ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2

ISTRI PENGGANTI CEO: Season 2
Permainan Davina


Saat Delena sedang terus berfikir untuk memecahkan teka-teki di otaknya, terdengar suara sepatu highheels berjalan kearahnya.


"Tak, tok, tak tok....


"Selamat siang adikku sayang?"


seorang wanita cantik bertubuh seksi sudah berdiri didepannya. Delena mngangkat wajahnya, matanya terbelalak sempurna. Ia terpaku ditempatnya berdiri, jantungnya seakan mau berhenti, bibirnya terasa kelu bagaimna tidak, ia melihat sosok wanita yang mirip dengannya.


"Kak_ Davin? kau telah kembali?" ucapnya dengan suara tercekat.


"Ya aku kembali, untuk mengambil hak ku yang telah kau rebut!


"Apa....!!!


Delena menatap lekat wajah kembarannya, ingin rasanya ia berlari dan memeluk kakaknya, bertahun tahun ia terpisah dan sangat merindukan sosok kakanya. Pernah mereka bertemu saat sidang di pengadilan, tapi sayang kakajnya tak juga berubah, dan sekarang ia bertemu kembali, kini Davina berdiri di depannya dengan sikap yang angkuh dan tak bersahabat, ia telah berubah dratis, Delena seakan tidak pernah mengenali kakaknya lagi, walau wajah mereka berdua kembar, tapi ada jarak yang begitu jauh seakan tersekat oleh dinding yang tinggi dan tebal.


Sudut mata Delena sudah menetes.


"Kak Davin! kau ingin merebut apa dariku?


"Tentu saja suami ku!"


"Kakak sudah tak waras! Aku menikah dengan mas Reno secara hukum agama dan Negara!"


"Karena kau memaksa Delena! kau tahu kalau Reno adalah pria kaya raya dan pewaris tunggal kelurga Mahesa, memiliki Aset didalam dan luar Negeri makanya kau mau menikah dengan Reno, kau sudah merencanakan ini sebelumnya bukan?!"


"Kak Davin! lelucon apa yang sedang Kaka mainkan? kaka sendiri yang meninggalkan Mas Reno bukan? dan aku yang menggantikan posisi Kak Davin supaya Ayah tidak malu saat itu! Ayahlah yang mencari ku, bukan aku yang datang ke keluarga Darwin Sanjaya!"


"Tetap saja kau yang sudah merebut suami ku! memakai namaku saat ijab kabul bukanlah itu dosa besar?


"Tapi aku dan Mas Reno sudah menikah ulang! dan kau kalah dalam persaingan, sekarang apa yang mau kakak tuntut! bertobatlah kak?!


"Cukup! tak perlu kau mengajariku tentang hidupku! aku tetap tak terima kau menggantikan posisi ku! apa kau tau? aku sudah mengenal Reno lebih dulu di daripada kau Delena!


"Jadi kakak kan yang menaruh foto-foto ini di dalam laci Mas Reno!


"Hahahaha..." Davina terbahak


"Adikku sangat pintar, tapi terlihat bodoh! kami sudah berhubungan lama saat kau belum hadir diantara kita! bahkan sebelum kau datang aku sudah satu ranjang dengan Reno!


"Itu tidak benar aku lebih percaya pada suamiku!


"Foto itu adalah bukti kedekatan kami berdua, kau tau..? Reno bukan hanya penggemar minuman tapi juga penggemar wanita malam, Reno adalah seorang Casanova sejati!' hahahaha...


"Aku tidak pernah percaya dengan ocehan mu kak! Siapa yang sudah berani masuk kedalam ruangan suamiku! Wajah Delena memerah menahan amarah.


"Aku berhak masuk ke dalam ruangan ini, karena perusahaan ini adalah milik suamiku."


"Kaka sudah gila! keluarlah kak dari ruangan suamiku! kalau tidak aku panggilkan penjaga!"


"Berani kau mengusir aku! Delena sekuat apa kau bisa mengusir aku dari sini! hemm... atau begini saja kita bertukar posisi, kau jadi Davina dan aku menjadi De-le-na, ide yang bagus bukan?


"Stop kak! keluarlah dari ruangan ku!


Delena berjalan kearah pintu dan saat ia membuka pintu sudah berdiri sekelompok orang berjas berdiri diambang pintu.


"Siapa kalian?! Delena terperanjat kaget.


Delena mengalihkan pandangannya pada Davina yang sedang duduk disofa dengan kaki menyilang, terlihat anggun dengan tubuh seksi menggoda.


"Apa maksud dari semua ini kak!


"Aku sudah bilang dari awal kita bertukar posisi!


"Tidak akan pernah aku biarkan kau melakukan semua itu!


"Tangkap dia! teriak Davina memerintahkan pada pria berjas.


"kau sungguh tega kak! Dimana hati nurani mu sebagai saudara kembar? Apa kau tidak bisa melihat aku sebagai adikmu? kau lihat ibu betapa ia masih merindukan mu!"


"Aku tidak ingin mendengarkan dongeng mu Dena, tak perlu banyak bicara lagi, tangkap dia!


