
Andes menghela nafas menatap Alka dingin. Alka malah menampilkan wajah menjengkelkan dan mengejek.” Loe udah nikah ngeselin njir, padahal kemarin perasaan loe diem nggak gini. Apa efek jadi bapak bapak?”Tanya andes malas.
Alka mengangkat bahu acuh.” Yah pastilah, hidup gue kan bahagia, secara punya istri tercinta, baby manis dan cantik jellytaz hidup kaya raya, uang berlimpah ruah Sampek nggak tau mau buang kemana lagi, kebahagiaan apa lagi yang gue nggak punya ha,?. Oh satu lagi.. Punya loe yang bisa gue ejek setiap hari haha.” Alka lagi lagi terbahak karena ucapannya. Alka semenjak jadi bapak bapak humornya menjadi sangat receh.
Bagi Alka Andes itu sudah seperti adiknya, mungkin karena andes yang memang menyayangi keyna sungguh sungguh tanpa maksud lain, dan juga andes yang selalu melindungi Keyna dna dirinya. Andes itu sangat mencerminkan alka sendiri.
Apalagi Andes berada di sini hampir setiap hari. Alka sampai tau jadwal Andes kesini.
Andes meletakkan sendok di atas mangkok.” Dah ah males sama kalian.” Ujar andes mengunyah bakso dalam perutnya.
” Bilang aja baksonya udah raib pak, kuahnya doang pakek acara bilang males malu pak malu.” Sahit Ana melirik andes.
Keyna kembali tergelak melihat andes yang melirik ana suram dan meningalkan meja. Ana melihat wajah andes kesal pun terkekeh. Entah mengpa melihat wajah kesal lelaki dingin itu menjadi hobbynya saat ini.
Sedangkan andes melirik kemeja makan yang masih di isi tawa dari mereka. Andes berdecih kesal memasuki kamar Lili, kamar lili bersebelahan dengan kamar Keyna.
Ana tidur di kamar Lili. Kenapa tidak Keyna yang dikamar Lili? Sebab Keyna bukan wanita sabaran, katakan jika Keyna bukan ibu yang baik tidak tahan tangisan anaknya sendiri atau bergadang dimalam hari, tapi itu kenyatananya. Tapi meksipun begitu keyna selalu memberi LIli asi dengan memompa asinya, tidak secara langsung karena kadang harus mengurus pekerjannya, ia juga selalu menghabiskan empat jam dalam sehari bermain bersama anaknya.
Pintu berwarna biru calm dan tertulis nana Liliana Prices di pintu. Andes memasuki kamar yang bernuasansa Warna biru sering mengingatkan akan indahnya lautan atau langit tak berawan. Itulah mengapa warna ini sering diasosiasikan dengan ketenangan yang bisa berefek pada tubuh dan pikiran. Paparan warna biru diketahui bisa membantu menurunkan tekanan darah dan detak jantung. Bahkan, biru juga dapat menurunkan rasa gelisah dan agresi, yang mana cocok untuk kamar bayi atau balita. Itu alasannya mengapa Keyna memilih warna biru ini untuk anaknya.
Andes mendekati ranjang bayi berwarna putih kebiru biruan calm, disana ada kelambu kecil menutupi keranjang. Andes terkekeh kecil merasa terhibur dengan hal tersebut. Andes tidak menyibak kelambu, hanya menatap dari luar saja takut jika nanti ada nyamuk menggigit baby.
Andes mengusap pelan kelambu luar karena gemas kepada Lili.
Tapi tunggu dulu, tatapan andes teralih kepada gelang milik Lili, gelang tali hitam dan bermata merah. Gelang? Sejak kapan Lili menggunakan gelang? Tapi itu gelang kenapa tidak terasa asing dengannya yah?? andes menatap Lili lagi dengan tenang,. Lili terlihat sangat nyaman dalam tidurnya, beberapa kali Lili malah tertawa sendiri, andes sampai bertaya apa bayi juga bisa bermimpi mangkanya Lili begitu bahagia dalam mimpinya? Jika iya maka apa yang lili mimpikan?
Andes pelan pelan membuka kelambu dan memegang tangan Lili, disana ada gelang yang biasa saja tapi terlihat sangat menarik, apa Keyna memberikan ini sebagai jimat?
Tapi keyna bukan orang yang percaya hal hal begitu, tapi jika tidak mengapa barang ini ada di sini? Ini tidak aka nada jualnya di tokoh emas atau apalah, apalagi anak bayi tidak boleh menggunakan barang barang yang begini takut akan membuat baby terluka atau babynya alergi, bisa jadi benda ini pecah atau melukai tubuh baby kan? tubuh baby itu sangat rentan terhadap sesuatu hals emacam ini. andes memikirkanya jadi kesal, tapi andes tidak melepaskannya. Ia hanya menaruh tangan baby Ana lagi kedalam.
