka baru sampai dinjalanan ke sini ada cukup banyak hutan., rata rata hutan karena memang ada di dekat gunung. Masalahnya itu bukan hutan rindang melainkan hutan kaktus membuat Lingling disana sangat berhati hati agar bisa lewat.” Kau mau istirahat terlebih dahulu?” Tanya heqi kepada Lingling.” Dua puluh menit lagi kita sampai.” Ujar Heqi.


Lingling menyeret kudanya di dekat kaktus, mengambil buah yang taka sing dimatanya. Heqi menatap Lingling heran.” Itu kaktus berduri. Jangan sembarang ambil.” jelasnya kepada Lingling. Lingling tetap mengambil buah yang berwarna merah, ada beberapa juga berwarna kuning. Ia mengambil pisaunya dan membuang duri duri nya. Mencoba membukanya dan memakannya didepan Heqi.


Heqi mengerjab menatapnya kaget. “ itu beracun..!!!” tegas Heqi melotot.


Lingling meliriknya aneh.” Inbox buah kaktus, enak dan tdika beracun, rasanya ini itu manis asam. Cobalah.” Jelas Lingling kepadanya.


Heqi menatap Lingling horror,. Sebab sedari dulu, nenek moyang mereka tidak ada yang makan buah kaktus, dan katanya itu beracun dan berbahaya.


Lingling mengambilkan satu buah lain dan memakannya lagi. Heqi tetap diam menatap Lingling. Lingling di tatap berdecap pelan, mengambil yang lain dan membuang durinya.


Ia menarik kudanya agar mendekati heqi. Heqi diam melirik tangan Lingling yang menyuapinya buah kaktus.” Ini enak. Cobalah.” Jelas Lingling dengannya.


Heqi meliriknya tapi terlihat enak.” Jika beracun?” tanyanya.


“ yah paling kita mati.” Jelas Lingling.


Heqi melotot menatap Lingling. Lingling tertawa melihat wajah Heqi yang sangat lucu. “ tidak akan mati. Ini enak.” Jelas Lingling.


Pelan tapi pasti Heqi mengambil buah kaktus yang sudah di bela dua dan memakannya. Heqi diam mengecap rasa asing dimulutnya.


Berbinar menatap Lingling.” Enak.. manis..” gumamnya. Lingling mengangguk melihat Heqi mengambil buah lain, disini sangat banyak buah kaktus. Bahkan beberapa ada juga buah naga di arah lain.


“ wah kau tau dari mana ini enak?” tanyanya.


Lingling berdehem.” Yah sebagai petualang harus banyak tau makanan yang bisa dimakan atau tidak.” Jelas Lingling.


Heqi mengangguk mengunyah buah yang ia ambil sendiri.” Yang kuning, isinya warna putih dan lebih manis. Aku pikir ini belum matang.” Gumamnya berbinar masih memakan buah lain.


Lingling tertawa melihat heqi yang tadinya menolak sekarang sangat senang memakan buah buah itu. “ ini harusnya bisa menjadi makanan desa kita.” Jelas nya dengan semangat.


Linglong berdehem.” Harusnya iya,.” Jelasnya. Heqi mengangguk pelan.” jum lah kita pergi lagi.” jelas Lingling. Heqi mengangguk memasukan satu butir besar buah kaktus.


"eh itu paling ebsar. Wah.” Tidak mengapik Lingling ia lompat dan mengambil buah naga yang tak jauh di sana empat buah.” Tidak berduri tajam. ini apakah juga dimakan?” tanyanya mendekati Lingling.


Lingling berdehem memegang erat kudanya.” Iya. Itu namanya buah naga karena bentuknya seperti naga mungkin. Rasanya hampir sama dengan buah kaktus. “ jelas Lingling.


Yah Lingling mau saja mengambil nya.” Wah manis sekali.. dan banyak kandungan airnya. Ini sangat enak.” Jelasnya di tengah hampir sebagian wajahnya memerah akibat buah naga.


Lingling melihatnya tertawa garing.” Wajahmu penuh warna merah buah naga. “ jelasnya. Heqi terkekeh mengusap wajahnya tenang.


Masih sibuk makan buah. Puas dengan buah naga ia segera melanjutkan perjalanan.”tidak semua daerah itu ada buah kaktus karena bedanya cuaca dan suhu. Kau bisa memulai menjual buah ini ke desa desa dan juga luar kota. Pasti harganya akan cukup mahal. Jika kau bisa maka aku yakin kau akan menjadi kaya dan bisa membantu perekonomian warga. Salah satunya memperkerjakan warna untuk memetik buahnya dan menanam lagi , mengelolanya. Dan lagi buah naga atau hamanya bisa dibuat listrik dan kosmetik.” Jelas Lingling.


Heqi menatap LIngling berbinar.” Kau sangat cerdas. Besok usai dari urusan aku akan kembali ke sana, untungnya ini masih wilayah ku.” Jelansya kepada Lingling.


Lingling mengangguk pelan diperjalanan. Di sana kembali Lingling menemukan beberapa rumah warga yang kosong melompong. Ini seidkit lebih tandus dibanding yang sebelum sebelumnya.


Sampai di satu tempat yang kembali kosong. Lingling turun dari kudanya. Menatap kearah lobang cukup besar.” Ini tempat wabah yang menimbulkan kematian. Tidak ada yang berani mendekat kesini sebenarnya. Tapi karena kau adik Heqi dan Qeqe aku bisa mempercayaimu.” Jelasnya menutup hidungnya menggunakan cadar yang sama seperti Lingling.


