The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Dijadikan Petunjuk Penting


AURA KEGELAPAN yang berkumpulnya karena iris hitam pekat pada mata kanan Shen Yin semakin besar dan kini merangkak ke tubuh pria berjubah hitam.


Jiwa gelap Li Nuo terkejut melihat fenomena aneh seperti ini. Dia tidak bermimpi. Ini kekuatan seperti di film-film itu? Gadis ini ... sangat kuat? Pikirnya.


Asap gelap menyelimuti tubuh pria  berjubah hitam yang kini sedikit memiliki kesadaran. Dia berteriak kesakitan dan menatap Li Chang Su dengan air mata yang mulai turun. Sangat sakit! Sakit yang tak tertahankan.


"To-tolong ... tolong ... jangan bunuh, jangan bunuh a-ku!" Pria berjubah hitam itu berbicara dengan suara serak, memohon pada Shen Yin.


Sayangnya, Shen Yin tidak berniat untuk menyimpannya.


Segera asal hitam yang bergerak di seluruh tubuh pria berjubah hitam langsung menelannya sehingga teriakan ngeri dari pria itu terdengar di apartemen tersebut.


Tubuh pria itu seperti ditelan kegelapan dan hanya menyisakan jubah hitam berlogo dua tangan membentuk huruf Y.


Tiba-tiba ada gerakan dari luar ruangan dan Shen Yin segera menghilang dari tempat tersebut tepat ketika pintu dibuka.


"Siapa di sini?!" Suara nyaring itu langsung menggema.


Seorang pria berseragam detektif masuk sambil menodongkan pistol, memperhatikan sekitar. Tapi tak ada siapapun. Beberapa rekannya masuk untuk mengecek.


"Kepala Li, sepertinya orang itu sudah melarikan diri." Rekannya memberi tahu setelah memeriksa semua ruangan. Tapi tak ada siapapun.


Li Yugang mengerutkan kening. Jelas dia mendengar suara teriakan kesakitan bercampur rasa takut di sini. Dia merasa cemas. Bagaimana pun juga, apartemen di lantai ini merupakan tempat tinggal adik angkatnya.


Dia mendengus, ekspresinya menjadi tidak senang. Ada penyusup ke apartemen ini dan kemungkinan besar berhubungan dengan pelaku. Memikirkan apa yang dikatakan Shen Yin pada hari itu, dia curiga.


Sepertinya dia harus pergi ke tempat gadis itu untuk menanyakan sesuatu. Dia curiga saat ini.


"Pemimpin, kami menemukan ini," kata rekannya yang lain seraya memegang sebuah jubah hitam berlogo dua tangan membentuk huruf Y.


Li Yugang juga memeriksanya. "Jubah ini masih cukup hangat."


Dengan kata lain, seseorang memang ada di sini tak lama setelah mereka datang. Tapi tak ada seorang pun. Bukankah ini aneh. Dia menatap mereka.


"Sama sekali tidak menemukan apapun?" tanyanya.


Mereka menggelengkan kepala.


Akhirnya, suasana menjadi hening.


Hanya jubah hitam ini satu-satunya petunjuk mereka. Li Yugang harus kembali ke kantor pusat detektif untuk mencari tahu tentang orang-orang yang mungkin berasal dari komunitas atau organisasi tertentu.


Tapi bagaimana mungkin Li Nuo terlibat dengan orang-orang itu?


Li Yugang dan yang lainnya tidak menyadari jika jiwa gelap Li Nuo ada di sana, memperhatikan dan ingin mengatakan sesuatu, tapi pada akhirnya tidak berdaya.


Kakak, aku minta maaf padamu. Aku mohon, tolong carikan keadilan untukku. Jiwa gelap Li Nuo hanya bisa berbicara sendiri. Dia sangat dekat dengan pria itu tapi tak bisa menyentuhnya.


"Pemimpin, kami menemukan seseorang di sini!" Salah satu rekannya langsung berteriak.


Mereka menemukan seorang wanita di bawah tempat tidur Li Nuo. Li Yugang segera meminta mereka mengeluarkannya. Setelah dicek, ternyata itu adalah sahabat Li Nuo sendiri.


"Lan Miao? Kenapa dia di sini?" gumam Li Yugang semakin bingung.


"Pemimpin ..." Mereka ingin tahu apa yang harus dilakukan berikutnya.