"Penjaga! Delena berteriak


Davina tergelak "Semua penjagamu sudah kami amankan Dena, mereka tidak akan bisa melawan kami."


"Jadi semua ini adalah rencana busuk mu! berarti kau menjebak Mas Reno agar pergi dari Jakarta!"


"kau terlambat mengetahuinya, kau sudah terkecoh dengan posisi Arneta!"


"Ternyata benar dugaan ku, kalian sudah bekerjasama!"


Saat Pria berjas itu ingin menangkap Delena, ia berontak dan melawan.


"Heh! hebat juga bela diri Dena, dia bisa bertarung tapi tidak menggunakan otak licik sepertiku, adik ku sayang.."


"Baik Nona!


Pria berjas itu mengambil botol obat bius bersama saputangan dari saku jasnya dan berjalan kearah Delena yang sedang melawan lima orang pria berjas, apalah daya.. Delena tetap saja seorang wanita, sehebat apapun ia bertarung tetap saja kalah fisik dengan pria bawaan Davina. Dan satu pria berhasil membekap Delena dari belakang dengan saputangan yang sudah diberi obat bius, tak menunggu lama Delena pingsan.


"Bawa wanita itu pergi! jangan sampai terlihat dengan yang lain."


"Baik Nona!


Setelah tubuh Delena dibawa pergi, Davina berjalan kearah meja Presdir Reno dan mendudukkan tubuhnya, ia memutar mutarkan tubuhnya diatas kursi.


"Hahahaha... selamat tinggal Delena! selamat datang kembali Davina.. hahahaha....


"Nona Davin!


Davina menghentikan kursinya dan menatap liar wanita didepannya.


"Ahh..Anjali..! aku hampir saja melupakan mu! ada apa lagi?


"Aku ingin menagih janjimu!


"Oh ya...janji yang mana? Davina berpura-pura terkejut.


"kau jangan pura-pura lupa Davina! bukankah kau sudah berjanji padaku setelah aku berhasil memisahkan Delena dari Reno, kau akan menyatukan aku dengan Reno"


"Hahahaha... kau memang bodoh Anjali! mana mungkin aku memberikan Reno untukmu!


"Jadi kau selama ini hanya memperalat Aku Davin!


Davina menatap Anjali lekat dan tersenyum sumringah "Tentu saja, sekarang tugasmu sudah selesai, kau sudah tidak dibutuhkan lagi!


"Apa maksud perkataan mu Davin! Anjali sangat geram.


Reno sudah mengetahui kalau kau adalah Anjali yang menyamar menjadi Arneta! kurasa secepatnya kau harus pergi dari perusahaan ini, sebelum Reno melempar mu ke dalam penjara!


"Kau yang bertanggung jawab atas hidupku, kau juga yang merencanakan semua ini Davin! aku hanya menjalankan perintahmu saja, sekarang kau malah mengingkarinya!"


"Berisik sekali kau Anjali! Siapa suruh kau percaya padaku, memangnya aku sebodoh itu ingin melepaskan Reno untukmu!"


"Dasar ular! bisa-bisanya aku dikelabui olehmu! Anjali berteriak lantang "Akan aku ceritakan semua ini pada Reno, karena kau telah menukar istrinya dengan dirimu Davina!"


"Berani sekali kau mengancam ku Anjali! itu tidak akan pernah terjadi!


Anjali berjalan mendekati Davina dan saat tangannya ingin menampar wajah Davina dengan cepat davina menahan tangannya.


"Beraninya kau ingin menampar wajahku! memangnya siapa dirimu!


"PLAKK!!


Sebuah tamparan keras mendarat dipipi Anjali!


"Aaaauuuuuww..." Anjali terpekik.


"Penjaga!


Dua pria berjas masuk kedalam ruangan Reno.


"Cepat bawa pergi wanita ini dari ruangan ku! aku tidak ingin melihat wajahnya lagi!"


Dua orang pria berjas hitam itu menarik kasar tangan Anjali.


"Lepaskan! Davina Aku berjanji akan membongkar semua kebusukan mu pada Reno!"


Dua pria itu menarik kasar dan menyeret Anjali keluar dari ruangan. sebelum pergi Davina berkata pada dua pria berjas itu.


"Kau bereskan wanita ini, sebelum Reno datang dan Anjali menggagalkan semua rencanaku!"


"Baik Nona!


Davina menghela nafas dalam, melipat kedua tangan didada sambil menatap gedung bertingkat didepannya.


'


'


'


'


:


@Bersambung......πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


@peran Antagonis sudah muncul, Readers bisa tahan nafas dulu, bukan buat konfik berat tapi disini peran utamanya agar mendapatkan tantangan dan bukan cerita percintaan terus dan dibilang jalan ditempat. disini cinta Reno dan Delena mulai di uji, kalian hanya berkomentar pedas tanpa mau berfikir gimna susahnya buat cerita on going yg harus setiap hari Up, semoga bisa membangun Author untuk lebih berkarya lagi😍