Lingling mengambil batu dan menghirup udara dengan tenang. Melempar batu ditangannya ke bawah duar. Suara ledakan membuat heqi mundur,. Sedangkan Lingling tesenyum lebar.” Ini harta karun..!!” ujar Lingling berbinar.


Heqi mendnegarnya menatap Lingling bingung.” Bisa bisanya kalian bilang ini virus. Ini harta karun. Gas alam, bisa kau buat menjadi beberapa hal.” Jelas Lingling. Ia segera mengambil botolnya dan melompat kea rah lobang,.


Heqi melotot.” Lingling. Kau gila?!!” teriaknya ketakutan.


Tapi Lingling segera kembali usai beberapa detik dengan botol yang ia bawa. Ia menepih dan menaiki kudanya,. Lingling tersenyum lebar di sana. “ aku mendapatkan kuncinya. “ gumamnya menatap semua hal yang ada di sana. Bau bauh gas alam, di tambah sepertinya disini juga ada bahan bakar alami. Lingling bisa merasakannya. Lingling pastikan ini akan menjadi penyesalan terbesar para raja itu.


...----------------...


Andes berdehem pelan merasa gugup di sebelahnya Alka. Alka melirik Andes dengan kekehan.” Tidak usah segugup itu.” Andes hanya diam dan tak banak bicara.. mau Andes bilang dirinya tenang tapi hatinya tidak bisa berbohong., hari ini adalah hari pernikahannya.


Andes mengepalkan tangan memegang liontin milik Lingling. Ia membukanya dan mengusap wajah Lingling, diam tapi pasti air matanya jatuh. Allka melirik lengan andes yang menyimpan liontin itu.” kamu masih bisa mencintainya, tapi jangan tanpakkan cinta itu di hadapan Loli, karena itu pasti akan menjadikan rasa sakit untuk Loli. Andes aku tau kamu bukan laki laki brengsek.” Jelas alka tegas.


Andes melirik Alka dan menghela nafas,a ia mengusap pelan air matanya.” saya juga sakit, menikahi wanita yang tidak saya cintai. “ Lingling tidak akan pernah hilang dalam ingatan andes, tidak akan pernah. ia akan selalu mencintai Lingling dalam ruangnya tersendiri.


Di sisi lain Loli menatap dirinya di depan cermin kagum. Sangat cantik, ia di dandan seperti prinses kerajaan menggunakan hanfu kerajaan yang entah dari mana, katanya itu pilihan Andes, jika beginikan dirinya tidak perlu beli jauh. Tapi jujur ini memang sangat cantik.


Warna putih dan biru di padukan menjadi satu, ada bunga teratai dan burung pheonie di setiap brukatt luar bagian ekor, dan keranya yang mengembang ada burung Phoenix yang juga cantik.


“ Gila loe cantik banget sih Li.” Gumam Sheren. Sheren diundang diperbikahan Loli.” Gue pikir loe bohong pas bilang mau nikah. Tapi tau tau gue di jemput sama mobil mewah dan berangkat kepulau buat nikahan kalian. Pasti lakik loe kaya banget sampek nyewa pulau.” Ujar Loli memasuki ruangan dengan kipas ditangannya.


Loli meliriknya dan berdehem.” Ini pulau milik dia btw.” Jelas Loli.


Sheren mendengarnya hampir tersedak ludahnya sendiri. Tapi tunggu, ia tertegun melihat riasan Loli.” Waw. Loe cantik banget.” Gumamnya, segera ia mendekat dan memegang baju yang dikenakan Loli.” Ini loe beli dimana? Cantik banget, nggak pernah gue lihat baju kayak gini.?” gumamnya.


Loli mengangkat bahu acuh.” Dikasih sama Calon katanya di rancang khusus. “ jelas Loli pelan.


Loli akui juga baju ini sangat cantik, tidak berat juga meksipun berlapis lapis. “ dia pasti cinta banget yah sama loe sampek dikasih baju secantik ini, dan nikahnya bahkan juga dipulau.” Gumam Sheren iri.” Gue nikah nanti mau makek baju yang kayak gini juga lah.” Gumamnya melirik wajah Loli.” Bahkan loe makek mahkota biru di anyam. Sumpah loe kayak lukisan anime.” Bisiknya pelan.” atau jangan jangan Andes suka sama anime kerajaan?” Tanya nya lagi bingung.


“Mungkin sih.” Gumam Loli pelan.


Sheren menghela nafas pelan.” nggak apa apa. Yang penting dia bisa memperlakuin loe dengan baik, nggak mukul. Intinya loe harus semangat yah hehe. Harus bahagia.” jelas Sheren tersenyum lebar. Loli mengangguk pelan.


Tidak bisa Loli katakan dirinya tidak bahagia saat Andes memberikn baju rancangan darinya khusus untuk ia kenakan di hari pernikahan, ditambah baju itu sangat cantik, membuat ia bak ratu sesungguhnya, ditambah ia masih akan menggunakan baju pilihannya di siang dan malam hari agar diganti beberapa kali. Nanti malam akan ada pesta minum dengan beberapa kerabat yang di undang.


Loli merasa sangat tersanjung.