“ andes loe disini.” Ujar keyna masuk membawa sebotol susu, keyna sering ke kamar Lili menaruh susu miliknya untuk di taro diprizer jika Lili mau kan tinggal dipanaskan dan langsung diminum. Keyna tidak ingin Lili menangis kelaparan.
Andes memutar kepala kebelakang.”Kok loe kasih Lili gelang sih Ke? Loe tau kan baby tu kulitnya sensitive.” Ujarr andes seidkit tidak senang.
Keyna melirik andes terdiam sejenak., itu gelang dari Lingling dulu dan katanya bisa melindugi anaknyta. Keyna berdehem sejenak.” Oh aman itu ngak bahaya sama sekali kok, Lagian loe mending tidur sana. Anak gue mau tidur kalo mau bikin juga lah.”Ujar keyna mengalihkan perhatian andes.
“Bikin sama siapa? Sama loe?”Tanya andes balas, pertanyaan keyna sama sekali tidak berbobot. Mau bikin anak dengan siapa? Pacar saja tidak punya. Andes lupa kapan terakhir ia suka perempuan.
“Mangkanya ngomong pakek otak, bikin bikin aja. “ ketus andes tapi pelan takut Lili terbangun.
Keyna mendengus malas menangapi andes.”udah ah mau bobok, siapa tau adek Lili langsung jadi.” Ujar Keyna meningalkan andes.
“Kalo gitu Lili nanti buat gue yah.” Ujar andes pada keyna. “
“ sorry ye. Bikin dulu baru punya anak, asal ambil anak orang aje. Sorry ye bos anak gue punya gue.” Jawab Keyna menutup pintu.
Andes terkekeh lalu memilih tidur di kasur di dekat Lili. Tapi sebelum tidur pintru kembali terbuka menampilkan Ana yang datang dan menatap andes horror.”loh ngapain di sini pak? Sana tidur.” Ujar ana kepada andes,
Andes mendenggus tidak menjawab. Masih tetap menaiki ranjang dna menidurkan dirinya.” Gue tidur disini. Kamu saja tidur diluar.” Ujar andes malas kepada ana.
Ana melotot tidak terima akan andes ucapkan.” Nanti Lili nangis pak. Jangan bikin masalah deh nanti kalo kita digrebek kita dinikahin pak.” Ujar Ana dnegan kesal kepada andes
Andes melirik ana kesal.”ini itu kota mana ada grebek grebek. Hidup bebas mau kamu tinggal bareng pacar, mau sendiri, mau ajak temen, bebas. Lagian saya Cuma tiidur nggak ngapain ngapain kok, saya seleranya juga milih yah ngak kayak kamu.” Ketus andes.
Ana meremas susu ditangannya. Itu susu milik ia untuk diminum sebelum tidur,.” Pak saya sakit hati loe, kalo kata orang orang yang tersakiti doanya terkabul. Saya sumpahin dan saya doain semoga bapak dapet jodoh yang jelek aminn,” ujar Ana mengusap wajahnya kesal. kesal sekali mendengar ucapan Andes yang selalu membuat darah tingginya naik.
Andes mengejek Ana malas.” Kalo itu kamu gimana?”Tanya andes.
Ana melotot.”bapak ngomongin saya jelek?” Tanya ana agak ngegas.
“ saya nanya kalo kamu jodoh saya, bukan kamu jelek.” Tegas andes.
”Tapikan pak arti ucapan bapak saya jajaran manusia jelek.” Ketus ana menghembus nafas malas. Kali ini nafas ana naik turun z Andes ini yah jika ngomong bikin sakit hati saja.
Andes mengangguk” otak kamu jalan juga yah ternyata.” Gumam andes paham. " Saya nggak nyangka. " Gumam Andes lagi pelan.
" Emang muka saya keliatan saya bodoh??" Tanyanya malas. Dan Andes pun mengangguk polos.
Ana memejamkan mata, ingin rasanya berteriak, jika tidak berfikir ada bayi diisni mana sudi ana tidak berteriak begini. Tapi tunggu dulu, andes kan mau tidur diisni bersama Lili. Bersama bayi ini. ana tersenyum miring menatap andes. Andes tiba tiba merinding ditatap begitu oleh Ana, tatapan menakutkan sekali.”oke kalo bapak mau tidur bareng Lili, satya akan tidur di kamar saya saja. Bay.”
Ana bergegas pergi meninggalkannya andes yang tidak tau niat terselubung ana.
sedangkan Andes menatapnya aneh dan heran, ada apa dengan gadis itu yang mudah sekali mengalah padahal sedari tadi tidak mau mengalah? tiba tiba Andes merasa firasat buruk. Buku judul andes berdiri seketika.