The Cursed Wife & God'S Blessed Husband

The Cursed Wife & God'S Blessed Husband
Kembali Ke Sekolah


DOKTER yang baru saja memeriksa Jun Haobei dan Shen Yin mengerutkan kening.


"Apakah ada ketidaknyamanan fisik lain?" tanyanya.


"Tidak ada. Aku baik-baik saja. Hanya luka kecil," kata Shen Yin.


Tapi Jun Haobei yang hanya mengalami goresan di dahinya sama sekali tidak terpengaruh. Dia memastikan jika Shen Yin baik-baik saja. Lalu melirik dokter.


"Bagaimana kami tiba di sini?" Pria itu bertanya dengan nada agak dingin. Tapi ini memang sudah kebiasaan.


Dokter paruh baya yang memeriksa itu menghela napas.


"Sepasang suami dan istri datang ke rumah sakit dan berkata bahwa kalian mengalami kecelakaan di jalan. Untungnya kalian tidak terluka parah padahal mobil yang dikendarai kalian rusak parah."


Secara alami, dokter itu melihat berita harian dari perawat yang sedang beristirahat. Kadang mereka akan membuka situs berita tertentu untuk mengetahui dunia.


Setelah kecelakaan itu, polisi juga menyelidiki asal-usul penyebab kecelakaan. Baik Shen Yin dan Jun Haobei tidak mabuk. Jadi mungkin ada alasan lain yang menyebabkan kecelakaan. Mungkin saja mobil memiliki masalah.


Saat kecelakaan terjadi, kebetulan sepasang suami-istri yang mengendarai mobil juga berkendara tak jauh di belakang mereka.


Di musim dingin ini, banyak keluarga yang keluar untuk mencari tempat-tempat nyaman yang hangat. Biasanya mereka membawa anak-anak untuk menikmati waktu liburan.


Meski liburan musim dingin belum tiba, tapi beberapa sekolah sudah meliburkan murid-muridnya lebih awal. Hal ini dipicu juga oleh rumor pembunuh berantai yang berkeliaran dan membunuh orang dengan kejam.


Mereka belum tahu jika pembunuh berantai yang dimaksud adalah makhluk entitas yang merobek perut manusia, memakan jantung dan meminum darah.


Berita tentang kecelakaan Jun Haobei segera ditekan oleh seseorang sehingga rumor ini perlahan tenggelam oleh berita dunia hiburan.


Shen Yin dan Jun Haobei meninggalkan rumah sakit setelah dipastikan tidak ada luka serius. Tapi dokter yang memeriksa mereka sebelumnya masih bertanya-tanya.


"Bagaimana mereka bisa baik-baik saja tanya cedera serius? Mobil berguling dan menghantam pagar jalan. Seharusnya sudah cukup membuat seseorang patah kaki, gegar otak ringan atau pendarahan hebat," gumamnya.


Dokter paruh baya itu telah berpengalaman menangani pasien kecelakaan mobil serupa. Tapi ini justru yang paling aneh. Dia bertemu dua pasien yang hanya mengalami cedera ringan seolah-olah mobil hanya menabrak pohon setelah menghindari kucing yang melintas?


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Keesokan paginya, Shen Yin ke sekolah seperti biasanya. Yi Er kembali berceloteh tentang banyak hal selama sehari kemarin. Tapi dia masih mengetahui tentang kecelakaan Shen Yin dan Jun Haobei sebelumnya.


"Xiao Yin, tahukah kamu? Aku bertemu pria aneh tadi malam," bisiknya.


"Pria aneh? Apakah penguntit?" Shen Yin tidak melihat ada aura gelap di tubuh Yi Er, menandakan tidak ada bahaya apapun.


Jadi kemungkinan besar gadis itu bertemu penguntit atau orang iseng yang sengaja menakut-nakuti.


"Aku tidak berbohong padamu. Ini benar-benar aneh. Dia memakai pakaian pemburu dan membawa bawang putih di tubuhnya seolah-olah takut bertemu vampir."


Bawang putih? Sudut mulut Shen Yin berkedut sedikit. Dia hampir melupakan insiden di penginapan tak jauh dari kaki pegunungan tempat di mana perguruan keabadian berada.


Mungkinkah itu salah satu dari sekelompok pemburu vampir?


Lagi pula dia sudah lama tidak melihat mereka. Sepertinya mulai sibuk berburu vampir perkotaan.


"Apakah semalam kamu keluar rumah?"


"Ya. Aku keluar untuk pergi ke supermarket. Tapi jangan khawatir. Tidak ada apapun yang terjadi padaku. Sepertinya kalung ini sangat berguna." Yi Er tanpa sadar menyentuh kalung berliontin pedang mahoni di lehernya.


