Mafia Couple Love

Mafia Couple Love
Perjodohan David


Lelaki yang berada dalam ruangan gelap tampak frustasi, lelaki itu mulai menjatuhkan benda yang berada tidak jauh dari jangkauannya.


Akkkkhh


“Ini semua karena Fino Alexander”ucapnya dengan mata memerah.


Bugh


Bugh


Lelaki tersebut kembali menyakiti dirinya dengan cara memukuli kakinya yang sudah tidak berdaya.


“Aku sudah seperti orang bodoh, bahkan tidak bisa melakukan apapun….huhhh”ucap lelaki tersebut dengan deru nafas ngos-ngosan.


“Aku bahkan tidak sanggup muncul dihadapan orang yang ku cintai, dengan keadaan ku seperti ini”ucapnya kembali sambil memukul-mukul kakinya yang sudah tidak berdaya.


“Haruskah aku mengakhiri hidup ku saja. Dari pada harus menjadi lelaki tidak berguna seperti sekarang”ucapnya dengan penuh frustasi.


Lelaki tersebut, kemudian mengulurkan tangannya mengambil sebuah pistol yang berada di atas nakas yang tidak jauh darinya.


Tok


Tok


Tok


Terdengar suara ketukan pintu dari luar, membuat lelaki tersebut menyembunyikan pistolnya di balik vas bunga. Setelah merasa aman, kemudian lelaki tersebut kembali menekan remote kontrol untuk membuka pintu ruangannya.


“Masuk”ucapnya dengan suara berat.


Tampak lelaki berbadan kekar memasuki ruangan tersebut.


“Sampai kapan tuan seperti ini dan selalu saja menyendiri dalam ruangan gelap ini. Apakah tuan tidak merindukan anak dan istri tuan, bahkan saat ini, anda kembali dianugerahi seorang putri cantik, jangan sampai anda menyesal di kemudian hari tuan Malik”ucap lelaki tersebut dengan penuh perhatian.


“Bara, aku juga merindukan anak dan istriku. Namun lihatlah kondisi ku saat ini. Apakah istriku akan menerimaku apa adanya. Sedangkan saat ini, aku hanya menjadi lelaki yang tidak berguna yang hanya mampu duduk di kursi roda ini”ucap Malik dengan mata memerah.


Ya dia adalah Malik Ibrahim, nyawanya hampir saja melayang atas duet maut yang dilakukannya dengan Fino Alexander. Kondisi tubuhnya saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia pun menjadi lumpuh dan tidak mampu berjalan seumur hidupnya, atas cedera yang ia alami saat melakukan pertarungan dengan Fino Alexander. Sampai saat ini, ia pun tidak berani muncul di hadapan keluarganya. Semua orang sudah menganggapnya tiada atas kejadian tersebut.


“Jangan membuat diri anda tersiksa. Saya yakin, nona Sarah akan menerima tuan apa adanya tanpa memandang fisik tuan saat ini. Percayalah tuan, pikirkan semua ini dengan baik-baik. Apakah tuan tidak ingin melihat tumbuh kembang Raka dan putri kecil tuan saat ini. Seiring berjalannya waktu, pasti semuanya akan baik-baik saja tuan”ucap Bara yang merupakan sekretaris dan sekaligus asisten pribadinya.


“Beri aku waktu Bara untuk memikirkan semua ini”ucap Malik yang mengatur deru nafasnya.


“Baik tuan, sebaiknya anda beristirahat”ucap Bara, kemudian membantu tuannya beristirahat.


Sementara di tempat lain…..


David tengah berada di kediaman orang tuanya dan sedang duduk bersama dengan ayah dan juga adiknya di ruang keluarga.


“Papah sudah mengatakan tempo hari, bahwa kalian berdua akan menikah dengan pilihan papah. Jadi mulai sekarang persiapkan diri kalian. Besok kita akan mengadakan pertemuan dengan pihak keluarga calon kalian”ucap tuan John dengan tegas.


“Tapi pa, Aku masih ingin bebas. Tak perlu papah menjodohkan aku dengan wanita pilihan papah. Aku masih ingin berpacaran dan bersenang-senang bersama wanita-wanita yang dekat denganku”ucap David yang tidak terima dengan keputusan ayahnya.


Sementara Rissa hanya mampu diam, Rissa tidak berani membantah keputusan papahnya.


“Ini sudah menjadi keputusan papah. Sampai kapan kau akan bermain dengan wanita-wanita yang tidak jelas. Papah juga ingin melihatmu berkeluarga dan menimang cucu dari kalian”ucap tuan John dengan keputusan yang tidak boleh diganggu gugat.


“Pokoknya aku tidak….”ucap David yang tidak melanjutkan ucapannya.


“Jika kamu menolak dengan perjodohan ini, maka sebaiknya kamu angkat kaki dari rumah papah dan kembalikan semua aset papah yang sudah papah berikan kepadamu, termasuk perusahaan papah yang saat ini kau jalankan”ucap tuan John dengan tegas yang sudah di selimuti emosi.


“Baik, aku akan…”.


“Stop, tidakkah kak David menyayangi papah. Papah melakukan semua ini demi kebaikan kita. Papah bahkan sering bolak-balik ke rumah sakit untuk berobat dengan sakit yang di deritanya. Papah bahkan terus melawan penyakit jantung yang di deritanya demi kita. Papah bahkan sering mendoakan kita, agar bisa melihat kita menikah dan hidup berumah tangga. Jadi tolong, jangan membantah ucapan papah”ucap Rissa dengan mata berkaca-kaca.


David memilih bungkam, entah mengapa ia menjadi tersentuh dengan ucapan adiknya. Setelah itu, ia pun mulai bangkit dari duduknya.


