
Setelah selesai makan malam yang romantis itu,Tsabit mengajak Danest untuk menaiki sebuah perahu mesin kecil yang lumayan mewah.Danest menurut saja,dia tidak ingin menolak perlakuan istimewa dari suaminya.
"Biar aku saja yang bawa."Danest menawarkan diri untuk mengemudikan perahu itu.
"Apa kamu bisa?."Tsabit kaget ketika mendengar perkataan istrinya.
"Gampanglah,mirip nyetir mobil ini."jawab Danest.
"Oke,baiklah."Tsabit berpindah posisi.
Danest yang mengambil alih kemudi segera membawa perahu itu menyusuri danau buatan yang dikelilingi banyak lampu kerlap kerlip dan banyak kapal kecil yang berlabuh ditepiannya.
Tsabit tak menyia-nyiakan kesempatan itu,dia memotret Danest dengan pose yang sangat seksi dan dipostnya ke IG nya dengan Caption😍Menyusuri Danau bareng istri tercinta😘
"Kamu ngapain mukanya kesal gitu?."tanya Danest heran melihat suaminya mendengus kesal.
"Ini,,,aku lagi posting foto istri aku di IG.Baru bentar aja udah banyak yang komen."kata Tsabit dengan nada kesal.
"Semuanya rata-rata bilang kamu cantik.Kayaknya mau aku hapus aja deh sayang.Aku ga mau semua orang memuji istriku,cukup aku aja."jawab Tsabit lagi
Danest jadi kepo,foto seperti apa yang dipost oleh suaminya ke Instagram itu.
"Mana,aku ingin lihat fotonya!."Danest meminta Tsabit menunjukkan ponselnya.
"foto ini."Kata Tsabit sambil nyengir kuda.
"Ya ampuuun,kenapa kamu posting.Ini auratnya kemana-mana."Danest jadi kesal.
"Ya ga pa pa kan kalau sekali-kali aku pamerin istriku yang sangat cantik dan seksi.Biar teman-teman ku yang diluar negeri tahu gitu."Kata Tsabit bangga.
Padahal dia menyasar kepada Kenzo,agar Kenzo sadar kalau Danest dan dirinya sudah baikan dan Kenzo tak punya kesempatan untuk menikungnya.
"Sebenarnya aku hanya ingin ada orang yang melihat ini Nest,agar orang itu berhenti berfikiran untuk memisahkan kita."fikir Tsabit.
Sementara itu,Danest pun ternyata memikirkan hal yang sama.
"Baguslah,kalau Sonya lihat ini.Dia akan sadar dimana posisinya dan dia ga akan ganggu suamiku lagi."Danest pun mengambil ponselnya yang ada didalam tas dan dia pun membuka instagram.
"Kamu pegang dulu kemudinya."Kata Danest ke suaminya.
"Memangnya kamu mau ngapain?."tanya Tsabit bingung dengan sikap Danest.
"Jangan dihapus ya foto yang tadi,biarin aja.Aku mau bikin komen."Kata Danest,Tsabit jadi makin penasaran.Kira-kira komen apa yang akan ditulis oleh Danest.
Danest mengetikkan kata-kata dengan senyam senyum.
"Apa yang sedang kamu lakukan?."tanya Tsabit
"Membuat seseorang berhenti melakukan hal konyol padamu."Jawab Danest sambil mengedipkan matanya.😉
"Nanti kamu juga akan tahu."Jawab Danest sambil terus tersenyum.
"Aku jadi penasaran,lihat dong."Tsabit mencoba menengok-nengok kearah layar ponsel Danest,namun dengan sigap Danest menjauhkan ponselnya dari pandangan Tsabit.
😁Sementara itu....Dirumah sakit
Sonya yang masih terbaring dengan ditemani Mamanya disisi ranjang.Sonya yang merasa suntuk meminta Mamanya untuk mengambilkan ponselnya yang ada dimeja nakas.
"Ma,tolong ambilin handphone aku Ma."Pinta Sonya,dia mulai bosan dirumah sakit tanpa aktivitas apapun,jadi dia fikir akan melihat-lihat IG nya.
"Ini sayang."kata nyonya Soraya sambil memberikan ponsel Sonya kepada yang punya.
Sonya pun mulai membuka akun IG nya yang semenjak dirumah sakit belum dia buka.
Betapa terkejutnya dia saat melihat Dokter Tsabit memposting foto Danest yang berpose seksi diatas sebuah boot,apalagi captionnya ,membacanya saja membuat kepala Sonya pusing tujuh keliling.
Sebenarnya bukan karena cemburu,tapi lebih kerasa iri dihatinya melihat kebahagiaan Danest yang bisa memiliki orang yang dia sayang dan menyayanginya.
Ternyata benar perkiraan Tsabit,bukan hanya Sonya yang akan tertampar dengan foto yang dia posting,karena target sesungguhnya yaitu Kenzo pun sangat marah ketika melihat apa yang diposting di IG dokter Bit.
Saking geramnya,Kenzo langsung memerintahkan anak buahnya yang tak lain adalah para pengawal keluarga Danest untuk mencelakai Dokter Bit.
Namun,salah seorang dari mereka adalah mata-mata kepercayaan Tuan Martadinata yang ditugaskan untuk melaporkan tindak tanduk Kenzo segera memberitahukan akan hal itu kepada bosnya.
Tuan Martadinata yang mendapatkan kabar bahwa Kenzo mulai bertindak sesukanya dan diluar kendali begitu murka,dia menelpon Kenzo dan mengancam akan memecat dan menendang Kenzo dari rumahnya.
Tapi Kenzo tak gentar,dia tetap saja mengirimkan beberapa orang anak buahnya untuk menyerang Dokter Tsabit tanpa melukai Danest pintanya.Ancaman kakaknya itu hanya dianggapnya angin lalu,baginya yang terpenting memisahkan Danest dengan dokter Tsabit itu yang utama.Resiko yang akan dia tanggung itu belakangan.
Disaat Danest dan Dokter Tsabit sedang asyik-asyiknya bersenda gurau,tiba-tiba boot yang mereka naiki diberondong peluru.Rata-Rata peluru itu mengarah ke Dokter Bit,Untung keduanya bisa menghindar dan bersembunyi dibalik kemudi.
Penjaga keamanan restoran ikut membantu untuk melindungi mereka berdua.Akhirnya mereka berhasil lolos dan kembali kedalam restoran dengan aman.
Pihak restoran juga sudah menghubungi polisi,ini menyangkut nama baik restoran dan juga keselamatan pengunjungnya yang merupakan tamu VIP mereka.
******
Sedangkan Sonya yang masih berada dirumah sakit merasa sedih dan menangis sejadi-jadinya.Membuat Mamanya jadi serba salah,dan meminta suster untuk memberinya suntikan penenang.
***
Tuan Martadinata yang tidak tenang akan keadaan putri dan menantunya itu,menghubungi besannya dan meminta bantuan kepada besannya tuan Leo Atmaja untuk menjaga Danest dan dokter Bit yang sekarang sedang makan malam di restoran tepi danau.
"Apa???."Tuan Leo yang terkejut dengan perkataan tuan Martadinata.
"Baiklah,aku akan segera mengirimkan anak buahku kesana."kata tuan Leo panik,dia segera menyuruh Vito dan anak buahnya segera menyusul Tsabit dan istrinya.
😍😍😍😍