Semalam Dengan Istrimu

Semalam Dengan Istrimu
Tak Terduga


Malam ini, Viona masih terus berpikir dengan keras, haruskah dia datang atau tidak ke pesta itu. Tapi dia teringat dengan kata-kata Daniel yang bilang ada yang ingin dia tunjukan padanya.


Setelah berpikir panjang, Viona bertekad untuk datang kesana, dia mengganti pakaiannya dengan gaun yang indah, membuat dia terlihat semakin cantik.


Terlihat Daniel menyapa para tamu yang datang ke pesta itu. Dia mencoba untuk tersenyum ramah pada mereka, walaupun sebenarnya matanya terus beredar mencari sosok perempuan yang dia rindukan.


Sampai akhirnya dia melihat ada Viona yang baru datang kesana, wanita itu terlihat begitu cantik, sangat cantik. Sampai Viona tak sengaja melihat ke arah Daniel, dan kedua mata itu bertemu, saling menatap di dalam kejauhan.


"Daniel!" Alexa tiba-tiba datang dan langsung memeluk dirinya.


Daniel berusaha untuk melepaskan dirinya dari pelukan Alexa, "Alexa!" katanya dengan nada tinggi.


Sebenarnya Tuan Anderson merencanakan ingin Daniel dan Alexa bertunangan malam ini. Sayangnya Daniel sudah tau rencana itu dari Asisten Zi, dia tidak akan membiarkan itu terjadi, karena dia ingin memberikan kejutan pada papanya dan semua orang disana.


Daniel tidak melihat lagi keberadaan Viona, dia segera mencarinya, meninggalkan Alexa.


"Daniel, kamu mau kemana?"


Daniel tak menggubrisnya, banyak sekali para tamu yang datang ke pesta ini membuat Daniel kesulitan mencari Viona.


Rupanya Viona tak sengaja berpapasan dengan Satria disana, Satria kaget melihatnya dan langsung menarik Viona ke tempat yang agak sepi.


"Viona, sedang apa kamu disini?"


"Harusnya aku yang bertanya. Semua orang datang bersama pasangannya, tapi kenapa Mas Satria tidak ingin membawa aku kesini?"


Satria kebingungan untuk mencari alasan yang tepat agar Viona percaya padanya. "Karena kamu masih sakit Viona."


"Aku sudah sembuh, bukan kah mas tau hari ini aku sudah kuat bekerja?"


Perkataan mereka berhenti saat ada seorang wanita yang datang menghampiri mereka, Miska sangat tidak suka melihat Satria yang berinteraksi dengan istrinya. Namun dia berpura-pura ramah pada Viona.


"Apakah dia istrimu Pak Satria?" tanya Miska, dia tersenyum ramah pada Viona.


"Emm... iya bu, dia istri saya." Satria mengatakannya dengan kening yang berkerut.


Miska mengulurkan tangannya pada Viona, "Nama aku Miska, aku adalah istri dari pemilik DG grup."


Apakah Mas Satria berselingkuh dengan wanita ini?


Satria nampak shock tiba-tiba Viona menggandeng tangan Satria di depan Miska, Viona ingat melihat bagaimana reaksi Miska saat melihat dia menggandeng mesra tangan suaminya.


"Terimakasih telah menjadi atasan yang baik untuk suami saya."


Wajah Miska memerah, tidak terima orang yang dianggap miliknya harus digandeng mesra oleh istrinya, namun dia berusaha untuk bersikap profesional. "Emm... ya sudah kalau begitu saya harus menyapa tamu lain."


Viona segera melepaskan gandengannya begitu Miska pergi, "Sepertinya wanita itu tidak suka jika aku menggandeng tangan kamu." Dia semakin yakin ada hubungan diantara Satria dan Miska.


"Kamu bicara apa sih Viona!" Satria tanpa sadar telah membentak Viona. "Jangan bicara yang aneh-aneh, dia hanya atasan!"


Sementara Daniel, dia hanya bisa memperhatikan mereka dari kejauhan. Bukan hanya Miska saja yang dibuat cemburu, tapi dia juga, dia sangat cemburu melihatnya.


Lalu Asisten Zi datang menghampirinya. "Sebentar lagi kejutan akan segera muncul Tuan."


"Baguslah, semoga kita berhasil. Ini tidak sebanding dengan bagaimana dia telah merenggut nyawa mamaku."


Daniel melihat Viona yang pergi meninggalkan Satria, rupanya dia sedang mencari Sandra di pesta itu.


Viona melihat Sandra di bagian teras perusahaan. "Sandra!" panggilnya.


Viona tidak sadar di rooftop sana ada Miska yang sedang memperhatikannya, dia datang ke atas sana untuk melampiaskan kekesalannya, bagaimanapun perlakuan Satria padanya, nyatanya dia sangat mencintai pria itu dan cemburu jika ada yang menyentuhnya.


Miska kehilangan akal sehatnya, dia telah menghabiskan satu botol minuman yang kadar alkoholnya rendah, botol itu rasanya cukup bisa membuat pelajaran pada Viona yang telah membuatnya marah karena botol itu begitu berat dan memiliki lapisan kaca yang sangat tebal. Bahkan dia bisa lebih sadis dari ini saat dia datang ke Mansion Tuan Anderson saat itu dia bertengkar dengan Bu Amanda, karena kesal dia mendorong Bu Amanda dari tangga, membuat Bu Amanda kehilangan nyawanya, dia menyuruh security disana untuk membantu merusak CCTV di mansion dan menyogok semua yang ada disana agar mereka tutup mulut atas kedatangannya ke mansion.


Miska menjatuhkan botol minuman itu dari atas.


Satria dan Daniel melihat ada sebuah botol minuman yang jatuh dari atas dengan begitu cepat , dan akan mengenai Viona yang jaraknya sudah semakin dekat. Viona dan orang-orang disana tidak menyadari hal itu.


Mereka segera berlari untuk melindungi Viona yang sama sekali tidak sadar ada bahaya yang mengintainya.


"Viona awas!"


Viona terpekik kaget saat ada seseorang memeluk dirinya, membawa tubuhnya bersembunyi di dadanya. Hanya ini yang bisa dia lakukan karena tidak ada waktu lagi.


Prang...


Botol minuman jatuh mengenai kepalanya, membuat kepalanya terluka.