Shen Yin menghela napas. Kalung pedang mahoni itu memang bisa menangkal aura jahat. Tapi tidak tahu apakah ampuh dari serangan makhluk entitas?


Shen Yin memakai kalung itu hanya untuk meredakan sakit kepala dan mimpi buruk yang selalu membuat tubuhnya demam selama tiga hari. Sejak memakai kalung pemberian ibu Yi Er, dia perlahan menjadi lebih tenang.


"Xiao Yin, mari kita nonton bersama malam ini. Salah satu karya Little Rabbit telah difilmkan. Meski hanya film pendek, tapi juga masih bergenre horor. Aku sangat penasaran dan ingin melihatnya," ajak Yi Er.


"Pembukaan promosi film pendek itu, malam ini?" Shen Yin menaikkan sebelah alisnya.


Shen Yin memikirkan sesuatu dan menggelengkan kepala. "Ada sesuatu yang harus kulakukan malam ini. Lain hari saja," katanya.


"Bukankah kamu takut aka kehabisan tiket?"


"Tidak. Itu hanya tiket menonton film. Pesan saja lain hari." Gadis itu acuh tak acuh.


Dia sebenarnya tertarik dengan novel Deep Story yang ditulis Li Nuo sebelumnya. Tapi dia tidak melirik karya lain dari penulis. Siapa tahu, film horor pendek akan ditayangkan malam ini.


Tapi dia sama sekali tidak bisa pergi. Ada sesuatu yang harus dilakukannya. Li Yugang adalah kakak angkat Li Nuo. Pasti dia yang memberikan izin pembuatan film tersebut.


Meski filmnya hanya berdurasi kurang dari tiga puluh menit, efeknya pasti bagus.


Shen Yin tahu hal ini. Dia telah melihat ramalan mata uniknya. Tapi itu tidak masalah, dia masih tidak bisa melanggar aturan langit dengan membocorkan beberapa hal yang belum terjadi.


"Apakah kamu berkencan dengan tuan muda dari keluarga Jun itu?" bisik Yi Er menggodanya.


"Bukan." Shen Yin terbatuk kecil. Tidak tahu sejak kapan dia mulai memperhatikan tunangannya ini?


Tampaknya Jun Haobei telah menjadi bagian dari dirinya sendiri.


Malam ini, dia harus pergi ke tempat yang sepi untuk melakukan ritual pemanggilan makhluk neraka. Dia juga akan membawa Jun Haobei serta Li Yugang. Shen Yin merasa menjadi bajin*an yang menggaet dua pria dalam satu malam?


Yi Er tidak bertanya lebih banyak. Tapi dia tahu jika Jun Haobei pasti akan terlibat.


Tak jauh dari keduanya, Jun Ye sebagai ketua kelas tidak mendengar jelas apa yang dibicarakan Shen Yin. Dia menunduk sambil mengirim pesan pada sepupunya.


Saat pulang pulang, Jun Ye menghentikan Shen Yin sebelum mencapai pintu gerbang.


"Apakah kamu akan melakukan sesuatu malam ini?" tanyanya.


"Ya. Apakah kamu mengajakku berkencan?" Shen Yin tersenyum bercanda.


Kaki Jun Ye hampir kehilangan tenaga. Mana berani dia melawan sepupnya yang kejam itu? Jangan bercanda.


"Tidak, tidak! Jangan membuatku merasa lebih buruk. Aku hanya ingin tahu, apakah ini ada hubungannya dengan makhluk entitas atau tidak," katanya langsung menjelaskan.


"Apakah kamu didatangi mereka?"


"Sudah terbiasa," jawab Jun Ye.


Shen Yin agak terkejut. "Sejak kapan makhluk entitas mendatangimu?"


"Setidaknya setelah pulang dari perkemahan akhir musim gugur."


"..." Memang pada saat itu, makhluk entitas menempati hutan sebagai sarang mereka. Shen Yin berpikir sesuatu.


"Kalau begitu, ikutlah denganku malam ini? Sepupumu juga akan ikut," ajaknya.


"Hanya sepupuku?"


"Tidak. Tapi Li Yugang juga ikut sebagai penjaga keamanan."


"Kepala detektif dari departemen polisi nasional? Kenapa dia ikut sebagai penjaga keamanan?" Jun Ye merasa kebingungan.


Siapa itu Li Yugang? Semua orang tahu tentang dia. Selain muda dan berbakat, kasus yang ditangani juga selalu terpecahkan dengan baik.


Tapi akhir-akhir ini banyak kasus-kasus aneh yang melibatkan metafisika. Polisi tidak mungkin mampu menangani nya.


Tapi Shen Yin justru membawa Li Yugang?