
Acara ulang tahun pernikahan Sagmhara dan Cornelius sekaligus pertunangan Arthur dan Sierra semalam benar benar mencuri perhayian publik.
Semua tengah beramai ramai membanjiri kolom komentar atas seduah unggahan video. Video dimana Sierra dengan lantang menegaskan bahwa ia telah memutuskan hubungan ayah dan anak dengan Daniel.
Sementara Daniel sendiri kini tengah menangisi kebodohannya sendiri. Tidak hanya tidak mendapat maaf dari Sierra, ia harus menerima kenyataan Sierra telah mengatkan dengan lantang bahwa dirinya tidak memiliki hubungan apapun dengan Daniel lagi.
Daniel menonton video Sieran langsung ulang tahun pernikahan Sahara dan Cornelius yang rupanya juga adalah pertunangan antara Sierra dan Arthur..
" Sophia.. aku telah benar benar kehilangan putri kita. Dia telah bertunangan tanpa diriku disana. Apakah aku bisa berharap aku bisa mengantarkannya ke altar pernikahannya nanti.?." Gumam Daniel.
Ia berulang kali mengusap air matanya, sungguh.. Daniel kali ini telah kehilangan mahkotanya.. Ia yang sebelumnya selalu berdiri tegak dengan kepala terangkat, kini hanya bisa tertunduk lesu menerima kenyataan pahit atas kebodohannya sendiri.
Publik sangat heboh, acara ulang tahun Sahara dan Cornelius saja sudah begitu ramai di perbincangkan dengan munculnya Sierra, ditambah pertunangan Sierra dan Arthur juga fakta yang Sierra ucapkan.
Seluruh pengguna internet kini berbondong bondong mengecam Daniel, Daniel dianggap sebagai ayah yang tidak layak menjadi ayah, dan Sierra mendapatkan begitu banyak simpati dan dukungan.
Bahkan ada yang mengatakan bahwa Daniel tidak pantas hidup, karena terlalu buta dengan keadaan dan lebih menomor satukan kedua putri tirinya dari pada putri kandungnya sendiri. Seluruh pengguna internet sangat geram dengan sikap Daniel dulu.
Dan entah muncul dari mana, tiba tiba beredar foto foto Sierra yang tengah bekerja paruh waktu di berbagai tempat, itu membuktikan bahwa Sierra benar benar hidup menderita selama ini, Sierra berjuang sendirian selama ini tanpa dukungan siapapun.
Terlihat di foto foto itu, Sierra tidak menggunakan pakaian yang bermerk selayaknya anak orang kaya lainnya, bahkan tas punggungnya pun terlihat begitu usang. Sierra di foto itu terlihat sangat kurus, meskipun wajahnya cantik tetapi Sierra sama sekali tidak terlihat seperti putri seorang konglomerat.
Ada beberapa dari foto foto itu yang memperlihatkan Sierra tengah mengendong beban yang terlihat lumayan berat jika untuk diangkat seorang gadis seusia Sierra saat itu.
Di kediaman Arthur, Sierra bingung dari mana munculnya semua foto foto itu, apakah selama ini ada yang menguntitinya pikirnya.
" Sayang, kenapa masih belum memakan sarapanmu.? " Ucap Arthur.
" Aku hanya sedang bingung, dari mana foto foto lamaku saat bekerja paruh waktu ini beredar.? " Ucap Sierra dengan wajah terbingung bingung.
" Dariku.." Ucap Arthur.
" Hah, darimu.?? " Ucap Sierra terkejut.
" Hm.. Mudah bagiku mencari bukti bukti apapun itu." Ucap Arthur dengan senyumnya.
" Benarkah.?? Tetapi bagsimana bisa kamu mendapat foto foto ini.? Dulu aku kan belum mengenalmu begitupun sebaliknya." Ucap Sierra.
" Itu adalah penggalan rekaman cctv sayang, aku memperjelasnya dan menjadikannya sebuah foto." Ucap Arthur.
Sierra mengamati foto fotonya lagi, memang benar, angel nya tidak seperti hasil jpretan manusia , karena terlihat dari posisi Sierra yang jauh dibawah.
" Kamu kenapa menyebar foto ini.? " Tanya Sierra.
" Hanya untuk melindungi nama baikmu, kamu tidak pantas mendapat kecaman. Aku bisa saja membuat mereka semua yang mengecammu mendekam di penjara, tetapi jika aku melakukan itu pasti akan ada lebih banyak lagi pengecam yang mengecammu. Penjara bisa penuh dengan orang orang tidak berhati. Lebih baik aku membuat semua orang bersimpati kepadamu." Ucap Arthur..
