Semalam Dengan Istrimu

Semalam Dengan Istrimu
Keadaan Yang Menyakitkan


"Mengapa kamu melakukan hal sejauh ini Daniel? Hanya demi ingin merebut istri Pak Satria. Mama tau kamu mencintai istri Pak Satria! Tapi kenapa kamu tega sekali memitnah mama." Akhirnya Miska memiliki akal untuk menjatuhkan Daniel, terlebih saat dia melihat bagaimana cara Daniel menolong Viona tadi sampai rela mengorbankan dirinya demi Viona, apalagi dia tau Daniel dan Viona satu SMA, dari Satria.


Para tamu undangan di pesta terlihat kebingungan, tidak tau mana yang telah mengatakan kebenaran dan mana yang telah membohongi mereka.


Apalagi Viona, dia sedikit menundukkan kepala begitu banyak orang memperhatikannya dengan tatapan seakan merendahkan dirinya.


Bagaimana mungkin seorang Daniel Gilbert menyukai wanita yang sudah bersuami kecuali jika wanita itu yang menggoda Daniel dengan tubuhnya. Itulah pemikiran banyak orang saat memandangi Viona.


Daniel memperhatikan Viona yang jaraknya sedikit berjauhan dengannya, dia mengepalkan tangannya, tidak rela jika Viona dipermalukan seperti ini.


Maafkan aku Viona....


Haruskah Viona mengatakan bahwa selama dua tahun ini Satria tidak pernah menyentuhnya, bukan kah itu bukti bahwa Satria telah berselingkuh, dia tidak ingin Daniel terpojokan di depan semua orang apalagi ayah kandungnya, biar cukup dia yang ditatap seperti seorang j@lang oleh orang-orang disana.


Viona menatap Daniel dengan mata berkaca, Daniel menggelengkan kepalanya, Daniel meminta Viona untuk tetap diam, agar orang lain tidak curiga tentang hubungan mereka, walaupun sebenarnya mereka tidak tau hubungan seperti apa mereka ini, yang pasti mereka saling mencintai tapi tak bisa bersama. Daniel tidak ingin Viona mengatakan apapun untuk membela dia, dia takut Pak Anderson akan berbuat sesuatu pada Viona.


Lalu Daniel menepukan tangannya untuk memberikan sebuah kode. Munculah beberapa polisi membawa empat orang bekas ART dan tiga orang bekas security di mension Pak Anderson. Mereka semua sudah diborgol dan berdiri di atas panggung yang ketinggiannya hanya setengah meter itu, seperti seorang artis yang sedang tampil spektakuler disana.


Pak Anderson tercengang melihatnya.


"Kami dari kepolisian telah menerima pengakuan mereka semua yang telah menyembunyikan kebenaran tentang pembunuhan Bu Amanda, bahkan ada yang terlibat di dalamnya untuk melenyapkan semua bukti. Dan bisa dipastikan tersangka utamanya adalah saudari Miska ." ucap salah satu polisi disana dengan tegas dan lantang.


Semua yang hadir disana terdengar begitu gaduh atas peristiwa yang mengejutkan seperti ini.


Sebuah pesta yang megah harusnya begitu ramai dengan acara tunangan Daniel Alexa malah di porak-porandakan dengan kejutan yang mencengangkan.


Lalu dilayar tersebut kini berganti dengan Video bagaimana Miska masuk ke dalam Mansion, waktu itu dia kesana untuk menaburkan racun kembali ke dalam makanan untuk Bu Amanda agar cepat mati. Dia memang dibebaskan oleh Pak Anderson untuk keluar masuk ke mansionnya dengan sesuka hatinya. Lalu terlihat Miska bertengkar hebat dengan Bu Amanda karena Bu Amanda sudah tau Miska yang meracuninya selama ini, membuat tubuhnya lemah, Bu Amanda akan mengatakan kejahatannya pada suaminya. Karena tidak ingin ketahuan , Miska mendorong Bu Amanda sehingga jatuh dari lantai.


Sampai akhirnya Bu Amanda meninggal hari itu juga. Awalnya ada satu ART yang melihat, dia menjerit, shock sekali melihatnya, dan jeritannya itu membuat semua ART pergi berlarian kesana, karena itu Miska terpaksa menyuruh mereka untuk tutup mulut. Bahkan dia meminta para security untuk merusak CCTV disana, mereka tergiur dengan uang yang dijanjikan Miska. Namun ada satu security yang sengaja menyimpan rekaman CCTV kebenarannya, untuk berjaga-jaga jika terjadi hal yang tak diinginkan.


Plakk...


Tuan Anderson menampar Miska dengan begitu keras, dia sangat emosi melihat istrinya di bunuh secara sadis oleh Miska, dulu walaupun dia selingkuh tapi dia sangat mencintai istrinya karena itu dia tidak melepaskan Bu Amanda walaupun Bu Amanda telah beberapa kali meminta cerai padanya.


"Iblis kamu Miska!"


"Teganya kamu membunuh istriku!"


"Arrrggghhh..." Miska hanya bisa meringis memegang pipinya yang kesakitan, dia tak bisa berkutik, apalagi mengelak, karena rekaman CCTV itu bukti yang sangat kuat bahwa Miska telah membunuh Bu Amanda.


Bahkan Daniel tak terasa menitikan airmatanya, karena rekaman CCTV yang terakhir itu, Daniel baru melihatnya, Asisten Zi baru mendapatkan rekaman CCTV itu satu jam yang lalu saat Security Anton memberikannya pada Asisten Zi.


Daniel merasakan kepalanya semakin terasa pusing. Sampai dia memegang kepalanya yang sangat teramat sakit. Apalagi darah masih bercucuran dikepalanya. Asisten Zi dan Andrian bergegas membantu Daniel untuk segera dilarikan ke rumah sakit.


Daniel... Viona hanya bisa berteriak di dalam hati, dia sangat mengkhawatirkannya. Ingin sekali dia ikut kesana untuk menemaninya dan merawatnya. Menangis memeluknya. Sayangnya tidak akan bisa. Dia tidak akan pernah bisa melakukan semua itu. Keadaan ini sangat menyakitkan untuknya. Padahal Daniel terluka parah karena telah berkorban demi dirinya. Tapi keadaan ini begitu membuat mereka tersiksa. Tidak boleh ada orang yang tau tentang perasaan terlarang mereka berdua.


Satria memperhatikan Viona, begitu jelas dari raut wajahnya Viona sangat mengkhawatirkan Daniel, bahkan wanita yang berstatus istrinya itu tak bisa lepas pandangannya dari Daniel dengan mata berkaca memandangi Daniel dengan tatapan dipenuhi rasa gelisah. Terlihat ada kesedihan yang mendalam dari tatapan Viona, sang istri begitu sangat mengkhawatirkan pria lain.