"Bawa dia dulu ke rumah sakit dan jangan ceritakan masalah ini pada siapapun. Ketika Nona Lan bangun, minta keterangan seadanya. Jika dia tidak menceritakan tentang pria yang berteriak di apartemen Li Nuo, jangan buka suara dan pura-pura tidak tahu," perintah Li Yugang.


Meski bingung kenapa pemimpin ingin menyembunyikan ini, mereka hanya mengangguk.


"Kami juga menemukan ini." Mereka menyerahkan sebuah smartphone rusak, sepertinya jatuh ke lantai dan layarnya pecah.


"Bawa juga untuk mencari tahu." Li Yugang memiliki banyak petunjuk malam ini dan segera membawa tim nya pergi.


Jiwa gelap Li Nuo cukup panik saat smartphone yang sebelumnya diambil Shen Yin ditemukan. Tapi tidak mungkin tersangkanya akan jatuh pada gadis itu sehingga dia tenang kembali.


Karena Lan Miao dibawa pergi, jiwa gelap Li Nuo juga mengikutinya. Mereka tidak menyadari ada bayangan lain di belakang tapi tak ada orangnya.


Setelah mereka pergi, apartemen Li Nuo kembali sunyi. Sosok Shen Yin akhirnya muncul di dekat jendela dan menyaksikan mereka memasuki mobil sambil membawa Lan Miao. Jiwa gelap Li Nuo ada di antara mereka.


Sebelum pergi, Li Yugang sekali lagi melihat ke arah jendela apartemen Li Nuo. Sekilas, sepertinya dia melihat seseorang di sana tapi tiba-tiba menghilang.


Dia segera menggelengkan kepala. Tidak ada hantu di dunia ini. Pasti karena dia terlalu lelah dan matanya mulai menangkap sesuatu yang tidak masuk akal.


"Sepertinya aku harus mengambil cuti lain waktu," gumamnya.


"..." Shen Yin yang mundur dari dekat jendela pun bisa mendengarnya. Sudut mulutnya berkedut.


Pria yang tak percaya dunia ini dipenuhi oleh hal-hal tak terkendali. Lain waktu, dia harus ikut dengannya melakukan sebuah investasi dan dipertemukan dengan hantu. Biarkan pria itu tahu apa artinya meremehkan kehadiran mereka.


Shen Yin menghilang lagi dari tempat itu dan kini muncul di dekat perusahaan detektif nasional—tempat di mana Li Yugang bekerja.


Setelah menunggu setengah jam, dua mobil datang dan parkir di halaman. Li Yugang keluar mobil bersama dua orang lainnya. Tidak ada Lan Miao. Wanita pingsan itu harusnya dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.


Tanpa diduga, Shen Yin juga melihat mobil hitam yang cukup familiar. Ketika mobil itu parkir, sosok jangkung keluar sambil membenarkan jasnya.


Shen Yin segera berjalan ke sisinya. Dia punya rencana lain. "Tuan Jun," sapanya.


Jun Haobei yang merasa seseorang memanggilnya segera menoleh dan mendapati sosok Shen Yin berjalan santai ke arahnya. Dia terkejut saat melihat gadis itu ada di sini. Lagi pula, ini sudah cukup larut dan seharusnya besok gadis itu harus sekolah.


"Kenapa kamu di sini?" tanyanya dengan ekspresi gelap.


Shen Yin tidak merasakan sesuatu yang salah dengan ekspresi pria itu. "Jalan-jalan saja."


Hanya hantu yang percaya jika gadis itu ada di sini untuk berjalan-jalan. Jun Haobei tidak akan mempercayainya.


"Aku ingat jika kamu ingin bertemu dengan saudara perempuanku. Dia memiliki waktu kapan saja. Jangan sungkan untuk datang ke rumah. Kakek juga ingin bertemu denganmu," kata Jun Haobei.


Gadis di depannya ini adalah penyelamat kakek nya dan juga bersedia untuk membantunya memperbaiki meridian kultivasi di masa depan sehingga dia bisa berlatih aura.


Shen Yin juga tidak lupa untuk bertemu Jun Haoran, adik dari Jun Haobei. Besok dia akan meluangkan waktu datang ke rumah tua Jun.


"Jangan lupa hubungi aku jika kamu ingin datang. Aku akan menjemputmu. Kakek akan marah jika aku mengabaikanmu," kata Jun Haobei seolah-olah dia tahu pikirannya.


"..." Pria ini cocok dengan reputasinya sebagai pengusaha sukses dengan pikiran tajam, bagi Shen Yin.