
POV Colin
Apa dia punya masalah, melihatnya berkaca-kaca seperti itu tidak menyenangkan. Walaupun dia setuju soal untuk sementara tidak menunjukkan dirinya di depan Dench. Dia nampaknya belum menyerah soal Cohen.
Hubunganku dengan Julie baru dimulai, aku senang tentu saja. Tapi ada kalanya aku merasa dia tidak sepenuhnya ada denganku. Entah dia memikirkan seseorang atau dia menjadikanku semacam pelarian pikirannya dengan menerimaku.
Bagaimanapun dia memang bilang dia akan mencoba berjalan bersamaku. Menyukai mungkin tak berakhir mencintai. Entah kenapa aku tidak yakin dari awal soal kami...
Dan Emma...
Aku tadinya berpikir dari NY aku langsung kembali ke London, tapi kata-kata Thomas soal dia mungkin membahayakan dirinya sendiri soal Dench, membuatku khawatir sehingga aku merubah jadwal perjalananku ke LA untuk melihatnya.
Padahal NY ke LA lima jam, tapi aku tak keberatan kesini. Entah kenapa dia kelihatan sedih, sesuatu terbersit di benakku soal mungkin dia menyukaiku. Tapi dia sendiri yang mendorong aku mengatakan sesuatu ke Julie. Atau mungkin dia hanya tergerak karena aku baik padanya, tapi dia juga tahu aku sudah punya Julie sejak awal.
Ini aneh, aku merasa ragu dengan perasaanku sendiri sekarang. Emma keluar kamar sekarang, dia bersiap bekerja.
"Kau bangun duluan?" Dia menyapaku. "Ada pertemuan dengan klien pagi?"
"Tidak, hanya jam makan siang ada pertemuan, jam bangun tidurku agak kacau jika aku pindah benua seperti ini. Ayo sarapan." Senyumnya langsung terkembang saat dia melihat sarapan sudah siap.
"Aku senang jika ada sarapan tanpa aku perlu bergerak." Dia duduk di depanku dan mengambil sarapannya.
"Mau makan malam denganku di luar?"
"Makan malam? Kapan?"
"Hmm lusa mungkin aku harus kembali. Ayo makan malam malam ini."
Dia sudah bersikap biasa lagi sekarang. Kuharap dia menempati janjinya tidak muncul di depan Dench. Sejujurnya aku mengkhawatirkannya.
Thomas meneleponku.
"Temui Nathan di LA besok siang, walau Kimberly sudah bilang Nathan setuju lebih baik kau menemuinya langsung untuk memastikan mereka setuju. Dan menjaga hubungan baik dengan mereka. Punya dukungan politis yang baik memang diperlukan. Aku bergantung padamu untuk ini."
"Iya aku akan menemuinya. Kau sudah mengkonfirmasi kedatangan kapal target kita di pelabuhan Italia?"
"Kedatangannya lebih cepat, malam ini mereka sudah sandar. Bagaimana Emma, kau pikir dia bisa bertahan tak muncul di depan Dench.
"Kurasa dia bisa. Dia sudah berjanji."
"Kimberly bilang bos besarnya perlu bantuan kita untuk negosiasi proyek Black Site CIA mereka di negara Eropa Timur, aku sudah bilang minta ke boss dia bilang bisa asal ini adalah kerjasama jangka panjang bukan untuk kasus ini saja, aku ingin Nathan bisa menjamin ini juga. Aku ingin bertemu langsung dengan bossnya. Dia tidak bilang siapa bossnya, aku ingin nama dan jabatan langsung. Mereka pasti di luar sistem."
...-------------...
*Black Site \= Di gunakan CIA sebagai penjara penahanan untuk interogasi *******, penjahat yang merupakan ancaman terhadap keamanan nasional US, tapi berdasarkan konvensi Geneva teknik interogasi yang merupakan jenis penyiksaan di larang dalam perang, pelecehan martabat individu, dan eksekusi tanpa pengadilan dilarang. Karena ini CIA perlu lokasi rahasia yang bukan di USA untuk melakukan interogasi khusus ini, lokasi ini tersebar di seluruh dunia dinamakan black site.
...--------- ...
"Aku akan bicarakan langsung dengannya."
"Lalu ada satu berita lagi yang baru muncul. Ini mungkin harus di tangani segera. Hans Dench nampaknya curiga siapa yang memerasnya belakangan. Kita masih perlu waktu sampai kapal sampai ke dermaga US. Itu nampaknya karena dia pernah tak sengaja bertemu Emma. Dia menyuruh seseorang melacak Emma tinggal sekarang plus mencari foto terbarunya. Dia tidak boleh mendapatkan informasi ini, aku akan kirimkan nomor ponsel orang ini, minta Kimberly menanganinya segera, jika tidak akan besar resikonya, support unit kita tidak bisa menangani penahanan sementara di LA."