
"Aku tak pernah menyesal menolakmu. Kau pikir kau tambang berlian. Berlianmu tak berharga di depan mataku."
"Kami membatalkan pesanan kami." Colin menarikku mengikutinya dan memegang tanganku erat-erat. Aku harus mengikutinya ke mobil.
"Apa salahnya memukulnya sekali. Kau tak lihat cara dia memperlakukan orang lain?! Seseorang harus menghajarnya!"
"Nanti kau akan mengirimnya ke penjara bersabarlah, kau tak lihat Robert membelamu begitu. Kau yang harus bersabar, kau bisa membalas untuk. Robert bisa bersabar untukmu, dia menyuruhmu pergi, sebulan lagi kau bisa membalasnya dan Robert akan bersedia membantumu membongkar jaringannya karena dia sudah sakit hati diperlakukan seperti itu." Sekarang aku diam. Robert memang baik padaku. Aku harus meneleponnya dan mengucapkan terima kasih.
"Aku membayangkan bagaimana menghajar anak kaya raya itu sendiri dengan tanganku."
"Mengirimnya ke penjara lebih baik, kau tahu berapa hukuman pemasok sekaligus supplier, itu tak akan kurang dari 25 tahun walaupun mereka berani membayar setiap orang."
Aku menghela napas panjang. Baiklah. Akan lebih baik begitu, menunggunya memperoleh kekalahan.
Tapi kemudian dua orang yang tadi nampaknya seperti pengawalnya terlihat juga ikut keluar restoran mengikuti kami.
"Dua orang itu, kenapa mereka nampaknya mengikuti kita."
"Aku tak tahu. Kita biarkan saja. Anggap saja kita tak tahu. Nampaknya dia masih penasaran kau tinggal dimana?
"Masuk ke mobil. Kita tinggalkan saja tempat ini." Kami segera melaju, ternyata benar setelah beberapa saat nampaknya mereka mengikuti kami.
"Apa yang akan kita lakukan."
"Mereka ingin tahu kau tinggal dimana sekarang. Gerrald Herron itu nampaknya sangat tersinggung diacuhkan."
"Dia orang narsist gila. Bagaimana kita menghindarinya."
"Tak apa. Kita makam malam saja dulu, aku sudah lapar, biarkan dia menunggu kita makan malam. Nanti kita ajak dia bermain kucing-kucingan atau kita ajak dia ke teman-teman di gym biar mereka yang menghajarnya." Colin malah tak nampak terganggu sekarang.
"Begitu."
"Iya begitu."
Akhirnya kami makan malam dengan tenang tanpa ada gangguan. Orang yang mengikuti kami masih mengikuti, mereka memang ditugaskan mengetahui dimana tempat tinggalku sekarang.
"Ayo kita main kucing-kucingan. Sudah lama tidak mengasah kemampua mengemudi." Sekarang dia membuatnya seperti permainan.
"Kau yakin?"
"Tentu saja. Kencangkan sabuk pengamanmu. Kita latihan mengemudi." Aku tertawa menanggapinya, dia langsung tancap gas, aku dengan sukarela menjadi navigatornya. Dia menjauh dari tempat tinggal kami.
"Belok kanan. Kita akan punya banyak lampu merah dan kesempatan mengacaukan belokan di depan sana."
"Ini menyenangkan bukan."
"Iya ini menyenangkan." Mengikuti belokan-belokan cepatnya, melihat kebelakang, menahan napas kadang berteriak tertahan. Tapi kami berhasil menghilangkan mereka dari belakang mobil kami.
"Nampaknya latihanmu belum berkarat." Aku memujinya sambil tertawa sekarang. "Kita berhasil menghilang. Aku melihat kebelakang setelah kami berhasil menjauh dari sebuah range rover hitam.
"Mau latihan di gym sebentar? Kau bisa memuaskan memukul di sana, ini baru jam delapan mereka masih buka. Kita dekat dengan gym. Kau menjalani program latihanmu?"
"Kadang aku bolos jika aku ingin sedikit bersantai." Aku mengakuinya sambil meringis dan tertawa sekarang.
"Sudah kuduga kau akan mengatakan itu."
"Aku tak ingin latihan, bagaimana kalau kita pulang saja, aku perlu istirahat mungkin sambil mengobrol. Aku besok nampaknya punya kasus, sudah ada pemberitahuan agar datang lebih pagi dan membawa travel bag. Besok nampaknya aku akan dikirim keluar kota. Bagus juga juga aku bisa menghilang sebentar." Colin akan kembali ke London. Aku bisa menawarkan perasaanku kembali padanya.
"Ini tinggal sebulan, berjanjilah kau akan berusaha menghindari setiap masalah, kau sudah dekat dengan penyelesaian."
"Kau sudah mengingatkanku berkali-kali Senior, sampai mengurus semuanya dari London kesini, aku tak akan mengecewakanmu."
Kucium pipinya sebagai rasa terima kasih. Dia melihatku, sepertinya kaget aku mencium pipinya. Kapan lagi aku bisa menciumnya seperti ini. Aku hanya bisa menganggapnya Kakak yang terlalu baik.
Hanya kakak.
\=\=\=\=\=\=\=