Kesambet Cinta Sang Dokter

Kesambet Cinta Sang Dokter
Skripsi Beres & Taktik Sonya


Danest disibukkan dengan urusan skripsinya, hari ini dia mengikuti yudisium karena skripsinya sudah di ACC.


Danest sangat grogi saat akan memasuki ruangan itu,namun kehadiran sang tunangan disampingnya membuatnya seperti mempunyai suntikkan energi.



(*I*ni foto yang diambilkan oleh bik Marni saat dokter Tsabit menjemput Danest dirumahnya untuk ke acara yudisium dikampusnya)


Beruntung sekali urusan yudisium itu selesai, sehingga minggu depan Danest sudah bisa ikut wisudah.


Meskipun dia seorang pewaris tunggal dari Martadinata Nusantara Group,bukan berarti pendidikan tidak begitu penting baginya. Malahan dia merasa setelah mendapatkan gelar S1 nya dia ingin melanjutkan ke-S2.


"Gimana?".tanya Tsabit ketika Danest keluar dari ruang sidang.


"Alhamdulillah,aku lolos".jawab Tsabit.


"Alhamdulillah kalau begitu. "Tsabit pun mengacak rambut Danest.


"Ihhhh,kan kusut jadinya".kata Danest.


"Mmmm Maaf,aku kelepasan".ucap Tsabit grogi.


"Gimana kalau kita rayakan.Kita makan malam nanti malam?".ajak Tsabit


"Dimana? ".tanya Danest.


"Kamu maunya dimana? ".


""Terserah kamu aja".


"Oke,nanti malam aku jemput kamu".


"Baiklah,aku tunggu ".jawab Danest.


Meskipun mereka dijodohkan,kini perlahan benih-benih cinta mulai tumbuh dihati mereka.Namun sekalipun Tsabit maupun Danest belum pernah menyatakan cinta mereka satu sama lain.


Setelah mengantar Danest kekantornya,Tsabit segera menuju kerumah sakit.Hari ini dia minta digantikan oleh dokter lainnya untuk jam pagi sampai siang. barulah sore dia bertugas kembali.


"Dokter Bit,ada pasien yang sedang menunggu dokter diruangan Dokter Bit".kata suster Nilam.


"Siapa? ".tanya Tsabit


"Seorang gadis cantik,tapi agak jutek".jawab suster Nilam lagi.


"Baiklah ".Tsabit berjalan kearah ruangannya.


ceklek pintu dibuka.


"Dokter."Sonya menghambur kepelukan Tsabit.


"Maaf nona,apa-apaan ini!".Tsabit kaget dan merasa ga sepantasnya pasien bersikap seperti itu.


"Maafkan saya Dok,saya kangen banget sama Dokter".jawab Sonya ga punya malu.


"Silakan anda duduk kembali Nona".


Sonya pun akhirnya duduk


"Apa yang bisa saya bantu? ."tanya Tsabit


"Saya butuh dokter,saya ga mau dokter menikah dengan Danest.Menikahlah dengan saya".bujuk Sonya


"Oh maaf Nona,saya tidak bisa.Saya sudah punya calon istri."jawab Tsabit.


"Tapi saya tau,Dokter tidak mencintainya kan. pasti dokter terpaksa tunangan sama dia".Sonya ingin membuat celah untuknya.


"Kata siapa saya terpaksa,anda salah besar. Maaf, jika anda kemari hanya untuk mengatakan hal itu.Sebaiknya anda pergi saja,ini rumah sakit,saya tidak mau ada gosip yang tidak-tidak nanti.Semua orang disini tau kalau saya sudah punya calon istri. "pinta Tsabit.


"Kenapa semua orang memihak ke Danest, kenapa semuanya bisa dia miliki".Sonya mulai bicara macam-macam.


"Saya menemui anda karena anda adalah pasien saya.Saya rasa anda tidak sakit jantung,maaf saya masih punya beberapa pasien yang masih antre diluar".Tsabit beralasan.


Dengan muka kesal akhirnya Sonya bisa disuruh pergi.Semua orang yang melihat kearahnya tak luput dari amarah gadis itu.


(udah kayak orang gila ngamuk tau ga)


🏢Dikantor


Danest mendapat telepon dari stafnya disalah satu proyek perumahan yang sedang dibangun oleh MN group.Katanya ada kecelakaan kerja.


