COLD REVENGE

COLD REVENGE
Part 26. London Training


Dalam dua minggu kemudian aku berhasil menyelesaikan profiling dua kasus, sehingga izinku tak masalah. 3 hari yang lainnya di selesaikan dengan izin sakit.


Aku menyelesaikan beberapa administrasi awalnya, sesampainya di London aku dibawa ke tempat pelatihan terpencil di tempat yang aku tak tahu dimana, karena aku tak diberitahu apapun dan dibawa dengan mata di tutup sejak dari bandara. Mungkin karena aku agen asing, tak apa yang penting ada harapan menjatuhkan Herron.


Dan dua hari terakhir aku membuat alibi di rumah sakit dengan foto-foto yang diatur dan bertemu Thomas lagi. Dia penghubungku secara resmi sekarang.


"Bagaimana pelatihanmu?" Dia mengajakku bertemu dan makan malam di sebuah restoran cozy di pusat kota London sehari sebelum aku kembali.


Untuk ke tiga kalinya kami bertemu tatap muka kurasa.


"Ehm banyak hal yang kudapatkan, terutama soal cara mengawasi orang dan membuntuti." Thomas meringis. Ini pasti dia yang memastikan aku mendapat pelatihan soal itu dengan benar. Ada beberapa tanda dan metode yang mereka sering gunakan aku harus pelajari. Aku memang tak pernah mendapatkan pelatihan di area itu.


"Kau tak usah diajari lagi banyak hal. Colin sudah mengatakan kau bisa mencederai orang. Aku tahu kau tidak pernah terlibat pengintaian, kadang itu diperlukan jika terpaksa."


"Colin apa dia juga termasuk agen? Apa aku akan bekerja dengannya?" Aku penasaran dengan pelatih bela diri itu, mungkin dia semacam kapten pelatih kesatuan khusus.


"Mungkin nanti jika diperlukan. Kurasa dia memang akan bekerja denganmu. Ngomong-ngomong soal Collin dia ada di dekat sini. Dia bilang dia akan bergabung."


"Dia akan bergabung?" Itu kejutan. "Apa dia tinggal di London?"


"Ohh begitu."


"Kau tidak melakukan sesuatu dengan orang-orang Herron bukan. Dench terutama? Jika kau melakukan sesuatu kau harus memberitahuku seperti yang kubilang." Aku mendapat pandangan menyelidik dari Thomas.


Kurasa mereka mereka merekrutku karena aku punya akses luas ke sistem FBI, ini sangat menguntungkan bagi mereka. Kenyataan bahwa aku terhubung secara emosional dengan kasus ini membuatku berada di posisi tidak netral dan tidak bisa melihat kasus objektif, mereka tak akan melibatkanku banyak dalam kasus ini, walaupun mereka menghargaiku sebagai asset.


"Tidak, tentu saja tidak. Yang kuinginkan hanya melihat Herron jatuh. Aku tak akan mengacaukan operasimu." Thomas nampaknya tidak bisa di yakinkan begitu saja. Aku sudah banyak bertindak sendiri melanggar rambunya.



...Captagon sudah ada sejak lama, tapi meledak lagi karena dipakai untuk mendanai perang sipil Syria di bawah rezim Bashar al-Assad’s ....


 


"Alasan kau tidak bisa bertindak sendiri adalah sejak kasus tertangkapnya kapal mereka mereka bertindak sangat hati-hati. Kami bergerak dalam bayangan mengawasi Herron sekarang. Kami perlu bukti-bukti mereka berhubungan langsung dengan kartel utama di Syria. Itu bukan perkara mudah, membuat mereka lenggah. Penghubung utama kartel mereka di Eropa belum kami dapatkan. Mereka tak akan begitu bodoh mengirimkan orang sendiri. Tak ada negara yang mau obat jahanam itu menghancurkan generasi muda kami seperti yang terjadi di negara-negara Timur Tengah. Aku mendapat tekanan besar dari Uni Eropa untuk segera menemukan siapa penghubung mereka di Eropa dan memusnahkannya jika perlu."


Dia berhenti dan melihatku, memastikan aku mengerti perkataannya. Dia tahu kegelisahanku, dia memastikan aku tahu perkembangannya. Thomas pimpinan yang baik, setidaknya dia tìdak membohongiku dengan menaruhku dalam ketidakpastian.