Aku Anakmu Ayah

Aku Anakmu Ayah
Gayatri 1


Kartika sudah sampai di parkiran terminal, dia keluar dari mobilnya berjalan menuju cafe yang di kirimkan lewat pesan oleh Gayatri. Kartika membuka pintu cafe dan melihat Gayatri duduk sambil melambaikan tangannya ke arah Kartika. Kartika melihat Gayatri duduk dengan seorang laki-laki yang mempunggungi Kartika, sehingga Kartika tidak tahu siapa laki-laki itu.


Kartika menghampiri Gayatri dengan senyuman yang khas yang membuat Gayatri betah dengan Kartika. Gayatri menyuruh Kartika duduk, saat Kartika hendak duduk laki-laki itu berdiri dan membalikkan badannya.


"Kak Dewa..? " Sapa Kartika yang terkejut laki-laki yang asik ngobrol dengan Gayatri adalah Dewa mantan kekasihnya.


"Kartika, dia? " Tanya Dewa yang menunjuk Gayatri.


"Kak Kartika ini adalah kakak Gayatri, Mas. Walaupun bukan kakak kandung tapi Gayatri sudah anggap dia kakak kandung Gayatri. " Kata Gayatri yang tersenyum pada Kartika.


"Mas.. " Gumam Kartika ketika mendengar Gayatri memanggil Dewa dengan sebutan Mas.


"Ohh.. Ternyata dunia itu terlalu kecil ya. " Kata Dewa yang duduk kembali. Kartika pun duduk berhadapan dengan Dewa.


Sungguh Kartika tidak menyangka dia akan bertemu dengan Dewa lagi. Walaupun dia sudah tak mencintai Dewa, namun Kartika merasa sangat risih bila mata Dewa terus menatapnya.


"Kakak, kenal dengan Mas Dewa? " Tanya Gayatri pada Kartika.


"Iya, kami dulu satu sekolah dan Kartika ini adalah adik kelas aku. " Jawab Dewa.


"Oh, Mas Dewa ini tadi nolongin Gayatri, Kak. Dia baik banget. " Puji Gayatri di depan Kartika Dewa hanya tersenyum.


"Kita langsung pulang, Gay. " Kata Kartika yang mengajak Gayatri pulang.


"Ayo, Kak. Gayatri ingin ketemu sama Bagus, katanya waktu itu Bagus di culik ya, Kak. " Kata Gayatri.


"Bagas, diculik? Kapan, Tika? " Tanya Dewa yang kaget.


"Udah lama waktu Bagus kelas 2,tepatnya tahun kemarin. " Jawab Kartika.


"Terus, anak kamu tidak apa-apa? " Tanya Dewa lagi.


"Alhamdulillah tidak apa-apa. Gay, yuk pulang. " Ajak Kartika mengalihkan pertanyaan Dewa.


"Mas Dewa, Gayatri pamit ya nanti Gayatri telepon kalau sudah sampai. Daah... " Kata Gayatri yang melambaikan tangan pada Dewa.


"Daaah... Aku tunggu teleponnya. " Kata Dewa yang melihat Kartika dan Gayatri mulai menjauh.


Kartika dan Gayatri masuk kedalam mobil, di dalam perjalanan Gayatri yang terus mengoceh bercerita tentang Dewa. Kartika sedikit kesal mendengar Gayatri yang terus membanggakan Dewa.


"Mas Dewa ganteng, sukses jadi seorang pengusaha muda dengan banyak memiliki cafe dan resto. Oia, Kak. Mas Dewa juga tadi bercerita katanya dulu dia mempunyai seorang pacar tapi Mas Dewa ketahuan selingkuh jadi mereka putus dan sekarang pacarnya sudah menikah. " Kata Gayatri.


Kartika hanya diam, dia tidak mau menjawab pertanyaan Gayatri. Pacar yang di maksud Dewa adalah dirinya, Kartika hanya fokus menyetir melihat kedepan.


"Kak.. " Panggil Gayatri.


"Hmmm.. " Jawab Kartika dengan dingin.


"Memangnya dulu Mas Dewa seperti apa sih orangnya? " Tanya Gayatri.


"Kamu suka sama Dewa? " Tanya Kartika yang berhenti karena lampu merah.


"Hehhehe... " Gayatri hanya tersenyum menampilkan giginya.


"Kamu itu baru saja bercerai dari suamimu, jangan melihat dari fisik, Gay. Jadikan pelajaran pernikahanmu yang gagal itu. " Kata Kartika.


"Gayatri, hanya tanya saja. " Kata Gayatri tersenyum dan Kartika hanya menggelengkan kepalanya.


Tak terasa Kartika dan Gayatri sudah sampai di rumah Kartika, Gayatri keluar dari mobil dan melihat Bagus yang berdiri di depan pintu. Gayatri tersenyum menatap Bagus dan Bagus langsung berlari, lalu Gayatri membentangkan kedua tangannya untuk memeluk Bagus.


"Kak Gayatri, Bagus kangen deh. " Kata Bagus yang sudah sangat akrab dengan dirinya.


"Sama kaka juga. Bagus makin besar aja, dulu kakak bisa gendong sekarang gak bisa. " Kata Gayatri yang mengusap kepala mengacak-acak rambut Gayatri.


"Masuk yuk, Kak. Bagus mau kenalin kaka dengan Dennis, robot buatan Bagus. " Kata Bagus yang menggandeng Gayatri masuk kedalam. Bagus masuk kedalam kamarnya lalu keluar lagi bersama Dennis, robot buatannya.


