COLD REVENGE

COLD REVENGE
Part 7. Sugar Daddy


Thomas... kenapa aku melihatnya lagi untuk kedua kalinya?


Aku sedang mengikuti Hans Dench, salah satu penjahat yang harus disalahkan atas kematian Dad dan Mom, dia sedang bicara kepada seseorang yabg tak kukenal, sebelumnya aku sudah menempelkan pelacak tersembunyi pada mobilnya. Tapi GPS itu tak begitu tepat bisa kadang meleset 20-30 meter.


Sehingga aku tak tahu dimana pengacara gendut itu tepatnya berada. Setelah selesai jam kerjaku aku sengaja menguntitnya. Tujuanku mengunyitnya untuk tahu alamatnya sekarang. Alamat lamanya tak valid lagi, dia terdaftar punya beberapa properti di LA, beberapa ada yang berdekatan, jadi lebih baik aku mengikutinya.


Kali kali ini dia berada di sebuah kafe outdoor, dengan seorang koleganya. Dan aku bertemu Thomas itu untuk kedua kalinya. Dia tak duduk bersama dengan mereka terpisah, tapi terlihat memperhatikan.


Ini tak mungkin kebetulan. Kubidikkan kamera jarak jauh yang kubeli dengan uangku sendiri itu ke arah pria itu dari mobil. Sangat kebetulan dia menoleh ke arahku. Aku berhasil mendapatkan profil wajahnya dengan jelas. Kumasukkan gambarnya ke program pencari di laptopku dan menunggu sementara aku masih terus harus menunggu Den*ch sialan itu.


"Data tidak ditemukan."


Sebuah notifikasi muncul.


Tidak ditemukan? Dia bukan orang US? Lalu kenapa dia bisa muncul disini?


Menarik. Apa Dench juga diawasi olehnya, Dench berhubungan dengan Charlie Herron, dia bekerja sebagai Direktur Legal sebuah anak perusahaan bidang hiburan yang CEOnya di pegang oleh Charlie Herron.


Dasar bandot tua! Sudah kaya kerjanya mencari wanita muda. Apa dia tidak malu dengan putrinya. Aku ingin mengumpat mencercanya. Tapi kufoto juga sugar babynya itu. Mungkin aku bisa memanfaatkannya nanti. Aku melihat lagi ke arah Thomas. Dia terlihat sibuk dengan ponselnya. Duduk sendiri agak jauh dari Dench. Aku tak memperdulikannya. Aku hanya ingin tahu dimana tempat tinggalnya sekarang.


Cepatlah! Ahh sekarang dia bergerak, pergi sambil mengandeng sugar babynya, dan Thomas bergerak juga.


Well, well, well... Apa dia benar-benar mengikuti Dench. Kulihat Dench sibuk berjalan sambil bermesraan dengan sugar babynya, Thomas mengikuti dia keluar dan kemudian masuk ke mobilnya. Dia mengikuti keluarnya Dench, dan arah keluarnya. Aku tak berani dekat-dekat, aku terpisah 2 -3 mobil di belakang Thomas dan mengikuti dari tracing GPS mobil Dench harusnya aku di arah yang benar. Semoga Dench tak masuk ke gated community, tapi di listing assetnya nampaknya tidak ada gated community. Setidaknya dia tak sekaya itu.


Komplek perumahan yang cukup bagus, ini tak ada di list assetnya. Kurasa ini sewaan bersama sugar babynya, kenapa aku harus mengikuti ke rumah sugar babynya. Di marital statusnya dia belum bercerai. Bagaimana jika kukirim saja foto ini ke istrinya dan membuatnya mendapatkan setengah dari hartanya. Membuat dia stress duluan, sebelum mencari gara-gara... Aku memikirkan banyak skenario.


Dari jauh kulihat mobilnya berbelok ke sebuah rumah. Aku berhenti, dengan tele kamera aku memfoto rumah itu. Sementara itu mobil Thomas juga berhenti, kucatat nomor mobilnya, aku menduga ini mobil sewaan. Tapi dia bukan targetku akan ada banyak waktu mengurusnya nanti. Mungkin kepentingan kami sangat berbeda, aku punya kepentingan pribadi, tapi apa latar belakang Thomas ini? Aku bisa memanfaatkan ini, aku tak perlu turun tangan tapi bisa memakai tangan orang lain.


bersambung besok-----


satu-satu dulu ya yang ini abis louis selesai ini baru dikebut.