" Zaman sekarang satu desas desus, bisa menyebar luas dari sabang sampai merauke, entah itu hal penting atau tidak. Mereka akan percaya dengan apa yang mereka lihat di internet, tanpa mengetahui fakta aslinya. Karena mereka hanya netizen." Ucap Arthur lagi.
Sierra tersenyum dan manggut manggut, benar.. Di zaman yang apapun itu serba canggih, semuanya bisa menyebar dengan sangat cepat.
" Makan sarapanmu sayang.. Setelah itu aku ingin menunjukan sesuatu kepadamu." Ucap Arthur.
"Hmm.. Sesuatu apa.?" Tanya Sierra.
" Kamu misterius sekali, baiklah.. Aku makan sarapanku." Ucap Sierra.
Sierra memakan sarapannya, dengan Arthur yang hanya terus menatap kearahnya saja. Sejujurnya Sierra risih di tatap begitu oleh Arthur, tetapi ia mencoba membiasakan dirinya.
Hingga Akhirnya Sierra selesai dengan sarapannya, dan Arthur pun menggandeng tangan Sierra untuk masuk kedalam ruang kerjanya.
" Kamu mau menunjukan apa.? Eh, ini laptopku kenapa ada disini.?" Tanya Sierra.
" Duduklah.." Ucap Arthur sambil memposisikan Sierra untuk duduk di sebuah sofa di ruang kerja Arthur. Kemudia Arthur berjongkok di hadapan Sierra saat ini.
" Sayang.. hubungan apapun harus dimulai dan dilandasi dengan kejujuran, apalagi kita telah bertunangan dan memutuskan untuk menikah nantinya.." Ucap Arthur menggantung.
' Kenapa Arthur bicara begini, apakah dia mengetahui sesuatu? Laptopku ada disini, apa dia sudah melihat aku yang bekerja sebagai hacker.?' Batin Sierra.
" Aku ingin menjujurkan sesuatu kepadamu, terlepas apapun keputusanmu nanti, aku akan mencoba menerimanya. Sejujurnya aku tidak ingin kamu sampai pergi dariku, aku sangat mencintaimu, sangat sangat mencintaimu dan tidak ingin kehilanganmu sayang. Tetapi apapun itu, keputusan ada ditanganmu." Ucap Arthur.
Sierra semakin bingung dengan ucapan Arthur, ia sendiri kini tengah ketakutan, apakah Arthur akan meninggalkannya jika Arthur tahu pekerjaannya adalah seorang Hacker sekarang.?
" Arthur, kamu mau bicara apa.?" Tanya Sierra.
Arthur menatap Sierra dalam dalam, lalu memeluk Sierra nya erat.
" Sayang, jika ada sisi lain yang buruk dari diriku yang kamu ketahui, apakah kamu akan pergi.?" Ucap Arthur.
Sejujurnya hati Arthur tidak kuat jika sampai Sierra pergi dari hidupnya, Sierra bagaikan cahaya yang menerangi hidup Arthur yang gelap dan monoton.
" Bukankah tidak ada manusia di dunia ini yang sempurna.?" Ucap Sierra.
' Sayangnya aku lebih kejam dari iblis, apakah kamu akan tetap menganggapku manusia.?' Batin Arthur.
Arthur menatap mata Sierra dalam dalam.. Ia memejamkan matanya sesaat Lalu berkata.
" Sierra.. Aku adalah ketua sebuah kelompok Mafia." Ucap Arthur memberanikan diri.
DEG.!!
Sierra sungguh terkejut, sangat sangat terkejut. Ia tidak menyangka Arthurnya adalah seorang ketua kelompok mafia.
Sierra diam hanya menatap Arthur.
" Kam.. Kamu bilang apa.?" ucap Sierra memastikan pendengarannya.
Arthur memeluk Sierra erat, hatinya sesak saat ini. Ia memberanikan untuk jujur kepada Sierra, agar kelak Sierra tidak membancinya ketika mengetahuinya dari orang lain.
" Aku adalah ketua Mafia, Sierra. Aku sangat mencintaimu, dan tidak ingin kehilanganmu, tapi aku harus jujur padamu tentang diriku. Dan apapun itu.. keputusan ada ditanganmu, aku akan mencoba menerimanya. Aku hanya berharap kamu tidak pergi dariku." Ucap Arthur.
" Tidak.. Maaf... " Ucap Sierra menggantung.
DEG...
TO BE CONTINUED...