Seorang buruh jatuh dari atas bangunan yang sedang dikerjakan.Danest sangat kaget dan buru-buru menelepon ambulance untuk menjemput korban tersebut dan membawanya kerumah sakit.


"Dokter Bit,nona yang tadi marah-marah ga jelas diloby.Semua orang yang lewat dimarahin sama dia."kata suster Nilam.


"Gadis itu nyebut-nyebut nama Dokter Bit terus".


"Baiklah, saya akan segera kesana ".jawab Dokter Tsabit,dia pun setengah berlari keloby rumah sakit.


Disaat yang bersamaan,Ambulance yang membawa tukang bangunan yang menjadi korban dari proyek perumahan MN Grup tiba. Dan Mobil yang dikendarai Danest juga ada dibelakangnya.Danest turun dengan cepat dan menghampiri ambulance itu.


Saat dia akan mengikuti brangkar yang didorong oleh para perawat masuk ke UGD ,dia berpapasan dengan Dokter Tsabit yang sedang menenangkan Sonya yang mengamuk.


"Tsabit ??"..😲Danest seolah tersambar petir disiang bolong melihat Sonya yang memeluk dokter Tsabit.


"Sonya..??". katanya lagi.


Lebih kaget lagi setelah ia tau kalau Sonya lah yang sedang memeluk tunangannya itu.


Tak sengaja mata dokter Tsabit melihat kearah Danest,dia refleks melepaskan diri dari Sonya.


"Danest ".ucapnya lirih.


Sonya yang mendengar nama Danest langsung berbalik badan.Sonya senang bukan main karena bisa melukai perasaan Danest.



(Sonya tersenyum puas dan mencoba memprovokasi Danest)


"Danest,kau ada disini? "tanya Sonya pura-pura baik.


"Dok,apa ini maksudnya?".tanya Danest kepada tunangannya itu lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


"Nest tunggu,tunggu Nest aku bisa jelasin."Tsabit mengejar tunangannya itu.


Sonya tersenyum puas melihatnya.



(dr, Tsabit mengejar Danest dengan langkah cepat)


Akhirnya dia bisa menghentikan Danest.Diraihnya tangan tunangannya itu, dia mencoba meyakinkan Danest bahwa tadi Sonya lah yang memeluk dirinya.Dan Sonya adalah pasiennya.



(Anggap saja ini saat Tsabit mencoba menjelaskan ke Danest)


"Aku ga apa-apa kok,lagian kita kan hanya dijodohin.Kamu bebas kalau mau sama cewek lain."jawab Danest.


"Ga gitu Nest,bagi aku komitmen yang sudah kuambil mutlak harus aku tepati."jelas Tsabit.


"Sejak kapan Sonya jadi pasien kamu?".tanya Danest melunak.


"Dia datang sekitar seminggu yang lalu".jawab Tsabit.


"Kamu kan Dokter spesialis jantung,apa mungkin Sonya sakit jantung?.Kok rasanya tidak mungkin".pikir Danest.


"Sejauh ini hasil pemeriksaannya ga ada menunjukkan gejala jantung sama sekali.Dia hanya menderita depresi saja. "jawab Tsabit.


"Lalu kenapa dia memeluk kamu?".tanya Danest lagi


"Mungkin dia suka sama aku kali,,, ".seloroh Tsabit


"Ya sudah sana,peluk lagi Sonya nya".Danest menekuk wajahnya


"Kamu cemburu ya? ."goda Tsabit.


"Cemburu???heh! yang benar saja!? ".Danest mencoba menutupi perasaannya😁😁


Dia kemudian membelakangi Tsabit karena kikuk.


"O ya,kenapa kamu ada disini,apa kamu mau menemui aku?? Bukannya kita baru ketemu ya tadi?atauuuu kamuuu kangen ya sama aku?."Tsabit mencoba menggoda Danest.


Danest seketika teringat akan tukang bangunan yang membuat dia sampai kerumah sakit.


"Om My God!"ucapnya.


Tsabit jadi ikut kaget melihatnya.


"Ada apa? ".tanya nya


"Tadi ada kecelakaan diproyek perumahan.Salah satu tukang bangunan jatuh dari atas gedung."jawab Danest khawatir.


"Kalau begitu,ayo aku antar ke UGD.Aku rasa dia masih ditangani disana".Tsabit pun menarik tangan Danest.


🏘Berhubung author lagi sibuk jadi guru dadakan buat ngajarin anak-anak dirumah.. jadi hari ini up nya satu episode dulu ya.