
Aku selesai melewati orang-orang itu, kurasa keberuntunganku cukup bagus sekarang. Aku harusnya berhasil mengambil gambar wajah mereka cukup jelas. Sebelum kemudian aku melewati seseorang yang seharusnya aku hindari.
Hans Dench! Ternyata dia juga di sini. Dia hampir melihatku, aku menghindari tatapan dengan seketika, tatapan kami tidak bertemu, semoga dia tidak mengenaliku. Tapi aku tak beruntung dia malah mengejarku.
"Nona?!" Aku terus berjalan. "Nona!" Sekarang aku terpaksa menoleh. Di banding lima belas tahun yang lalu aku banyak berubah. Jika dia masih menyangka aku orang yang sama pun aku masih punya rencana untuk menghindarinya.
"Ya?" Dia melihatku dengan seksama.
"Kau ... Emma?"
"Siapa Emma. Namaku Tara. Dan kau tak usah sok ingin mengenalku, itu menjijikkan. Jangan membuat drama murahan." Langsung kupasang sikap bermusuhan dan sombong. Khas wanita cantik yang merasa terganggu ketika ada bandot tua menggangunya.
"Kau bukan Emma Wright."
"Siapa yang kau sebut Emma?! Menyingkirlah aku sedang buru-buru!" Kau tak akan mengatakan padaku jika mereka
"Maaf." Dia mundur, kukibaskan rambutku dengan cepat. Dan berjalan mengabaikannya. Dia tidak mengejarku lagi nampaknya, yang berarti aku berhasil membuatnya mundur.
Tapi mulai sekarang aku harus hati-hati, tidak boleh terlihat lagi olehnya. Bangsat Dench itu nampaknya terlibat mengurus banyak bisnis kotor keluarga Herron. Memuakkan melihatnya menjajakan jasa hukumnya untuk back-up kotor seperti itu, tapi dia mengkhianati sahabatnya bahkan membiarkannya tewas di perjara demi uang apa lagi yang bisa di banggakan dari hidupnya itu.
Kuteruskan info ini ke Thomas segera ketika aku di hotel. Dia langsung meneleponku.
"Kau harus hati-hati tak terlihat oleh Hans Dench lagi."
"Iya aku tahu Sir."
"Iya aku sedang mendampingi polisi lokal."
"Aku akan teruskan informasimu. Ohh ya, kapan kau bisa ke London untuk 7 hari pelatihan. Penilaian terakhirmu bagus jadi pelatihanmu hanya sekitar 7 hari, jika kau tak bisa cuti lama kami akan menyediakan alasannya, dua harinya urusan teman atau keluarga, dan sisanya masuk rumah sakit biasanya." Mereka menyediakan sampai ke alasannya. Dan Colin ternyata memberikan nilai bagus padaku. Mungkin aku bisa skip di training pertahanan diri.
"Aku akan mencari harinya Sir. Secepatnya."
"Yang terpenting adalah jangan menimbulkan kecurigaan, kepada atasanmu dan teman-temanmu. Kami akan menyangkal kami terlibat double agent denganmu jika kau tertangkap. Itu akan dibahas lebih banyak di pelatihanmu."
"Mengerti Sir. Apa saja asal saya bisa menumbangkan Herron." Dia diam. Mereka percaya latar belakangku, satu-satunya alasan aku mau menjadi agen ganda adalah karena setuju terlibat operasi ini disamping aku punya jabatan yang bisa mengakses banyak informasi. Walaupun kebelakangnya mungkin tak sesederhana itu.
"Kau mengambil banyak tindakan tanpa rencana yang tidak kutahu. Sebelum kau terpeleset dan mengancam keseluruhan operasi kau harus mengatakan apa yang kau lakukan padaku. Kau harus ingat kau bukan agen lapangan, sekali dua kali kau mungkin beruntung, ada kondisi yang kau tak dipersiapkan sama sekali. Jika kau melakukan sesuatu tanpa pemberitahuan padaku kau akan di tarik dari operasi ini." Aku diperingatkan sekarang.
"Aku mengerti, tadi sebenarnya aku hanya mencoba keberuntunganku. Lain kali aku akan mengatakan padamu Sir."
"Baiklah, kabari aku kapan kau bisa mendapatkan free day untuk latihanmu."
"Baik Sir."
Aku sekarang harus berhati-hati tidak melakukan tindakan yang membahayakan kelangsungan operasi. Aku tak ingin dikeluarkan dari operasi ini.
\=\=\=\=\=\=