“Baiklah, aku menerima perjodohan ini”ucap David dengan terpaksa yang memilih mengalah dengan keputusan papahnya.


Semenjak David mengetahui kebenaran wanita pujaan hatinya sudah berstatus istri orang, David mulai sibuk menjalankan perusahaan dan berbagai bisnis papahnya yang berada di berbagai Negara. Para wanita semakin menggilainya, bahkan setiap bulan David bergonta-ganti pasangan. Prinsip David, putus satu akan tumbuh seribu, julukannya sebagai seorang play boy begitu terkenal dalam dunia balap hingga saat ini. Selama bersama dengan kekasihnya David akan tetap memiliki batas penghalang saat bersama dengan para kekasihnya, hanya sebatas jalan bersama dan tidak di pungkiri terkadang ia pun sering berciuman dengan kekasihnya, untuk hubungan badan, David sama sekali belum pernah melakukan itu kepada wanita siapa pun.


Sebejad-bejadnya dirinya, David tetap menghormati wanita dan tidak ingin merusak kehormatan wanita. Maklum, dirinya pun memiliki seorang adik perempuan yang selalu ia jaga, dan ia pun berprinsip akan melakukan hubungan badan dengan istrinya kelak.


Kini David sudah berada di sebuah ruangan VIP club malam favoritnya. Ia pun sudah di temani dengan wanita cantik yang mulai menuangkan minuman beralkohol untuknya. David terus meneguk minuman beralkohol tersebut berulang-kali. Sungguh pikirannya begitu kacau mendengar kata perjodohan yang di ucapkan oleh papahnya.


“Mengapa papah melakukan ini, aku selalu mengatakan kepada papah akan membawa seorang wanita pilihanku. Namun nyatanya, papah sudah memiliki keputusan yang tidak ingin di bantah”ucap David dengan mata memerah yang sudah terpengaruh dengan minuman beralkohol.


David hanya mampu menikmati minuman haram tersebut. Dengan di temani oleh wanita cantik.


Sementara di kediaman Fino….


Terlihat Fino masih saja sibuk bekerja di ruang kerja nya hingga larut malam. Fino terus saja mengembangkan bisnisnya hingga di berbagai Negara. Fino memilih menghentikan pekerjaannya saat mendengar ponselnya kembali berbunyi. Fino tersenyum melihat panggilan video call dari ponselnya.


“Ada apa istriku?” ucap Fino sambil tersenyum menatap wajah istrinya.


“Aku haus, air putih dan stok buah-buahan sudah habis di kamar baby boy. Tolong bawakan untukku ya”ucap Milan sambil tersenyum.


“Baiklah, aku akan segera membawakan pesanan mu istriku”ucap Fino sambil tersenyum.


“Sudah dulu mas, takutnya Malfin terbangun”ucap Milan dan dengan secepat kilat ia langsung mematikan panggilan video call nya secara sepihak.


Fino hanya mampu tersenyum melihat tingkah istrinya. Karena Milan tidak pernah meninggalkan baby Malfin seorang diri di kamar tersebut.


Kini Fino sudah berada di dalam kamar baby Malfin dengan membawa beberapa air mineral dan keranjang buah yang berisi berbagai macam buah-buahan segar.


“Taruh di situ saja mas”ucap Milan dengan suara berbisik, takutnya membangunkan baby Malfin.


Fino pun mengiyakan ucapan istrinya. Tak berselang lama kemudian, Milan menghampiri suaminya yang tengah duduk di sofa. Milan mulai membuka penutup botol air mineral, kemudian dengan cepat meminumnya. Sungguh ia benar-benar kehausan.


“Sebaiknya kamu beristirahat sayang, ini sudah larut malam”ucap Fino sambil memeluk istrinya dari belakang.


“Sebentar lagi mas, Malfin baru saja tertidur dan aku belum ngantuk”ucap Milan yang sedang duduk di samping suaminya.


“Beristirahatlah, baby Malfin tidak akan terbangun. Kau terlihat lelah seharian merawat baby Malfin”ucap Fino sambil mengelus punggung istrinya.


“Hemm, baiklah”.


Fino kemudian menuntun istrinya duduk di tempat tidur, kemudian ia pun memilih duduk di sampingnya.


“Aku akan memijit mu, sepertinya kau begitu lelah sayang”ucap Fino dengan penuh cinta.


“Kau tidak perlu memijit ku mas, kau juga lelah seharian bekerja mas”ucap Milan lembut.


“Baiklah, kalau begitu, bagaimana kalau kita saling pijit memijit”ucap Fino dengan idenya.


“Hemm, ide yang bagus”ucap Milan sambil tersenyum.


Sepasang suami isti itu mulai saling pijit-memijit, sungguh kebahagiaannya sangat jelas terpancar di wajah keduanya.


Bersambung…..


Terima kasih atas dukungannya teman-teman🙏🙏🙏


Oh iya, aku cuman ingin klarifikasi tentang komentar teman-teman mengenai Ziva yang sedang lahiran.


Ziva dan Milan sama-sama hamil waktu itu, hanya saja, Milan tidak menyadari kehamilannya. Memang sih usia kandungan Ziva dengan Milan terpaut 2 Minggu, hanya saja Milan lahirannya belum genap Bulan, sementara Ziva lahirannya tepat Sembilan bulan.


Yang sempat nanya Ziva lahirannya anak kembar atau bukan sih?, Ziva tetap lahiran anak kembar. Kan di akhir-akhir episode Mafia VS Gadis Bercadar, author sempat munculkan anak kembar Ziva, hanya saja namanya belum di kasi.


Ya mungkin itu saja teman-teman, jika ada salah-salah kata harap dimaklumi🤗


sekian dan terima kasih 🙏🙏🙏