Kesambet Cinta Sang Dokter

Kesambet Cinta Sang Dokter
Groom And Bride


Perjalanan hidup memang akan jadi rahasia tuhan,tak banyak yang manusia dapat lakukan selain terus berusaha dan berdo'a agar masa depan lebih cerah.(Danest pearly Martadinata)


😍Mitha dipercaya untuk mengurus masalah undangan pernikahan.Foto-foto yang diambil Mitha tempo hari dijadikan Cover undangan dan souvenir.Bahkan dicetak besar untuk spanduk yang akan ditaruh didepan gedung resepsi.Tentu saja gedungnya itu adalah ballroom Atmaja Hotel,milik keluarga Atmaja.Para sanak saudara yang bertempat tinggal diluar kota sudah mulai berdatangan seminggu sebelum hari H.Acara ini akan sangat spektakuler,mengingat ini adalah pernikahan akbar antara dua anak konglomerat.


Pihak WO sedang bekerja keras menyelesaikan pemasangan dekorasi dan pelaminan.Sementara akad nikah akan diadakan dirumah keluarga Martadinata yang juga tak kalah mewah dan besar,persiapan juga sedang dilakukan disana.


Bunga-bunga segar mulai berdatangan,dan dirangkai seindah mungkin.Tante Salma dan suaminya om Arfin yang mengurus persiapan untuk akad nikah dirumah Tuan Martadinata.


Sementara itu,Danest tengah dilulur dikamarnya oleh spa langganannya yang ia panggil kerumah.


Kesibukan dimana-mana.


Nyonya Anita ibunya DokterTsabit juga sibuk menyiapkan pakaian seragam untuk kedua pihak keluarga dibantu oleh putrinya Tsania.


Semua orang sibuk,begitu juga dengan Dokter Tsabit,selain mengobati pasien,setiap seminggu sekali dia menjadi tenaga pengajar dan memberi kuliah untuk para calon Dokter baru.Dia disibukkan dengan pekerjaan dan pekerjaan,sampai lupa masalahnya dengan Danest yang belum diselesaikan sampai menjelang hari pernikahan mereka.


Danest juga keras kepala dan tak mau mendengar penjelasan Dokter Tsabit.Dia sudah dibutakan dengan rasa cemburu yang sangat dalam.


Tanpa mereka sadari,sudah berhari-hari mereka tidak saling menyapa meski lewat Chat.Pernah Tsabit chat menanyakan kabar Danest,tapi cuma dibaca saja oleh Danest dan tak dibalasnya sama sekali.


Hingga H-1,Danest sangat penasaran ingin tahu kabar tentang tunangannya itu.Dia membuka Instagram dan dilihatnya dokter Tsabit memposting kegiatannya yang sedang memberi kuliah untuk para mahasiswa kedokteran.



(foto yang dipost dr.Tsabit di IG nya)


"Oo,ternyata dia masih sibuk bekerja.Apa dia sama sekali tidak merindukan aku.Ya tentu saja dia tidak merindukan aku,memang apa arti aku baginya?".Gumam Danest.


Seminggu belakangan Danest jarang kekantor,pekerjaannya banyak dialihkannya kepada Kenzo.Kecuali untuk urusan dokumen penting yang harus ia tanda tangani barulah dia kekantor.


"Ini tidak bisa dibiarkan,aku harus bisa menggagalkan pernikahan mereka.Tapi bagaimana caranya?aku harus main cantik agar tidak ketahuan."ucap Kenzo yang sedang kesal melihat undangan pernikahan Danest dan Tsabit yang ada dimeja sekertarisnya.


🤵👰***wedding day


Tibalah hari yang dinanti itu,sore ini akad nikah Danest dan Dokter Tsabit akan dilaksanakan.


Pagi tadi Dokter Tsabit mendapat telepon dari rumah sakit bahwa ada pasien jantung yang sedang anfal dan harus segera di operasi.Karena dia adalah Dokter spesialis jantung yang paling mengerti masalah yang dihadapi oleh pasiennya ini maka ia pun terpaksa harus bertugas.Walaupun sebelumnya dia sudah mengajukan cuti menikah.


Dari pagi hingga jam sebelas siang operasi berhasil diselesaikan dengan baik dan pasiennya selamat.