"Ini, Dennis namanya, Kak. " Kata Bagus yang mengenalkan robot Dennis buatannya.


"Hai, namaku Gayatri. Kamu pintar ya Dennis. " Jawab Gayatri.


"Bagus, kak Gayatri kan baru datang. Kakaknya mau istirahat dulu, kasihan kan baru datang. " Kata Kartika yang keluar dari kamarnya untuk berganti baju.


"Kak Gayatri capek ya? " Tanya Bagus.


"Kakak istirahat sebentar ya, nanti malam kita main lagi. " Kata Gayatri tersenyum sambil mencubit pipi Bagus.


"Tapi janji ya, nanti malam kita main kak. " Kata Bagus dan di angguki pelan okeh Gayatri.


Tak lama kemudian Bagas bersama Hary, yang baru saja menanda tangani kontrak kerja dengan perusahaan baru. Bagas mendapat proyek jalan layang underpass fly over di kota Surabaya, dan itu berkat do'a sang istri.


Kartika mendengar deru suara mobil Bagas, Kartika tersenyum dan berjalan menghampiri suaminya. Bagas tersenyum kala melihat istrinya begitu cantik dengan dress selutut dengan menampakkan kaki jenjangnya. Rambut Kartika di biarkan terurai dan itu sangat disukai Bagas.


"Sore, Kartika. " Sapa Hary yang berjalan terlebih dahulu dan kemudian Kartika hanya tersenyum, lalu Hary masuk ke dalam dan langsung duduk di sofa.


"Sayang, cantik sekali. Bikin aku gak tahan. " Kata Bagas yang sedikit menggoda.


"Ish.. Malu ada Hary, Mas. " Ujar Kartika yang memukul lengan Bagas.


Bagas hanya tersenyum lalu Kartika mengambil tas dan menggandeng tangan suaminya menuju ke kamar. Hary yang melihat pasangan itu hanya menatap dengan cibiran. Pasalnya Hary tahu jika mereka masuk kamar pasti akan lama keluarnya.


"Gas, jangan lama-lama mandinya. Lo kalau sudah masuk kamar pasti lama. " Kata Hary yang pernah dirinya duduk sendiri di ruang kerja menunggu Bagas yang sedang bercinta.


"Ck.. Lo tu ya, ganggu aja. Makanya buruan nikah, jangan jomblo terus. " Jawab Hary yang masuk ke kamar.


"Mas, Kartika mau siapkan makan malam ya. Mas, mandi sendiri saja ya. " Kata Kartika yang membantu suaminya membuka jas dan kemejanya.


"Tanggung, Sayang. Kita mana bareng yuk, aku udah gak tahan liat kamu cantik seperti ini. " Kata Bagas menyeringai.


"Tapi, Mas. Kasihan Hary dia ikut kesini pasti ada yang penting. " Ujar Kartika.


"Suami kamu aku atau Hary, sih? Dari tadi kasihan terus sama Hary. " Tanya Hary yang duduk di sofa dengan cemberut.


"Hufft... Mas, jadi tidak mandi barengnya? " Tanya Kartika yang tidak ingin suaminya kecewa dan marah padanya. Dengan senyuman yang lebar Hary langsung berdiri dan membopong Kartika masuk ke kamar mandi sekalian ritual di sore hari.


Sementara itu Hary melihat Bagus yang sedang menonton film kartun favoritnya di ruang TV sambil makan cemilan. Lalu Hary duduk di bawah di karpet bulu yang berwarna biru dongker untuk santai. Kemudian matanya menatap kagum seorang wanita yang sedang berjalan ke dapur dengan rambut masih di gulung dengan handuk dan memakai piyama.


"Bagus, itu siapa yang di dapur? " Tanya Hary yang makan cemilan Bagus.


"Itu kak Gayatri, Om. " Jawab Bagus.


"Oh, yang dulu mengasuh Bagus ya. " Kata Hary.


"Iya, Om. Baru datang dari Bandung. Emang kenapa, Om? " Tanya Bagus yang melirik Hary.


"Cantik. " Kata Hary.


"Om suka sama kak Gayatri? " Tanya Bagus yang melihat Hary tak berhenti menatap Gayatri.


"Bagus, Bunda dimana? " Tanya Gayatri yang menghampiri Bagus yang sedang menonton televisi. Mata Hary masih menatap kagum Gayatri. Gayatri yang melihat Hary menatapnya dengan senyuman merasa risih dan hanya berdecak kesal.


"Bunda, sama ayah di kamar. " Jawab Bagus yang memperlihatkan Hary lalu Bagus menjahili Hary dengan mengganti cemilan yang sedang di makan Hary diganti dengan mainan Bagus.


Awalnya Hary tak merasa dia masih saja tersenyum menatap Gayatri, kecantikan Gayatri memesona dan menghipnotis Hary kala itu. Tiba-tiba giginya merasa sakit, lalu dimuntahkannya makanan yang tadi Hary makan.


"Puuihhh... Bagus kamu mau om mati, ya. " Kata Hary yang kesal karena Bagus berhasil menjahili dirinya, Sementara Bagus dan Gayatri tertawa melihat Hary yang memakan mainan lego yang akan Bagus rakit bersama Gayatri.


*Hai.... Reader 3 bab ini author cerita Gayatri, Dewa dan Hary dulu ya...


*Nanti keuwuan ayah Bagas dan bunda Kartika akan lanjut dan akan launching adiknya Bagus.


*Silakan like, komentar dan hadiahnya.