Dokter Tsabit merasa lega,akhirnya dia bisa kembali kerumah dan bersiap-siap untuk kerumah Danest. Setibanya dia dirumah ternyata semua keluarga sudah berangkat menuju rumah Danest,Tsabit pun ditelepon oleh ibunya agar tidak telat datang.


Setelah berganti jas untuk akad nikah,Tsabit diantar oleh supirnya dan dikawal beberapa orang bodyguard untuk menuju rumah Danest.


*****


Danest yang sudah cantik dengan kebaya kemben dan sanggul masih duduk didepan cermin.


"Apa aku sedang bermimpi,aku akan segera menikah.Seandainya Mami masih hidup".gumam Danest.


Tuan Martadinata menghampirinya,dan memberikan kalung peninggalan Maminya dulu dan dipasangkannya langsung keleher Danest.


"Iya Pi,terimakasih."


Lalu Mitha masuk dan memberitahu bahwa pihak besan sudah datang.


Tuan Martadinata pun turun dan menyambut calon besan dan rombongan.Kenzo juga memakai jas seragam keluarga,begitu juga dengan Om Arfin dan tante Salma yang memakai seragam senada.


Semua sudah hadir kecuali calon mempelai pria,belum nampak batang hidungnya.


Danest dan Mitha menyaksikan dari balik gorden kamar Danest dilantai dua rumah itu.


"Kenapa dia belum datang,apa dia ga mau menikah denganku?"tanya Danest kesahabatnya Mitha.


"Sabar Nest,pasti Dokter Tsabit akan segera datang.Kita tunggu saja ya. "Mitha menenangkan sahabatnya yang sudah terlihat cemas.


Tuan Leo dan Tuan Martadinata saling berbincang dengan Pak penghulu.


"Ma,coba kamu hubungi Tsabit.tanyakan sekarang dia sudah dimana.!"kata tuan Leo.


"Iya Pa".


"Ga diangkat Pa".kata istrinya itu.


"Coba telepon Vito,dia kan yang mengawal putra kita".kata Tuan Leo lagi.


tersambung...


"Halo Nyonya,kami diserang oleh sekelompok preman Nyonya.Mereka memakai topeng."jawab Vito terengah-engah.


Ternyata Tsabit sekarang sedang sibuk berjibaku melawan para preman yang dibayar oleh seseorang untuk mencegah pernikahan nya dengan Danest.Tentu saja itu adalah suruhan salah satu diantara Sonya dan juga Kenzo.Hanya kedua orang itulah yang paling menginginkan perpisahan mereka.


Dengan susah payah akhirnya Tsabit bisa meloloskan diri dari sana dengan menggunakan sepeda motor dari salah satu preman.


Akhirnya dia tiba dirumah Danest.Namun Danest yang merajuk tidak mau turun,lalu akad nikah dilakukan antara Papi Danest dan Dokter Tsabit saja.Setelah akad selesai Mitha menjemput Danest untuk turun kebawah tapi Danest tetap saja menolak.Dia pikir Dokter Tsabit sengaja terlambat karena tidak ingin menikah dengannya dan lebih mementingkan pekerjaan.


Tsabit pun naik dan menjelaskan kepada Danest bahwa dia tadi diserang oleh sekelompok preman.


Danest melihat sudut bibir Dokter Tsabit yang lebam.Barulah ia percaya dan mau ikut turun.


Akhirnya kedua pengantin yang baru resmi menikah itu pun turun dan disambut tepukan tangan para tamu yang datang.


Tsabit mencium kening istrinya itu didepan para tamu.Tentu saja melihat kenyataan bahwa Tsabit berhasil lolos dari rencana jahatnya Kenzo jadi geram.Apalagi disuguhi pemandangan yang kayak gitu,waduh modar dah lo Kenzo.😂😂*


Meskipun begitu Danest tetap saja masih kesal tentang masalah Sonya kemaren.Dia bertekad tak akan membiarkan pria yang baru saja sah menjadi suaminya itu menyentuh dirinya sebelum ia bisa membuktikan sendiri kalau Tsabit tidak ada hubungan apa-apa dengan Sonya.


Acara dilanjutkan dengan sungkeman,dan makan bersama.Acara sesungguhnya baru akan dilaksanakan malam hari nanti di Atmajaya hotel.


😍😍Bersambung ...